Hendra Kurniawan Dipecat Karena Bongkar Kelicikan Sambo? Cek Faktanya!

Hendra Kurniawan terseret kasus Ferdy Sambo
Hendra Kurniawan terseret kasus Ferdy Sambo

AYOJAKARTA.COM-- Kabar berhembus bahwa Brigjen Hendra Kurniawan dipecat karena terkait kasus Ferdy Sambo.

Kasus Ferdy Sambo yang juga melibatkan banyak tersangka seperti istrinya Putri Candrawathi dan Kuat Maruf, yang masih berlanjut sampai saat ini.

Salah satu anggota kepolisian yang namanya juga ikut terseret kini adalah Brigadir Jendral (Brigjen) Hendra Kurniawan.

Baca Juga: Simak Nama-nama yang Disebut Cocok sebagai Pengganti Presiden Joko Widodo di 2024

Hendra menjadi salah satu nama dari tujuh nama yang ditetapkan sebagai tersangka obstruction of justice.

Namun benarkah alasan Brigjen Hendra Kurniawan dipecat karena membocorkan kelicikan Ferdy Sambo?.

Pihak Polri sudah menggelar sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) terhadap empat tersangka yang berupaya menghalangi penyidikan kasus kematian Brigadir J.

Baca Juga: Sidang Etik Ipda Arsyad Daiva Gunawan Ditunda Karena Satu Saksi Sakit, Ini Peran Anak Buah Sambo Itu!

Keempat tersangka tersebut dipecat atau dinyatakan bersalah serta diberhentikan dengan secara tidak hormat.

Keputusan pemecatan tersebut berdasarkan hasil putusan Komisi Kode Etik Polri.

Lalu, apakah benar Brigjen Hendra Kurniawan dipecat gara-gara bongkar kelicikan bosnya, Ferdy Sambo?.

Baca Juga: Profil Kombes Agus Nur Patria Tahun Akpol hingga Agama, Kini Dipecat Tak Hormat dari Polri

Terdapat 4 nama yang sudah dipecat dari kepolisian secara tidak hormat menurut putusan Komisi Kode Etik Polri atau KKEP, yakni 

1. Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Irjen Ferdy Sambo

2. Mantan Kepala Detasemen A Biro Pengamanan Internal Divpropam Polri Kombes Agus Nurpatria

3. Mantan Kasubbag Riksa Baggaketika Rowabprof Divpropam Polri Kompol Baiquni Wibowo

4. Mantan Kasubbagaudit Baggaketika Rowabprof Divpropam Polri Kompol Chuck Putranto.

Dari daftar tersebut, Brigjen Hendra Kurniawan memang belum menjalani sidang Kode Etik, namun dirinya akan menjalani sidang pada pekan depan.

Baca Juga: Hasil Sidang Kode Etik Kombes Agus Diumumkan Siang Ini. Perusak CCTV dan TKP Kasus Brigadir J, Tunggu Nasib!

Brigjen Hendra Kurniawan mengaku jadi korban kelicikan dari Ferdy Sambo. Akankah dirinya dipecat atau tidak?

Dilansir AyoJakarta.com dari halaman pmjnews.com dalam artikel Brigjen Hendra Kurniawan Jalani Sidang Etik Pekan Depan, Mantan Karopaminal tersebut akan menjalani sidang pekan depan.

"Info dari propam, Insya Allah minggu depan," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi pada Selasa (13/9/2022).

Adapun keempat polisi yang sudah dipecat tersebut sudah mengajukan banding atas putusan yang sudah ditetapkan.

Di luar 4 orang tersebut, ada 3 orang lagi yang jadi tersangka kasus obstruction of justice.

Mereka adalah Brigjen Pol Hendra Kurniawan, AKBP Arif Rahman, serta AKP Irfan Widyanto.

Namun, sidang untuk ketiganya belum dilangsungkan, rencananya, mereka akan menjalani sidang pada pekan depan.

Sebelumnya, Hendra Kurniawan mengungkapkan fakta mengejutkan atas perilaku Ferdy Sambo.

Baca Juga: Sidang Kode Etik Putuskan Pemecatan, Kombes Agus Nurpatria Jadi Polisi Keempat Disanksi PTDH Kasus Brigadir J

Pengakuan tersebut tentang kelicikan Sambo atas skenario yang akhirnya melibatkan Brigjen Hendra.

Suami Putri Candrawati itu menyusun skenario dan memberikan instruksi kepada sejumlah anggota di ruangan.

Mereka adalah Brigjen Benny Ali, Kombes Agus Nurpatria, dan beberapa lainnya saat berada di ruang pemeriksaan Biro Provost Divisi Propam Polri pada 8 Juli lalu.

Brigjen Hendra pun membongkar semuanya dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) sidang pemeriksaan etik kasus pembunuhan Brigadir J tanggal 18 Agustus.

Baca Juga: Sidang Banding Ferdy Sambo Terkait Putusan Pemberhentian Tidak Hormat Digelar Pekan Depan

Berikut 5 poin instruksi kepada para anak buahnya untuk menutupi kasus Brigadir J yang dikutip dari depok.suara.com dalam artikel Ferdy Sambo Berikan 5 Instruksi Ke Anak Buah Versi Brigjen Hendra Kurniawan

1. Ferdy Sambo menekankan bahwa kasus ini adalah masalah harga diri.

2. Ferdy Sambo pada saat itu mengklaim dirinya telah bertemu dengan Kapolri untuk menjelaskan permasalahan ini.

3. Ferdy Sambo juga meminta kepada jajarannya untuk menangani kasus ini apa adanya sesuai dengan kejadian di TKP.

4. Ferdy Sambo meminta bawahannya untuk tidak mempertanyakan peristiwa yang terjadi di Magelang, sehingga hanya berangkat dari kejadian di Duren Tiga saja.

5. Ferdy Sambo mengatakan baiknya penanganan tindak lanjut di Pengamanan Internal Polri (Paminal) saja.

Dengan demikian, kabar Brigjen Hendra Kurniawan dipecat belum terbukti karena dari fakta yang ada, dirinya belum menjalani sidang etik meski sudah membongkar kelicikan Ferdy Sambo.***

 

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Brigjen Hendra Kurniawan
# bongkar
# skenario Ferdy Sambo
# Brigadir J
# Magelang

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.