AYOJAKARTA.COM - Ancaman gempa bumi dari aktifnya Sesar Baribis menjadi hal yang sangat diperhatikan saat ini.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Harian Kompas pada Jumat (9/12/22), membagikan informasi terkait Sesar Baribis aktif.
Keberadaan Sesar Baribis, kini menjadi perbincangan lantaran disebut berpotensi menimbulkan gempa megathrust.
Baca Juga: Jakarta Waspada! Sesar Baribis Aktif, Hasil Microearthquake: 46 Gempa Terjadi Selama 60 Hari
Menurut keterangan ahli gempa BRIN Danny Hilman, wilayah yang berpotensi gempa bahkan bisa sampai ke Anyer.
“Sesar Baribis dikenal cukup lama, cuman dalam beberapa tahun terakhir kita teliti lebih serius, ternyata memang ada satu jalur sesar aktif besar di utara Jawa itu yang membentang mulai dari Surabaya ke Semarang, kemudian ke Subang itu sudah ada di petakan di peta Indonesia sebelumnya, terus ternyata masih menerus ke Selatan Jakarta dan diperkirakan masih terus mungkin sampai ke Anyer,” ungkap Danny Hilman, ahli gempa BRIN.
Sementara itu, Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami, Daryono menjelaskan mengenai perbedaan megathrust dan sesar melalui akun Twitternya @DaryonoBMKG pada Minggu (11/12/2022).
"Megathrust itu sumbar gempa tumbukan lempeng lokasinya di laut. Sesar itu rekahan dalam lempeng/kerak bumi yang bergeser. Apa mungkin Sesar Baribis dapat membangkitkan megathrust di Jakarta. Sementara tdk ada megathrust di Jakarta," tulis Daryono.
Baca Juga: Sesar Baribis : Sejarah Gempa Besar yang Merusak Jakarta, Siapkah Langkah Mitigasi Berikut
Dalam sejarah mencatat, wilayah Jakarta pernah mengalami gempa dahsyat yakni pada 5 Januari 1699 dengan kekuatan M 8,0 dan 22 Januari 1780 7,0 Magnitudo dimana pada tahun ini menjadi salah satu gempa terbesar di pulau Jawa.
Guncangan yang dialami Cianjur kemarin, seolah menjadi peringatan kepada masyarakat untuk lebih waspada terhadap anacaman gempa.
Untuk itu masyarakat diharapkan dapat melakukan mitigasi sejak dini.
Donny Hilman menyebutkan ada dua mitigasi dalam bencana gempa bumi.
Tata Ruang
Diharapkan agar adanya lahan kosong di tiap titik untuk evakuasi jika terjadi gempa bumi.
“kalau dijalur sesar aktif yaitu maka dianjurkan tidak ada bangunan, dikosongkan untuk taman atau apapun apalagi bangunan yang penting seperti Rumah Sakit, Hotel tinggi dan sebagainya,” kata Donny.
Peraturan tahan gempa
Dalam setiap bangunan seperti gedung tinggi atau jalan tol diharapkan sudah memenuhi standar tahan gempa.
Namun sayangnya untuk rumah penduduk masih belum ada.
Selain itu dilakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah atau masyarakat hal apa saja yang perlu dilakukan jika terjadi gempa bumi.***
*Disclaimer: Berita ini mengalami penyuntingan judul yang sebelumnya "Sesar Baribis Aktif, Jakarta hingga Anyer Berpotensi Gempa Megathrust, Segera Lakukan Mitigasi Sejak Dini dan beberapa koreksi isi yang berpotensi misskomusimasi" pada Minggu (11/12/2022) pukul 21.51 WIB.

Share this article
Ancaman gempa bumi dari aktifnya Sesar Baribis saat ini jadi hal yang sangat diperhatikan, berikut mitigasi yang bisa dilakukan.