AYOJAKARTA.COM - Ferdy Sambo membantah kesaksian Richard Eliezer atau Bharada E terkait wanita yang menangis di rumah Bangka.
Bharada E memang sebelumnya melihat seorang wanita yang menangis di rumah Ferdy Sambo.
Saat itu Bharada E juga sempat melihat orang yang bernama Koh Elben duduk di depan rumah Ferdy Sambo.
Baca Juga: Viral! Kasus Sambo akan Dijadikan Film dengan Sederet Artis Papan Atas Pemerannya, Benarkah?
“Saya melihat ada perempuan yang mulia, saya tidak kenal nangis dia, baru saya eh ini siapa karena saya kan memang tidak ada waktu dia datang, baru saya lihat ke arah dalam lihat ada Koh Elben juga duduk di depan rumah,” ujarnya, di PN Jakarta Selatan pada Rabu, 30 November 2022.
Selang tidak lama wanita itu pergi naik mobil Pajero hitam dengan sopirnya.
Ferdy Sambo secara tegas membantah pernyataan Richard.
Baca Juga: Viral! Kasus Sambo akan Dijadikan Film dengan Sederet Artis Papan Atas Pemerannya, Benarkah?
Ia mengungkapkan bahwa motif dari penembakan tersebut sudah jelas bahwa adanya pelecehan seksual.
Tudingan adanya orang ketiga itu dianggap tidak benar.
“Tidak benar keterangan dia (Richard) itu. Ngarang-ngarang. Jelasnya isteri saya diperkosa sama Yoshua. Tidak ada motif lain, apalagi itu perselingkuhan,” ujar Sambo, usai sidang di PN Jakarta Selatan pada Selasa, 6 Desember 2022, dikutip dari RepJabar.
Atas tudingan tersebut, ia mengaku akan menanyakannya di persidangan.
“Nanti wartawan tanyakan ke dia, siapa yang suruh dia ngarang-ngarang seperti itu,” ucapnya.
Eks Kadiv Propam mengaku bahwa ia siap bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuat.
Untuk itu ia mengingatkan Richard agar tidak melibatkan Ricky Rizal atau Kuat Ma’ruf atas penembakan yang dia lakukan.
“Jangan libatkan isteri saya, Ricky, Kuat. Saya katakan saya siap untuk bertanggung jawab,” ujarnya.
Sambo pun mengatakan bahwa ia berharap agar sidang dapat berjalan secara adil tanpa isu dari luar yang berkembang.***

Share this article
Ferdy Sambo membantah kesaksian Richard Eliezer atau Bharada E terkait wanita yang menangis di rumah Bangka.