Profil dan Rekam Jejak Slamet Uliandi, Kapten Jack Kepercayaan Kapolri yang Jemput Paksa Ferdy Sambo

DProfil dan Rekam Jejak Slamet Uliandi, Kapten Jack Kepercayaan Kapolri yang Jemput Paksa Ferdy Sambo
DProfil dan Rekam Jejak Slamet Uliandi, Kapten Jack Kepercayaan Kapolri yang Jemput Paksa Ferdy Sambo

AYOJAKARTA.COM - Profil dan rekam jejak Slamet Uliandi dapat disimak di artikel ini.

Sebagai informasi, Slamet Uliandi adalah orang kepercayaan Kapolri yang ditugaskan untuk menjemput paksa Ferdy Sambo.

Lantas seperti apa profil dan rekam jejak Slamet Uliandi?

Simak info lengkapnya dikutip AyoJakarta.com dari TerasGorontalo.com pada Selasa (6/9/2022) dengan judul Inilah Sosok Slamet Uliandi, 'Kapten Jack' Kepercayaan Kapolri Yang Jemput Paksa dan Ditakuti Ferdy Sambo.

Nama Irjen Slamet Uliandi yang dijuluki 'Kapten Jack' menjadi sorotan setelah namanya diperbincangkan hingga saat ini.

Pasalnya, Jendral Slamet Uliandi merupakan orang yang di percaya dan ditunjuk langsung oleh Kapolri yakni Jendral Pol Listyo Sigit untuk menjemput Ferdy Sambo dari rumah pribadinya ke Mako Brimob.

Baca Juga: Terungkap Tangis Susi ART Ferdy Sambo di Ujung Tangga, Apakah yang Sebenarnya Terjadi?

Lantas dari banyaknya anggota Polri, mengapa Irjen Slamet Uliandi menjadi sosok yang dipilih untuk menjemput Ferdy Sambo?

Melansir dari Channel Youtube Beda Enggak tanggal 5 September 2022, Slamet Uliandi merupakan lulusan Akademi Polisi tahun 1994.

Lulus pada tahun 1994,Slamet Uliandi satu angkatan dengan mantan Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo.

Tidak hanya teman seangkatan dalam taruna, Ferdy Sambo dan Slamet Uliandi memiliki kedekatan karena sama sama ditugaskan dalam Satgasus merah putih.

Ahli hukum yang juga seorang YouTuber Refly Harun membongkar dokumen yang berisi latar belakang Irjen Slamet Uliandi dalam channel Youtubenya.

Irjen Slamet Uliandi mendapatkan tugas tersebut, langsung dari tim khusus yang dibentuk Kapolri dalam penanganan kasus pembunuhan Brigadir J.

Keberanian tersebut disampaikan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam rapat bersama komisi tiga beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Putri Candrawathi, Ferdy Sambo dan Susi Bakal Jalani Tes Kebohongan Terkait Isu Pelecehan di Magelang

Awalnya, Ferdy Sambo membantah telah melakukan rekayasa dalam pembunuhan Brigadir J.

Namun kemudian, tim khusus menerima laporan dari keterangan baru Bharada E yang juga merupakan ajudan mantan Kadiv Propam tersebut dan langsung mengutus Irjen Slamet Uliandi untuk menjemput Ferdy Sambo.

Sebelum menjemput Ferdy Sambo, Slamet Uliandi sudah terkenal kepiawaiannya dalam menyelamatkan banyak kasus.

Perjalanan kariernya sebagian besar dijalani dalam bidang Reserse dimulai saat terangkat menjadi perwira menengah.

Saat itu, Slamet Uliandi masih bertugas Pamen Pusdik Reskrim Lemdiklat Polri.

Kemudian sejak tahun 2011, sosok jendral yang akrab di juluki dengan sebutan "Kapten Jack" ini di mutasi jadi Ps. Kabagmon Robinopsnal Bareskrim Polri.

Setelah menghabiskan waktu selama kurang lebih 7 tahun, menjabat sebagai kepala bagian, pada tahun 2019 Kapten Jack naik jabatan menjadi Karobinopsnal Bareskrim Polri.

Setahun kemudian tepatnya pada 1 Mei tahun 2020, Slamet Uliandi menjadi Direktur Tindak Pidana Badan Reserse dan Kriminal Polri.

Baca Juga: Susi ART Ferdy Sambo Lihat Putri Candrawathi Digendong Kuat Maruf, Ternyata Ini Penyebabnya!

Selang 1 dekade menjadi seorang perwira menengah, pria kelahiran 15 Juli tahun 1971 ini mendapat promosi kenaikan pangkat menjadi perwira tinggi Polri.

Selain naik pangkat, Slamet Uliandi juga naik jabatan mejadi Kepala Divisi Teknologi Informasi dan Telekomunikasi Polri yang masih diemban hingga saat ini.

Selama berkarier sudah banyak kasus yang ditanganinya.

Irjen Slamet Uliandi pernah satu tim dengan Ferdy Sambo untuk membongkar Kasus Djoko Tjandra yang sempat bertahun tahun menjadi buronan.

Irjen Slamet Uliandi juga ikut mengatasi kasus dugaan ujaran kebencian yang dilakukan oleh Gus Nur.

Irjen Slamet Uliandi juga pernah mengamankan Permadi Arya atau biasa di sapa Abu Janda dalam dugaan kasus penghinaan.

Baca Juga: Usai Sambo, Polisi Tembak Polisi Terjadi di Lampung, Netizen: Semua Karena Wanita

Untuk penghasilannya sendiri, besaran bagi seorang jenderal Bintang dua adalah berkisar 3,2 Juta - 5,5 juta rupiah.

Irjen Slamet juga mendapatkan tunjangan salah satunya tunjangan terbesar sesuai dengan pangkat maka berada di kisaran angka 29 juta rupiah.

Tidak hanya itu, Slamet Uliandi juga memiliki kendaraan yakni mobil Land Cruiser buatan Toyota yang diperkirakan memiliki nilai mencapai 2 milyar rupiah.

Hingga saat, ini sudah ada beberapa anggota Polri yang terseret dalam pusaran kasus kematian Brigadir J dan diterapkan menjadi tersangka.

Dikutip dari Antaranews,total ada tujuh anggota Polri yang ditetapkan sebagai tersangka menghalangi penyidikan kasus pembunuhan Brigadir J.

Nama namanya adalah Irjen Pol. Ferdy Sambo, Brigjen Pol. Hendra Kurniawan, Kombes Pol. Agus Nurpatria, dan AKP Irfan Widyanto, Kompol Baiquni Wibowo, dan Kompol Chuck Putranto dan AKBP Arif Rahman Arifin.***(Murliyanti/TerasGorontalo.com)

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# kapten jack
# Slamet Uliandi
# jemput paksa
# Ferdy Sambo
# rekam jejak
# Kapolri

News Update

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.