Kritik Isu Pemerkosan yang Selalu Diungkit Febri Diansyah, Irma Hutabarat: Itu Omong Kosong!

Kritik Isu Pemerkosan yang Selalu Diungkit Febri Diansyah, Irma Hutabarat: Itu Omong Kosong!

Kritik Isu Pemerkosan yang Selalu Diungkit Febri Diansyah, Irma Hutabarat: Itu Omong Kosong!

AYOJAKARTA.COMIrma Hutabarat, selaku Ketua Komunitas Civil Society Indonesia turut berkomentar terkait kasus pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat dengan terdakwa Ferdy Sambo.

Menurut Irma Hutabarat pembelaan dari kuasa hukum Ferdy Sambo tidak sesuai konteks sehingga ia menyebut hal itu tidak ada esensinya.

Dari eksepsi yang disampaikan kuasa hukum Ferdy Sambo yakni Febri Diansyah banyak menuai kritikan pedas dari Irma Hutabarat.

Baca Juga: Janggalnya Keterangan Saksi Sidang Ferdy Sambo, Irma Hutabarat: Emang Dibayar Untuk Bohong, Kalau Jujur Aneh!

Menurutnya pengakuan dari Febri Diansyah terkait Ferdi Sambo menyuruh untuk 'hajar' bukan 'tembak' itu memiliki arti yang relevan.

"Arti dari kata itu harus relevan, jadi yang dikatakan oleh Febri Diansyah dengan 'dia tidak menyuruh membunuh, dia menyuruh menghajar'. Itu adalah logika yang dipelintir, tidak ada konteksnya," ujar Irma Hutabarat.

Irma Hutabarat juga menyampaikan bahwa pembelaan Febri Diansyah tidak ada esensinya karena ia menilai itu hanya sebagai permainan kata-kata.

Baca Juga: Keras! Irma Hutabarat Semprot Habis-Habisan Kuasa Hukum Ferdy Sambo: Pembelaan Dia Tidak Ada Esensinya

"Menurut saya pembelaan Febri Diansyah itu tidak ada esensinya tidak ada substansinya karena hanya permainan kata-kata," ujar Irma Hutabarat.

Menurut Irma Hutabarat, pernyataan pada eksepsi tersebut diibaratkan sebagai logika yang dipelintir semata untuk meringankan hukuman Ferdy Sambo.

Irma berpendapat bahwa dari pernyataan itu seolah Ferdy Sambo mau menyelamatkan Richard Eliezer (Bharada E).

Baca Juga: Irma Hutabarat Sebut Fitnah Untuk Brigadir J Tak Akan Merubah Adanya Fakta Pembunuhan Berencana, Ini Buktinya

Namun hal itu menjadi tidak logis karena Irma berpendapat suatu hal yang aneh ketika dikatakan Ferdy Sambo mau menyelamatkan Richard Eliezer, tetapi malah mengajaknya untuk menjadi pembunuh.

"Dipelintir bahwa dia ingin meringankan hukuman bahwa Sambo itu tidak suruh bunuh, bahwa Sambo itu sebenarnya mau menyelamatkan Eliezer. Bagaimana mau menyelamatkan Eliezer ketika kamu mengajak orang untuk menjadi pembunuh?" ujar Irma Hutabarat.

Irma Hutabarat juga menjelaskan bahwa Wajar saja seorang Richard Eliezer tidak bisa menolak perintah Ferdy Sambo karena jabatannya paling rendah di antara ajudan lain.

Baca Juga: Terpopuler! Irma Hutabarat Bongkar Skenario Ferdy Sambo, Tak Disangka Ada Pesan Briefing...

Tidak seperti halnya Ricky Rizal yang masih berani untuk menolak perintah Ferdy Sambo.

"Tidak bisa dilihat peristiwa itu berdiri sendiri, ketika dia bilang 'Hajar', sebelumnya dia sudah minta kepada Ricky Rizal untuk membunuh, Ricky Rizal bilang 'saya tidak punya mental yang cukup untuk melakukan itu'," jelas Irma Hutabarat.

"Kenapa Eliezer? karena dia anak bawang, dia baru 6 bulan bekerja di situ, Ricky Rizal itu sudah lebih dari 3 tahun, anak bawang (atau) anak baru yang tidak punya kesempatan untuk say 'NO," lanjutnya.

Baca Juga: Fakta Baru! Irma Hutabarat Bongkar Skenario Ferdy Sambo: Ada Pesan Briefing Begini

Kemudian Irma Hutabarat juga sempat berpesan kepada Febri Diansyah agar berempati kepada keluarga korban yakni Brigadir J.

"Sudahlah Febri Diansyah, nyawa yang sudah hilang itu tidak bisa dikembalikan. Bahwa yang dirasakan oleh keluarga Yosua, yang dirasakan oleh mamanya, apapun yang kita lakukan di sini tidak akan mengembalikan nyawanya," ungkap Irma Hutabarat.

Menurutnya hal yang kita lakukan setelah tewasnya Brigadir J juga masih sangat mempengaruhi perasaan keluarga almarhum.

Baca Juga: Irma Hutabarat Sayangkan Tindakan Pendeta Gilbert Lumoindong yang Sebar Fitnah Soal Brigadir J

"Tapi apa yang kita lakukan sesudah itu juga mempengaruhi, ketika orang memfitnah, melecehkan hukum, melecehkan akal sehat, lalu kemudian merekayasa dan berbohong tidak mengakui kesalahan, itu kan jadi bertubi-tubi luka batin dan sakit hati keluarga (Yosua)," jelas Irma.

Tidak hanya itu Irma Hutabarat juga mengkritik soal pelecehan seksual yang diungkit oleh kuasa hukum Ferdy Sambo yang tidak ada bukti atau laporan sebelumnya.

"Menurut saya luar biasa jahatnya, karena apa? Karena itu hanya narasi yang dinyanyikan tanpa bukti, tanpa fakta, tanpa ada visum, tanpa ada apapun," jelas Irma Hutabarat.

Baca Juga: Irma Hutabarat Bongkar Dugaan Pembunuhan Berencana, Isi Chat Brigadir J kepada Putri Candrawathi Terkuak

"Saya punya satu pertanyaan kepada Febri Diansyah, kalau mau bicara soal perkosaan di Magelang, apakah pernah dilaporkan?," sambungnya.

"Tidak pernah, jadi ini ngomong asasnya, dasarnya apa? Buktinya apa? Laporan tidak ada, kenapa dijadikan sebagai pembelaan?" sambungnya.

Bahkan Irma Hutabarat menyebut bahwa pernyataan Febri Diansyah tersebut hanyalah omong kosong.

"Saya bilang itu non sense (omong kosong)," ujar Irma Hutabarat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Ekonomi 07 Jun 2026, 06:31 WIB

Satu Dekade, Public Gold Indonesia Targetkan 10 Juta Pelanggan di 2030

Public Gold Indonesia tidak hanya dipercaya menjadi layanan penyedia logam mulia bagi individu maupun korporasi, tetapi secara aktif mengedukasi masyarakat untuk memahami emas

Internasional 06 Jun 2026, 23:15 WIB

Iran Balas Serang Pangkalan Militer AS di Kuwait dan Bahrain, Selat Hormuz Terancam Ditutup Total

Iran menyerang pangkalan militer AS di Kuwait & Bahrain dengan rudal balistik. Dampaknya, pasar energi global terguncang, Selat Hormuz terancam ditutup, dan Rupiah sempat anjlok ke Rp18.095 per dolar

Metropolitan 06 Jun 2026, 21:16 WIB

Info Lengkap Reading Hours Jakarta Future Festival 2026: Lokasi, Jadwal, dan Cara Ikut

Jakarta Future Festival (JFF) 2026 di TIM gelar sesi gratis "Reading Hours" bersama Silent Book Club Jakarta pada Minggu, 7 Juni, jam 09.00-10.00 WIB. Cukup bawa buku sendiri ke Lobi Gedung Trisno.

Ekonomi 06 Jun 2026, 19:40 WIB

Makan Bergizi Gratis Bikin APBN Jebol? Ini Jawaban Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa

Menkeu Purbaya tegaskan program Makan Bergizi Gratis tak ancam APBN, defisit aman 2-3%. Meski ada sentimen negatif, ekonomi kuat. Program libatkan UMKM & disinergikan dengan BI demi stabilitas Rupiah.

Jakarta Selatan 06 Jun 2026, 17:20 WIB

Jadwal HBKB Rasuna Said Minggu Ini, Ada Cinta Laura hingga Bazar Murah!

HBKB Rasuna Said dimulai Minggu, 7 Juni 2026 pukul 05.30-09.00 WIB. Acara dimeriahkan Cinta Laura, parade sampah, bazar pangan murah, festival UMKM, ondel-ondel, dan pendaftaran KLG lansia/disabilitas

Bisnis 06 Jun 2026, 16:49 WIB

PNM Bangun Budaya Kerja Apresiatif Lewat PNM Excellence Awards 2026

27 tahun PNM bareng 70 ribu insan luncurkan PNM Excellence Awards 2026. Simak langkah besar bangun budaya kerja apresiatif di sini!

Ekonomi 06 Jun 2026, 16:35 WIB

PNM Siapkan Langkah Transformasi Berbasis Kebermanfaatan yang Berkelanjutan

PNM mulai babak baru transformasi berbasis kebermanfaatan. Temukan strategi pemberdayaan UMKM dan komitmen sosiokultural untuk Indonesia maju!

Gadget 06 Jun 2026, 15:31 WIB

Bocoran Galaxy Z Fold 8 Ultra Muncul di Bluetooth SIG, Samsung Siap Rilis HP Lipat Kasta Tertinggi!

Samsung rilis Galaxy Z Fold 8 standar (desain paspor 201g) & Z Fold 8 Ultra (Snapdragon 8 Elite Gen 5, kamera 200MP) pada 22 Juli 2026 di London guna hadapi Huawei & Apple.

Gadget 06 Jun 2026, 14:42 WIB

Xiaomi 17T, HP Midrange Rasa Flagship yang dengan Sistem Operasi Bersih Tanpa Iklan

Xiaomi 17T rilis Rp8-9 juta dengan Dimensity 8500 (AnTuTu 2M+) & periskop Leica 5x. Diulas GadgetIn, HP 6,59 inci ini punya baterai jumbo 6.500 mAh serta OS bersih tanpa iklan.

Metropolitan 06 Jun 2026, 13:51 WIB

Nggak Hanya di Kalender, Nama-nama Hari ini Juga Jadi Nama Pasar di Jakarta, Ada yang Sudah Tutup

Penamaan pasar di Jakarta ini berdasarkan hari merupakan tradisi yang berkembang sejak masa kolonial.

Metropolitan 06 Jun 2026, 13:07 WIB

Untuk ke 9 Kalinya, DKI Jakarta Raih Opini WTP dari BPK RI

Pencapaian tersebut menjadi bukti konsistensi Pemprov DKI Jakarta dalam menjaga tata kelola keuangan yang transparan.

Metropolitan 06 Jun 2026, 12:18 WIB

Pramono Anung Segera Sesuaikan Tarif Transjabodetabek Bulan Ini, Termasuk Rute Blok M-Bandara Soetta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan evaluasi tarif dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan transportasi publik.

Pendidikan 06 Jun 2026, 11:08 WIB

Pencairan Dana KJP Plus Tahap 1 Tahun 2026 Bulan April Mulai Dilakukan, Disalurkan kepada 707.477 Peserta Didik, Berikut Rinciannya

KJP Plus merupakan salah satu bentuk dukungan Pemprov DKI Jakarta dalam meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Metropolitan 06 Jun 2026, 10:41 WIB

EastjakFest 2026 Siap Meriahkan HUT ke 499 Kota Jakarta, Hadirkan Vaksinasi Rabies, Bibit Gratis, dan Edukasi Ketahanan Pangan

Acara ini akan digelar tepat di hari ulang tahun Jakarta yakni pada 22 Juni 2026.

Metropolitan 06 Jun 2026, 10:25 WIB

Dinas LH DKI Jakarta akan Gelar Aksi Pilah Sampah di CFD Rasuna Said Besok

Kegiatan ini adalah bagian upaya Pemprov DKI Jakarta untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya.

Metropolitan 06 Jun 2026, 10:08 WIB

Hadapi Ancaman Polusi, Pemprov DKI Kembangkan EWS Kualitas Udara Bersama BMKG

Kehadiran sistem EWS ini diharapkan mampu memberikan informasi prediktif mengenai kondisi kualitas udara di Ibu Kota.

Metropolitan 06 Jun 2026, 09:39 WIB

Pramono Anung Buka Jakarta Future Festival 2026, Dorong Anak Muda Ikut Rancang Masa Depan Jakarta

Pramono Anung resmi membuka JFF 2026 yang digelar di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Jumat (5/6).

Ekonomi 05 Jun 2026, 23:19 WIB

Strategi Investasi Tepat Saat Rupiah Melemah dan IHSG Anjlok

Ekonomi RI tertekan: Rupiah tembus Rp18.000 dan IHSG anjlok ke 5.594 akibat PHK, pajak naik, serta modal asing keluar. Investor disarankan masuk bertahap dan atur portofolio sesuai profil risiko.

Nasional 05 Jun 2026, 21:53 WIB

Strategi 'Rangkul Lalu Pukul', Bisakah Layer Cukai Rendah Jinakkan Pabrik Rokok Ilegal?

Skema "rangkul lalu pukul" lewat layer cukai baru demi kejar Rp30 T menuai kritik. Cara ini dinilai beri karpet merah bagi rokok ilegal dan picu kecurangan baru ketimbang menegakkan hukum secara tegas

Nasional 05 Jun 2026, 20:21 WIB

BBM Mulai Dicampur Bioetanol 5%, Ini Efeknya untuk Mobil dan Motor Tua

Mulai semester II 2026, seluruh SPBU di Jawa wajib jual bensin campur etanol 5% (E5) sesuai Permen ESDM 4/2025. BBM ini ramah lingkungan & aman buat kendaraan modern, tapi berisiko korosi bagi mesin.