AYOJAKARTA.COM – Dra Reni Kusumowardhani selaku ketua Asosiasi Psikologi Forensik (Apsifor) Indonesia memberikan keterangan terkait kematian keluarga di Kalideres, Jakarta Barat.
Dalam konferensi pers pada Jumat, 9 Desember 2022, Reni mengungkapkan kepribadian Renny Margaretha selaku istri dalam keluarga di Kalideres.
Berdasarkan keterangan Reni, disebutkan jika Renny Margaretha memiliki kepribadian yang unggul, dominan dan tidak mau terlihat lemah.
Kepribadian Renny disebut sangat berbanding terbalik dengan kepribadian suaminya (Rudiyanto), yang cenderung pendiam dan suka menghindari konflik.
Dari kepribadian Renny tersebut, Reni mengungkapkan jika kematian keluarga tersebut sangat kecil kemungkinan adanya bunuh diri.
Namun dari hasil pemeriksaan sebelumnya, disebutkan jika kematian keluarga tersebut merupakan kematian yang wajar.
“Berdasarkan analisis retrospektif, analisis TKP dan analisis ditemukannya mayat adalah natural atau cara kematian wajar,” ujar Reni, dikutip AyoJakarta.com dari PMJ News, Sabtu, 10 Desember 2022.
Baca Juga: Ahli Sosiologi Agama Sebut Keluarga di Kalideres Tidak Ikut Sekte Sesat, Ini Isi Mantranya!
Disebutkan jika keluarga tersebut meninggal bukan karena adanya ritual tertentu, melainkan kematian disebabkan oleh penyakit.
“Tidak ditemukan secara kuat indikator kematian yang disebabkan oleh kematian lainya,” lanjutnya.
Sebelumnya, pihak penyelidikan menduga kematian keluarga tersebut disebabkan karena kecelakaan, namun tidak ditemukan adanya indikasi luka.
“Tadinya kami menduga mungkin jatuh atau apa, tetapi ternyata data menurut polisi dari hasil pemeriksaan dokter forensik tidak ditemukan luka luka atau cidera,” ujar Reni.
Karena kepribadian istri yang tidak mau terlihat lemah, Reni menyebutkan jika Renny tidak memakamkan jenazah suaminya (Rudiyanto).
Reni juga menyebutkan penyebab jenazah Renny juga tidak dimakamkan, karena anaknya (Dian) meyakini bahwa ibunya (Renny) masih hidup.
Sebelumnya Reni menjelaskan urutan kematian keluarga tersebut, diawali dengan kematian Rudiyanto, dilanjuti Renny Margaretha, Budiyanto dan Dian.***

Share this article
Disebutkan jika keluarga DI Kalideres meninggal bukan karena adanya ritual tertentu, melainkan kematian disebabkan oleh penyakit.