Inilah 4 Ramalan Prabu Jayabaya yang Sudah Menjadi Nyata: Pulau Jawa Berkalung Besi?

Inilah 4 Ramalan Prabu Jayabaya yang Sudah Menjadi Nyata: Pulau Jawa Berkalung Besi?
Inilah 4 Ramalan Prabu Jayabaya yang Sudah Menjadi Nyata: Pulau Jawa Berkalung Besi?

AYOJAKARTA.COM - Ramalan Jayabaya menjadi salah satu hal yang sangat menarik untuk diulas dan diperbincangkan.

Jayabaya merupakan seorang raja yang memimpin Kerajaan Kediri pada tahun 1135-1159 Masehi.

Sebagai seorang yang bijaksana, Prabu Jayabaya seringkali membuat ramalan yang dipercaya orang-orang hingga saat ini, khususnya masyarakat Jawa.

Baca Juga: Tak Hanya Terbelah, Jayabaya Juga Ramalkan Pulau Jawa akan Tenggelam: Jakarta Terancam!

Dari sekian ratus ramalan Prabu Jayabaya, beberapa diantaranya ternyata telah terbukti dan menjadi nyata, setelah ratusan tahun lamanya.

Lalu, apa saja ramalan dari Prabu Jayabaya yang sudah menjadi kenyataan?

Dikutip AyoJakarta dari kanal YouTube RBI TV, berikut ini adalah beberapa diantaranya!

Baca Juga: Geger! Gempa Megathrust Sudah Diramalkan Prabu Jayabaya? Ini yang Akan Terjadi dengan Pulau Jawa

Ramalan Jayabaya yang Sudah Terbukti

Menariknya, beberapa dari ratusan ramalan yang disebutkan oleh Jayabaya sudah dapat dibuktikan dan dilihat dengan mata kepala kita sendiri.

Berikut ini adalah beberapa ramalan Jayabaya yang menjadi nyata!

Baca Juga: Ramalan Jayabaya: Gempa Megathrust Menghantui, Pulau Jawa Akan Terbelah Menjadi Dua

1. Keberadaan Kereta Tanpa Kuda

Ramalan pertama Prabu Jayabaya yang sudah menjadi kenyataan adalah keberadaan kereta tanpa kuda, di masa kini disebut dengan kereta api.

“Beberapa ramalannya yang sudah menjadi nyata adalah ‘besok yen wes ono kreto tanpa jaran’, artinya besok kalau sudah ada kereta tanpa kuda,” ujar narator video.

Baca Juga: Merinding! Gempa Megathrust Sudah Diramalkan Jayabaya: Pulau Jawa Akan Terbelah Menjadi Dua

2. Pulau Jawa Berkalung Besi

Masih berhubungan dengan kereta api, Prabu Jayabaya pernah meramal bahwa Pulau Jawa akan berkalung besi.

Dalam hal ini, kalung besi yang ada di Pulau Jawa yaitu rel kereta api yang menjulur dari ujung sampai ke ujung pulau terpadat di Indonesia ini.

“Yang kedua, tanah jawa kalungan wesi. Artinya tanah jawa berkalung besi. Ini merujuk ke tanah jawa yang penuh dengan rel kereta api,” ujar narator.

Baca Juga: Mengerikan! Gempa Megathrust Ternyata Sudah Diramalkan Oleh Jayabaya: Pulau Jawa Akan Terbelah Menjadi Dua

3. Pesawat Terbang

Selain itu, ada juga ramalan yang menyatakan bahwa akan ada perahu yang berjalan di atas awan atau pesawat terbang.

“Perau mlaku ning nduwur awan-awan, artinya kapal terbang di atas langit yang merujuk ke pesawat terbang.”

Baca Juga: Disebut Dalam Ramalan Jayabaya, Sosok Satrio Piningit Bakal Gantikan Presiden Jokowi Punya 3 Karakter Kuat Ini

4. Pasar Kehilangan Suaranya

Terakhir, ada juga ramalan yang mengatakan bahwa pasar akan kehilangan suaranya, dalam hal ini pasar tradisional yang sudah tersingkir oleh pasar modern. 

Tak bisa dipungkiri, bahwa masyarakat saat ini lebih suka berbelanja di mall atau online shop daripada harus datang ke pasar tradisional.

Baca Juga: Denny Darko Sebut Ganjar Pranowo Adalah Satrio Piningit, Sesuai dengan Ramalan Jayabaya soal Capres 2024?

Pasar tradisional tentunya sangat identik dengan suara dari para pedagang atau pembeli yang saling tawar menawar.

“Pasar kelangan swarane. Artinya, pasar kehilangan suaranya. Sekarang, banyak orang berbelanja ke mall atau ke supermarket. Bahkan, bertransaksi online.”

Baca Juga: Lengkap! Ini Ramalan Prabu Jayabaya, Tanda Sosok Terkait Satria Piningit Pengganti Jokowi di Capres 2024

Ramalan Jayabaya Tentang Kehancuran Pulau Jawa

Selain beberapa ramalan yang sudah menjadi nyata di atas, ada ramalan Jayabaya yang sangat populer dan diprediksi bisa menjadi kenyataan.

Jayabaya pernah mengatakan bahwa Pulau Jawa akan terbelah menjadi dua suatu saat nanti.

Baca Juga: Muncul di Ramalan Jayabaya, Ini 3 Karakter Sosok Satrio Piningit yang Gantikan Presiden Jokowi di 2024

“Dalam ramalan Jayabaya disebutkan bahwa Pulau Jawa kemungkinan bisa terbelah menjadi dua dan berujung tenggelam akibat bencana alam yang menimpa,” ujar pembicara di video.

Mengingat potensi Gempa Megathrust serta beberapa sesar aktif yang ada di Pulau Jawa, hal ini terdengar cukup masuk akal.

Di sisi lain, ada juga ramalan Jayabaya tentang banjir yang akan melanda di Indonesia, sudah terbukti dengan kota Jakarta yang diprediksi akan tenggelam suatu saat nanti.

“Dalam ramalannya Jayabaya menyebutkan ‘banjir bandang ana ndi ndi’ yang berarti banjir ada dimana-mana,” tambahnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Prabu Jayabaya
# Kerajaan Kediri
# ramalan Jayabaya
# Jayabaya
# ramalan
# Jawa
# Pulau Jawa

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).