AYOJAKARTA.COM - Buntut kebohongan Ferdy Sambo ternyata tidak hanya berimbas pada dirinya sendiri ataupun keluarga korban.
Tapi juga pihak yang tidak bersalah, salah satunya Susanto Haris.
Susanto Haris menjadi salah satu saksi yang dihadirkan di persidangan Ferdy Sambo.
Pada kesempatan itu, Susanto Haris meluapkan kesedihannya kala menceritakan nasibnya di depan Ferdy Sambo.
Baca Juga: Begini Kronologi Penembakan Yosua oleh Richard Versi Ferdy Sambo: Kejadiannya Sepersekian Detik
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Kompas TV pada Rabu (7/12/2022), mantan Kepala Bagian Penegakan Hukum Provos Divisi Propam Susanto Haris mengaku kesal karena Ferdy Sambo meminta tolong dengan nada yang keras.
Padahal ia merupakan senior dari Suami Putri Candrawathi itu.
“Kemudian setelah selesai jam 3 atau jam 4, Pak Ferdy ngebel lagi. Pak FS nadanya sudah nggak enak, biasanya di almamater kami tidak ada kata kasar ini sudah Pak Kabag bawa barang bukti jadikan satu dengan senjata,” ujar Susanto Haris.
Susanto Haris mengaku bahwa ia menyerahkan barang bukti tersebut ke Paminal bersama dengan Agus Nurpatria.
Namun sejak saat itu, ia mengaku tidak dipanggil lagi oleh Ferdy Sambo.
Susanto Haris menduga bahwa eks Kadiv Propam ini kesal kepadanya karena sebelumnya ia menjalankan perintahnya dengan sedikit melawan.
Meski tidak ditetapkan sebagai tersangka, namun ternyata ia tetap kena imbasnya.
Baca Juga: Isu Perselingkuhan Kencang Berhembus, Ferdy Sambo Beberkan Motif Pembunuhan Brigadir J
Ia harus mengikuti sidang kode etik dan mendapatkan hukuman patsus selama 29 hari.
Selain itu ia juga mendapat hukuman demosi selama tiga tahun.
Susanto Haris mengaku kecewa dan marah lantaran telah menjadi korban kebohongan Ferdy Sambo.
Hingga membuat karier yang telah dibangun selama berpuluh tahun hancur.
“Kecewa, kesal, marah Jenderal kok bohong, susah nyari Jenderal. Keluarga kami malu kami paranoid menonton TV, media sosial. Jenderal kok tega menghancurkan, karier 30 tahun saya mengabdi hancur di titik nadir terendah pengabdian saya,” ujar Susanto Haris.
Ia juga kecewa lantaran biasanya bertugas memeriksa polisi yang melanggar aturan, justru saat itu ia yang diperiksa.***

Share this article
Susanto Haris menangis ceritakan nasib kariernya di kepolisian yang hancur akibat kebohongan Ferdy Sambo.