Terpopuler! Bripka RR Ungkap Fakta Lain Tentang Ferdy Sambo, Ternyata Oh Ternyata...

Terpopuler! Bripka RR Ungkap Fakta Lain Tentang Ferdy Sambo, Ternyata Oh Ternyata...
Terpopuler! Bripka RR Ungkap Fakta Lain Tentang Ferdy Sambo, Ternyata Oh Ternyata...

AYOJAKARTA.COM – Sosok Ferdy Sambo, terdakwa perkara pembunuhan berencana terhadap Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat, dalam pandangan Bripka Ricky Rizal alias RR ternyata tidak seseram seperti penuturan beberapa orang.

Dalam pandangan Bripka RR, Ferdy Sambo (FS) memang sosok yang tegas dan tidak neko-neko. Namun, mantan Kadiv Propam Polri itu dipuji Ricky Rizal sebagai sosok atasan yang baik dan perhatian terhadap para bawahannya.

Pernyataan itu tertuang dalam materi pembelaan RR yang disampaikan kuasa hukumnya, Yudha Ramon, dalam sidang pekan lalu.

Bripka RR menjadi salah satu terdakwa pembunuhan berencana terhadap Brigadir J atau Yosua pada 8 Juli 2022 di rumah dinas Ferdy Sambo.

Baca Juga: Pengakuan Ajudan Adzan Romer, Mendiang Brigadir J Pernah Tertangkap Basah Melakukan ini Sewaktu di Pos Jaga

Terdakwa lain dalam perkara tersebut adalah suami isteri Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, supir dan asisten rumah tangga FS dan PC bernama Kuat Ma’ruf, serta Bharada Richard Eliezer.

“Ricky Rizal melihat Sambo sebagai sosok yang tegas namun perhatian atau baik, itu terlihat di kehidupan mereka selama ini,” ungkap Yudha Ramon.

Pada kesempatan yang sama, Yudha membantah bahwa Ferdy Sambo adalah jenderal tidak tidak bisa dibantah oleh bawahannya. Dia lantas mengambil contoh bagaimana Bripka RR menolak perintah FS untuk menembak Brigadir J.

Menurut Yudha Ramon, Ferdy Sambo tidaklah murka ketika perintahnya ditolak oleh “Tidak benar kalau tidak ada yang berani menolak perintah Sambo, Ricky Rizal pada hari itu menolak perintah Sambo. Karena menurut dia itu melanggar hukum.”

Yudha Ramon pun menegaskan bahwa kliennya sebenarnya tak ada urusan dengan kasus pembunuhan Yosua atau Brigadir J.

Baca Juga: CEK FAKTA: Putri Candrawathi dan Kuat Ma'ruf Sudah Menikah Siri, Ferdy Sambo Menyesal Bunuh Brigadir J

Bripka RR menjadi terdakwa, kata Yudha Ramon, hanya karena memanggil Bharada E yang selanjutnya diperintahkan menembak Brigadir J oleh Ferdy Sambo.

“Dia panggil Richard, memanggil ajudan lain itu kan bukan tindak pidana, itu memang tugas ajudan sehari-hari," tandasnya.

Mantan Kabais TNI Bela Bharada E

Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis atau Kabais Soleman B Ponto memberikan pembelaan terhadap Bharada E yang dalam beberapa kesempatan kerap di pojokan lantaran menerima perintah Ferdy Sambo untuk menghabisi Brigadir J.

Sikap Eliezer seringkali dibandingkan dengan terdakwa lainnya Bripka Ricky Rizal yang dengan tegas menolak perintah Ferdy Sambo dengan alasan tak kuat mental.

Soleman mengatakan Eliezer dengan posisinya sebagai polisi baru berpangkat paling bawah yaitu bharada jelas tak punya kekuatan untuk membantah perintah seorang jenderal bintang dua seperti Ferdy Sambo.

Baca Juga: Viral Video Susi, Kodir dan Bripka RR Pakai Baju Sama Saat Sidang, Warganet: Bukti Kuat Persidangan Disetting

Menurut Soleman, seorang bharada dalam menerima perintah atasan memang seperti dilarang untuk berpikir dua kali. Berbeda misalnya dengan polisi yang berpangkat di atas bharada.

“Ya Eliezer memang kelasnya begitu. Dia bharada yang kerjaannya nggak boleh berpikir. Itu tipikal kelas yang paling bawah,” kata Soleman seperti dilansir pmjnews.com.

Dalam pandangan Soleman, bagi seorang bharada, pertanyaan dari atasan saja diterjemahkan sebagai perintah yang tak boleh ditolak.

Oleh karena itu, Soleman tak heran ketika mendengarkan keterangan yang disampaikan Bharada Eliezer yang mengaku dirinya tak berdaya menolak perintah Ferdy Sambo untuk menghabisi rekannya tersebut.

Ferdy Sambo Versi Saksi Ariyanto

Sementara itu,  saksi Ariyanto memberikan kesaksiannya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan perihal pekerjaannya sebagai pekerja harian lepas (PHL) di Propam Polri dan menjadi bawahan dari Ferdy Sambo.

“Tepatnya sejak kapan (menjadi) PHL Ferdy Sambo?” tanya kuasa hukum Irfan ke Ariyanto di PN Jaksel, Kamis 10 November 2022.

“Saya menjadi PHL beliau itu saat Beliau masih pangkat Kombes, kurang lebih mengenal 5-6 tahun,” jawab Ariyanto.

Baca Juga: Dari Video Arwah Brigadir J, Buku Hitam Ferdy Sambo, Pisau Kuat Maruf, Misteri HP Yosua dan CCTV Raib

Ariyanto kemudian ditanya perihal sikap Sambo saat ada perintah yang diberikan tidak dilakukan atau dilaksanakan. “Kalau masalah itu saya tidak tahu,” ucap Ariyanto.

“Kan saksi bekerja langsung?” tanya kuasa hukum Irfan.

“Saya bekerja langsung hanya sebatas sebagai tukang bersih,” sebut Ariyanto.

“Selama bekerja 5 tahun tidak pernah ditegor, tidak pernah ada kesalahan. Sempurna pekerjaan saksi?” kuasa hukum menimpali.

“Kalau masalah pekerjaan yang tidak sesuai, pasti dimarahin,” ucap Ariyanto.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Yudha Ramon
# Bripka RR
# Brigadir J
# Bharada E
# Ferdy Sambo
# pembunuhan

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).