AYOJAKARTA.COM - Terdakwa pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, Ferdy Sambo membantah hasil lie detector atau tes kebohongan.
Tidak terima dengan hasil kejujuran yang sudah keluar, Ferdy Sambo memberikan peringatan kepada Ahli Poligraf, Aji Febrianto.
Untuk diketahui, Aji Febrianto menjadi saksi di persidangan pembunuhan Brigadir J dengan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi pada Rabu, 14 Desember 2022.
Dalam kesaksiannya, Aji Febrianto menjelaskan bahwa prinsip dari lie detector jika menunjukan hasil positif bisa dikatakan orang tersebut berkata jujur.
“Mohon izin untuk hasil plus (+) seorang pemeriksa tidak teridentifikasi berbohong,” kata Ahli Poligraf, dikutip ayojakarta.com dari YouTube KOMPASTV pada Kamis, (15/12/2022).
“Kalau saudara Sambo hasilnya apa?” tanya JPU.
Baca Juga: Sambil Menahan Tangis, Ferdy Sambo Minta Pertanggungjawaban Richard Eliezer Setelah Lakukan Hal Ini
Lebih lanjut Aji mengungkapkan hasil lie detector dari Ferdy Sambo yaitu negatif dan dinyatakan berbohong.
“Minus (-),” jawab Ahli Poligraf.
“Kalau minus apa?” tanya JPU lagi.
“Teridentifikasi berbohong,” ungkap Aji.
“Teridentifikasi berbohong, saudara sebutkan saja saudara ahli kok,” tutur JPU.
Baca Juga: Begini Cara Kerja Lie Detector atau Tes Poligraf di Kasus Ferdy Sambo Dkk, Keakuratan 93 Persen
Dikatakan Aji Febriyanto bahwa hasil lie detector Putri Candrawathi juga dinyatakan negatif yang artinya berbohong.
Mendengar pernyataan dari Ahli Poligraf yang menyatakan dirinya berbohong, Ferdy Sambo membantah.
“Kami ingin menyampaikan bahwa sangatlah disayangkan dalam pembuktian yang dilakukan oleh Puslabfor ini,” kata Ferdy Sambo.
Ferdy Sambo merasa bahwa pertanyaan dalam uji lie detector ini hanya berdasarkan isu dan per titipan dari penyidik.
Baca Juga: Terkuak! Putri Candrawathi Ngaku Dipaksa Ferdy Sambo Lakukan Hal Ini, Apakah Itu?
Berkenaan dengan hal tersebut, suami Putri Candrawathi itu memperingatkan penyidik bahwa memberikan hasil lie detector yang negatif (berbohong) ada dampaknya.
Namun, tidak dijelaskan lebih lanjut oleh Ferdy Sambo apa dampak yang akan diterima Ahli Poligraf.
“Hanya berdasarkan isu, kemudian titipan penyidik, ahli harusnya tahu dampak yang diberikan terhadap hasil ini pada keluarga saya,” jelas Ferdy Sambo.
Lebih lanjut Ferdy Sambo menjelaskan bahwa tidak ada hubungannya dengan perkara 340 yang ahli tanyakan kepada Putri Candrawathi.
“Tapi inilah faktanya Yang Mulia, tidak ada hubungan dengan perkara 340 yang ahli tanyakan kepada istri saya,” pungkas Ferdy Sambo.
Baca Juga: Kembali Sudutkan Richard Eliezer, Ferdy Sambo: Kuat, Ricky, dan Istri Saya Jangan Kau Libatkan!
Diketahui pemeriksaan lie detector dari Ferdy Sambo mendapat skor minus 8 sementara Putri Candrawathi mendapat skor minus 25 dan keduanya dinyatakan berbohong.
Test lie detector Kuat Maruf dilakukan dua kali, hasil yang pertama adalah plus 9 sementara hasil yang kedua plus 13.
Ricky Rizal juga menjalani tes lie detector sebanyak dua kali dengan skor pertama plus 11 dan yang kedua plus 19.
Sementara untuk terdakwa Richard Eliezer atau Bharada E yakni mendapat skor plus 13 dan dinyatakan jujur.***

Share this article
Tak terima soal hasil lie detector, Ferdy Sambo peringatkan ahli poligraf bahwa akan berdampak pada keluarganya.