Susi ART Ferdy Sambo Beri Kesaksian Palsu, Asep Iwan Irawan: Harusnya Majelis Hakim Tetapkan Dia Jadi Terdakwa

Sidang lanjutan Bharada E dengan keterangan saksi Susi yang diduga berbohong ditanggapi Asep Iwan Irawan.
Sidang lanjutan Bharada E dengan keterangan saksi Susi yang diduga berbohong ditanggapi Asep Iwan Irawan.

AYOJAKARTA.COM - Sidang lanjutan Bharada E, Majelis Hakim mendatangkan Susi sebagai ART keluarga Ferdy Sambo untuk memberikan keterangan saksi.

Susi dinilai memberikan kesaksian palsu atas perbuatan majikannya, Ferdy Sambo.

Pakar Hukum, Asep Iwan Irawan memberi tanggapan terkait kesaksian palsu yang disampaikan Susi dalam sidang tersebut.

Baca Juga: Diisukan Sebagai Sosok Inisial R Dalam Video Asusila,Tak Disangka Rey Mbayang Justru Lakukan Ini ke Dinda Hauw

Susi tampak sering kali tidak konsisten menjawab pertanyaan hakim di persidangan kasus Pembunuhan Brigadir J.

Bahkan Majelis Hakim menduga Susi berbohong.

Asep Iwan Irawan menilai sikap Susi diwajarkan karena ia terdapat hubungan pekerjaan terhadap Ferdy Sambo.

Menurutnya hal itu dapat mendorong Susi sebagai ART cenderung akan membela majikannya.

Baca Juga: Jakarta Job Fair November Siap Digelar, Catat Jadwal Pelaksanaan dan Perusahaan Penyedia Lowongan Ini!

Namun, Asep Iwan Irawan juga meluruskan bahwa hal itu bisa ditindak melalui aturan terkait kesaksian palsu tersebut.

Dalam persidangan saksi tidak boleh memberikan keterangan palsu, dan apabila itu terjadi maka dapat ditindak secara hukum.

"Ketika saksi bohong, menurut (Pasal) 174, dapat ditahan dan dikenakan pidana," ujar Asep Iwan selaku pakar hukum.

Apabila saksi berbohong, hakim dapat membuat berita acara dan memproses kejadian tersebut sesuai landasan hukumnya.

Baca Juga: Anya Geraldine Cosplay Mystique dari Ujung Rambut sampai Ujung Kaki dan Deretan Kostum Halloweennya

"Harusnya hakim ga terbawa emosi, langsung aja tetapkan berita acara, suruh perintahkan jaksa membuat dakwaan, perintahkan saksi ditahan," kata Asep Iwan.

"Supaya nanti pembelajaran bagi saksi berikutnya," sambung mantan hakim tersebut menegaskan.

Tidak hanya hakim di persidangan, Asep Iwan juga menilai Susi berbohong karena pernyataannya tidak masuk akal.

"Masa seorang pembantu rumah tangga, dia ga tahu yang tinggal di rumah," kata Asep terheran.

Baca Juga: Hakim Meminta Susi, PRT Ferdy Sambo Dihadirkan Terus dalam Sidang untuk Dicecar

"Harusnya Majelis Hakim menetapkan dia sebagai terdakwa," tegas Asep Iwan menanggapi tindakan Susi.

Menurut Asep Irawan tidak ada istilah konfrontir dalam menguji kebenaran atas kesaksian.

"Ga ada tuh konfrontir, menghadapkan secara keterangan mereka masing-masing," tegas Asep Iwan.

Dalam kesaksian Susi tersebut Asep Iwan menilai tindakan hakim menegaskan pasal 174 sudah benar.

Baca Juga: Video 25 Detik Warga dan Aparat Dobrak Rumah Majikan di Bandung Menegangkan, ART Rohimah Keluar Penuh Lebam

"Jadi kalau sekarang diperiksa bagian pertama ini sudah beri kesaksian palsu, sudah diingatkan, bahkan hakim beri pernyataan lebih dari 10 kali," ujar Asep

"Kemudian diingatkan oleh JPUnya, bahkan hakim merasa penasihat hukumnya bagus mengajukan penggunaan pasal 174, itu cerdas sekali penasihat hukumnya," lanjutnya.

Hal ini sebagai pembelajaran agar saksi yang lain tidak memalsukan kesaksiannya.

Hakim menegaskan bahwa terkait kesaksian palsu tersebut mempunyai landasan hukum yang ditetapkan.

Baca Juga: Penangguhan Penahanan Nikita Mirzani Ditolak, Fitri Salhuteru Minta Penjelasan Jaksa: Saya Puas!

Sehingga tujuan hukum yakni mencari kebenaran dan keadilan dapat tercapai.

Mantan Hakim tersebut mengatakan bahwa diperbolehkan apabila ada perbedaan antara keterangan BAP dengan fakta persidangan asalkan dengan alasan yang masuk akal.

Hakim dapat menilai kesaksian dan menjalankan proses berdasarkan ketentuan KUHP.

Seharusnya saksi yang memberikan keterangan palsu dihentikan dan ditahan.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Susi ART Ferdy Sambo
# kesaksian palsu
# Majelis Hakim
# terdakwa

News Update

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.