AYOJAKARTA.COM - Pondok Pesantren Al Anwar Sarang menggelar milad ke-56 sekaligus peringatan hari lahir baginda Muhammad SAW atau Maulid Nabi.
Pondok Pesantren Al Anwar merupakan ponpes rintisan dari almarhun Kyai Maimoen Zubair atau biasa kita kenal dengan sebutan Mbah Moen.
Ponpes Al Anwar Sarang berada di Karangmangu Kecamatan Sarang Kabupaten Rembang Jawa Tengah dan berbasis kitab salaf.
Namun karena kyai Maimoen Zubair atau Mbah Moen sudah meninggal, saat ini Ponpes Al-Anwar diasuh oleh putranya yakni Kyai Haji Muhammad Najih Maimoen Zubari dari tahun 2019 hingga sekarang.
Baca Juga: Keistimewaan Rayakan Maulid Nabi Menurut Habib Luthfi bin Yahya
Dikutip AyoJakarta.com dari akun Instagram Ppalanwarsarang pada Rabu (5/10/2022), diketahui pondok pesantren rintisan Mbah Moen ini menggelar acara milad ke-56.
Namun tidak hanya itu, selain sebagai rasa syukur, ponpes yang berlokasi di Rembang ini juga menggelar acara peringatan kelahiran Nabi Muhammad atau maulid nabi.
Acaranya sudah selesai digelar pada Senin, 3 Oktober 2022 yang berlokasi di Mushola Pusat Pondok Pesantren Al-Anwar 1.
Diketahui acara tersebut merupakan puncak dari serangkaian acara selama seminggu.
Rangkaian acaranya meliputi Nadwah Fiqhiyyah ‘Anil Qodloya As-Syar’iyyah dan juga Musabaqoh jasmani juga rohani.
Acara ini disi dengan Mauidhoh Hasanah dan pembacaan maulid Al-Habsyi (Simtudduror).
Para santri dan juga alumni nampak tumpah ruah serta khusyu’ dan antusias saat menyimak rangkaian acara.
Baca Juga: Mbah Moen Ajarkan Tips Menghadapi Kesusahan Dengan Meneladani Kisah dan Sifat Nabi Ayyub
Selain itu hadir para habaib dan masyayikh di antaranya Al-Habib Muhammad bin Idrus al-Jufri (Tuban), KH. Sa’id Abdurrochim (Sarang), KH. Faishol Mu’ith (Sarang) dan masih banyak lagi.
KH. Muhammad Najih Maimoen Zubair menuturkan jika maulid nabi sudah menjadi tradisi islam sejak kedatangan Walisongo.
Putra Mbah Moen tersebut juga mengingatkan jika ada seseorang atau kelompok yang anti merayakan maulid nabi sama saja ia tidak berterima kasih sudah menjadi orang Islam.
“Jadi Maulid ini Alhamdulillah sudah menjadi tradisi Islam di Indonesia sejak zaman Walisongo," tutur Kyai Najih Maimoen Zubair.
“Jadi kalau ada orang baru, kelompok baru anti Maulid ini seakan-akan mereka tidak berterima kasih sudah menjadi orang Islam, diislamkan Walisongo," pungkas putra Mbah Moen tersebut.***

Share this article
Pondok Pesantren Sarang rintisan Mbah Moen menggelar milad ke-56 sekaligus peringatan Maulid Nabi pada Senin 3 Oktober 2022.