AYOJAKARTA.COM--Setelah perkaranya menjual dan membocorkan informasi pribadi sejumlah pejabat publik di Indonesia, "Bjorka" menjadi hacker yang paling dicari oleh pemerintahan Indonesia saat ini.
Pemerintah bergerak cepat membuat tim khusus untuk mengusut kebocoran data tersebut. Pemerintah juga mengklaim pihaknya sudah mendapatkan identitas dan lokasi Bjorka tersebut.
Pasca kabar teridentifikasinyaBjorka, seorang pemuda asal Cirebon dituduh sebagai Bjorka, namun dirinya sudah membantah tuduhan tersebut.
Baca Juga: Ingat, Jangan Hubungan Intim di Malam Rebo Wekasan! Benarkah Bisa Berakibat Buruk Bagi Bayi Anda?
Lalu, yang paling baru, seorang pemuda asal Madiun Jawa Timur berinisial MAH (21) dilaporkan ditangkap oleh polisi karena diduga sebagai Bjorka.
Ibu MAH membantah hal tersebut dikarenakan sang anak hanya bekerja sebagai tukang es di pasar dan tidak memiliki perangkat komputer.
Nampaknya kedua tuduhan tersebut merupakan kasus salah tuduh dan salah tangkap. Mengingat, hingga sampai saat ini terpantau masih online di Breached Forums.
Baca Juga: Nonton Siaran Langsung Bola Hari Ini Persija Jakarta vs Madura United BRI Liga 1, Kick Off 20.30 WIB
Menanggapi berita seorang pemuda di Cirebon, serta pemuda di Madiun yang ditangkap karena diduga dirinya tersebut, Bjorka tak tinggal diam
Dirinya menyebutkan bahwa kasus salah tuduh tersebut terjadi karena pemerintah Indonesia menerima informasi keliru dari Dark Tracer.
Dark Tracer merupakan platform intelijen dan investigasi dark web populer yang aktif di Twitter.
Dark Tracer diketahui menyebarkan identitas warga Indonesia yang diduga kuat sebagai Bjorka.
Dilansir Ayojakarta.com dari Suara.com dalam artikel Ikhtiar Pemerintah Mencari Bjorka Ditertawakan Lagi, Dark Tracer Kasih Informasi Palsu?, Bjorka mengunggah cuitannya terkait penangkapan MAH dalam Breached Forums, ia menertawakan pemerintah Indonesia yang ia nilai bahwa salah menangkap orang karena misinformasi dari Dark Tracer.
"LOL. The Indonesian Government Feels they has identified me based on misinformation from The Dark Tracer (twitter.com/darktracer_int), Who has provided fake services to the Indonesian Government, [LOL -ngakak. Pemerintah Indonesia merasa mereka mengidentifikasiku berdasar informasi yang salah dari Dark tracer yang telah memberikan layanan palsu kepada Pemerintah Indonesia]" cuitan Bjorka pada Kamis, 15 September 2022.
Makin menjadi, Bjorka juga menyebut Pemerintahan Indonesia sebagai kumpulan para idiot.
"For Dark Tracer, It's Your sin to have given wrong information to A bunch of Idiots, [Untuk Dark Tracer ini dos kalian yang kasih informasi salah ke kumpulan para idiot]," tutupnya.
Baca Juga: Hendra Kurniawan Dipecat Karena Bongkar Kelicikan Sambo? Cek Faktanya!
Tampaknya dirinya masih menghirup udara bebas. Pasalnya Jumat dini hari sekitar pukul 02.30 WIB ia masih aktif di channel Telegram "Bjorkanism" miliknya.
Ia terpantau mengejek Dark Tracer karena salah memberikan informasi terkait identitas asli sang hacker.
Baca Juga: Simak Nama-nama yang Disebut Cocok sebagai Pengganti Presiden Joko Widodo di 2024
Ejekan tersebut disampaikan dengan meme berjudul "loud crying" (menangis keras) yang menunjukkan pria paruh baya sedang menangis sambil mengguyur dirinya dengan air.
Bjorka mengatakan, itu adalah ekspresi orang Dark Tracer setelah mengetahui mereka memberikan informasi keliru ke pemerintah Indonesia.
Bjorka mengatakan pemuda yang ditangkap itu kemungkinan disiksa dan disuruh mengaku sebagai Bjorka oleh pemerintah Indonesia.
"Tidakkah kamu merasa malu, orang-orang dari Dark Tracer?" ujar Bjorka.
Baca Juga: Pemuda Penjual Es Asal Madiun yang Ditangkap Polisi Akui Kontak dengan Bjorka Karena Hal Ini
Bjorka mempertanyakan apakah orang-orang Dark Tracer tahu bahwa orang yang dituduh sebagai hacker itu tidak memiliki perangkat komputer dan bekerja sebagai penjual es saja.
Bila dilihat, informasi "last visit: Less than 1 minute ago" artinya, ia terakhir aktif di Forum Breached kurang dari semenit yang lalu, ini menandakan bahwa Bjorka belum kunjung tertangkap.***

Share this article
Bjorka Belum Kunjung Tertangkap, Sebut Pemerintah Dapat Informasi Keliru dari Dark Tracer, bahkan ia terlihat mengejek dan masih aktif