Jangan Kaget! 13 Segmen Wilayah ini Terancam Tsunami 34 Meter, Begini Upaya Penyelamatan Dirinya

Jangan Kaget! 13 Segmen Wilayah ini Terancam Tsunami 34 Meter, Begini Upaya Penyelamatan Dirinya
Jangan Kaget! 13 Segmen Wilayah ini Terancam Tsunami 34 Meter, Begini Upaya Penyelamatan Dirinya

AYOJAKARTA.COM - Ancaman megathrust ini nyata, diungkapkan oleh peneliti terkemuka bahwa akan ada celah seismik besar yang berpotensi menjadi gempa dahsyat berkekuatan magnitudo 8,9.

Dimana potensi terjadi Tsunami 34 meter di Indonesia ini akibat Megathrust yang artinya prediksi ketinggiannya melebihi Tsunami Aceh silam.

Tak heran, memang Indonesia merupakan negara dengan catatan bencana alam yang terjadi cukup banyak dalam setahun ini.

Dalam buku Pusat Studi Gempa Nasional disebutkan bahwa sumber gempa dari segmen Megathrust berjumlah 13 segmen.

Baca Juga: Bikin Penasaran! Anne Ratna Mustika Pergi ke RSUD Bayu Asih Purwakarta, Apa Tujuannya?

Diantaranya yakni, di Barat Sumatera ada 6 segmen, Selatan Jawa ada 3 segmen, Selatan Bali hingga Sumba ada 1 segmen, Utara Sulawesi ada 1 semen, lalu Maluku ada 1 segmen dan Utara Papua ada 1 segmen.

Indonesia dilanda bencana Gempa besar dan susulan beruntun terutama di wilayah Jawa Barat selama beberapa pekan terakhir.

Indonesia memang dinilai merupakan negara yang rawan bencana alam, peristiwa terjadi dikarenakan negara ini berada di daerah dengan iklim tropis dengan berbagai macam perubahan.

Tercatat dalam data BNPB, Indonesia sejak awal tahun hingga 6 Desember 2022 mengalami peristiwa bencana alam lebih dari tiga ribu kejadian.

Baca Juga: Pulau Jawa Akan Terbelah Menjadi Dua, Ramalan Jayabaya yang Banyak Dipercaya Masyarakat Jawa

Dikutip Ayojakarta melalui kanal YouTube metrotvnews, kejadian alam yang mendominasi terjadi di Indonesia selama satu tahun ini sebagai berikut:

- Banjir lebih dari 1400 kali kejadian.
- Cuaca ekstrim 989 kali kejadian.
- Tanah longsor 600 lebih kali kejadian.
- Gempa Bumi 25 kejadian.
- Gelombang pasang 22 kejadian.
- Kekeringan 4 kejadian.

Daerah Jawa Barat adalah daerah yang titik lokasinya sering terjadi bencana alam dengan angka mencapai 775 kejadian.

Sementara itu, untuk daerah Jawa Tengah telah terjadi hingga 457 kejadian di titik lokasinya.

Selanjutnya, untuk bencana alam yang terjadi di titik lokasi sepanjang daerah Jawa Timur mencapai 380 kejadian.

Baca Juga: Cara Tegas Bharada E Sampaikan Bantahan Keterangan Putri Candrawathi Tuai Pujian karena Kejujurannya: Hebat!

Dikabarkan dampak bencana alam yang terjadi di Indonesia tersebut cukup besar, diantaranya sebagai berikut:
- 5,7 juta orang mengungsi.
- 500 orang lebih meninggal dunia.
- lebih dari 8000 orang luka-luka.
- 43 orang hilang.

Melihat kondisi alam Indonesia seperti itu, masyarakat dihimbau agar berwaspada apabila sewaktu-waktu bencana alam ini terjadi kembali.

BMKG menemukan bahwa ternyata Gempa Cianjur dipicu oleh patahan baru yang dinamakan patahan Cugenang.

Menurut penelusuran BMKG, patahan Cugenang ini jaraknya sepanjang 9 km yang mengarah ke laut barat tenggara dan melintasi 9 desa dalam 2 kecamatan.

Desa-desa yang terlintasi oleh patahan Cugenang ini harus dikosongkan oleh masyarakat penduduk karena aktivitas sesarnya yang masih aktif.

Diperkirakan radius bahaya pada patahan Cugenang ini di kiri-kanannya mencapai 300 sampai 500 meter yang menjadi zona merah.

Baca Juga: Putri Candrawathi Menangis! Akankah Persidangan Digelar Secara Tertutup? Simak Penjelasannya di Sini!

Kepala BMKG meminta agar zona merah ini dikosongkan atau diganti bangunan menjadi persawahan.

Menurut Kepala Pusat Vulkanologi BMKG dari ketiga Gempa yang berada di Cianjur, Garut dan Sukabumi tidak ada keterkaitannya satu sama lain.

Dinyatakan oleh BMKG bahwa sumber dari ketiga gempa ini berbeda-beda dilihat dari letak lempengannya.

Keseluruhan pulau Jawa barat secara geologi memang sedang tertekan, dikarenakan terdapat lempeng blok litosfer bumi.

Samudera hindia yang bergerak ke arah Utara dengan kecepatan 7 cm pertahun dan menyusup menujam subduksi juga menuju ke bawah pulau Jawa.

BMKG menyatakan dari semua sumber gempa masing-masing juga memiliki akumulasi energi. Dimana ada masa matangnya dan ada masa dimana energi nya harus dirilis. Sehingga tidak ada kemungkinan energi dari sumber gempa tersebut dirilis secara bersamaan.

Untuk warga yang hidup di negara rawan bencana sebaiknya sudah tau cara meminimalisir bencana, karena kita tidak akan mungkin menghindari bencana alam yang sangat mungkin terjadi di Indonesia ini.

Baca Juga: Kumpulan Film Natal Keluarga yang Bisa Jadi Pilihan Bersantai dengan Orang Tercinta di Hari Natal 2022

Meminimalisir Dampak Bencana Gempa

Cara meminimalisir dampak bencana alam gempa yakni bisa mengenali sumber bencana di wilayah sekitar karena ada kemungkinan gempa bisa terulang.

Setelah itu, pastikan bangunan sudah sesuai dengan standar tahan gempa, agar apabila terguncang, bangunan tidak langsung roboh.

Selain itu, terbiasa untuk melakukan tanggap bencana saat terjadi gempa seperti melindungi diri hingga melakukan evakuasi mandiri.

Upaya Penyelamatan Diri dari Tsunami

Mengetahui ancaman Tsunami 34 meter karena potensi gempa Megathrust, dikutip pada laman resmi Edukasi Kemdikbud, berikut upaya penyelamatan diri dari Tsunami diantaranya adalah sebagai berikut.

Baca Juga: Lucunya Tingkah Panembahan Al Nahyan di Pernikahan Kaesang Pangarep, Bobby Nasution Sampai Minta Maaf!

Jika berada di sekitar pantai atau di laut, terasa ada guncangan gempa bumi, air laut surut secara tiba-tiba dan menjorok jauh ke tengah laut segera lari menuju ke tempat yang tinggi atau perbukitan, sambil memberitahukan teman-teman yang lain untuk naik ke daerah yang tinggi.

Jika sedang berada di dalam perahu atau kapal di tengah laut serta mendengar berita dari pantai terjadi tsunami, jangan mendekat ke pantai.

Jika gelombang pertama telah datang dan surut kembali, jangan segera turun ke daerah yang rendah. Harus menunggu sampai gelombang laut mereda kembali.

Baca Juga: Reaksi Putri Candrawathi saat Akan Diangkat Brigadir J Dibongkar Richard Eliezer, Ternyata Lakukan Hal Ini

Jika gelombang laut telah mereda, lakukan pertolongan pertama pada korban. Segera memberitahukan kejadian tersebut kepada aparat pemerintah daerah.

Jika berada dalam ruangan sekolah di pinggir pantai, jika terasa guncangan gempa bumi, lindungi kepala dengan buku atau tas, berlindung di bawah meja belajar, jika goncangan gempa bumi mereda segera keluar ruangan mengikuti arahan guru kelas, jika mendengar peringatan akan terjadi tsunami segera naik ke daerah yang lebih tinggi. Jika gedung sekolah bertingkat, naik ke tingkat yang lebih tinggi.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# tsunami
# wilayah
# gempa

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).