AYOJAKARTA.COM - Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi masih terus menuai perhatian publik.
Dalam sidang lanjutan Rabu (14/12/2022) kemarin, Ferdy Sambo membantah kesaksian dari mantan anak buahnya, Richard Eliezer.
Dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Kompastv, pada Kamis 15 Desember 2022, Ferdy Sambo secara terang-terangan meminta pertanggungjawaban Richard Eliezer.
Sebelumnya Richard Eliezer memberikan keterangan bahwa mantan atasannya telah memberikan sejumlah uang dan handphone kepadanya setelah penembakan Brigadir J.
Disertai dengan bukti foto yang telah ia bawa ke dalam persidangan.
Namun kesaksian tersebut dibantah oleh suami Putri Candrawathi.
“Kemudian yang ditanggal 10 juga itu saya tidak pernah menjanjikan uang dan handphone itu saya yang berikan karena handphone berada di meja depan ruangan saya,” ujar Ferdy Sambo.
Bahkan eks Kadiv Propam Polri ini mengaku tidak tahu soal keterangan BAP Bharada E pada tanggal 5-6 Agustus 2022.
Baca Juga: Begini Cara Kerja Lie Detector atau Tes Poligraf di Kasus Ferdy Sambo Dkk, Keakuratan 93 Persen
Ia menyebut karena keterangan Bharada E pada tanggal 5 Agustus yang dikabarkan berbohong membuatnya harus dibawa ke Mabes Polri.
Sementara itu pada tanggal 8 Agustus, Ferdy Sambo mengaku bahwa Putri Candrawathi sempat diancam untuk dijadikan menjadi tersangka.
“Kemudian selanjutnya Yang Mulia saya sampaikan bahwa ternyata keterangan kebohongan tanggal 5 itulah yang kemudian saya dijemput oleh bintang dua dibawa ke Mabes Polri dan kemudian saya di patsus. Saya tidak pernah tahu keterangan-keterangan tanggal 6,” ujar Ferdy Sambo.
“Tanggal 8 lah setelah istri saya diancam akan ditersangkakan saya sampaikan tapi nyatanya ternyata ditersangkakan dan diterdakwakan, ini perlu saya sampaikan,” tambahnya.
Baca Juga: Terkuak! Putri Candrawathi Ngaku Dipaksa Ferdy Sambo Lakukan Hal Ini, Apakah Itu?
Tampak seperti menahan tangis, Ferdy Sambo mengaku akan bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuat.
Ia juga meminta agar Bharada E ikut bertanggung jawab karena telah menembak Brigadir Yosua.
Namun Ferdy Sambo meminta agar tidak melibatkan Putri Candrawathi, Kuat Maruf dan Ricky Rizal dalam masalah ini.
“Kemudian yang terakhir Yang Mulia kalaulah saksi menyampaikan bahwa saya minta menghajar kemudian saksi melakukan atau menerjemahkan itu perintah penembakan dari saya, saya akan bertanggung jawab tapi kita berdua yang bertanggung jawab,” ucap eks Kadiv Propam Polri tersebut sambil menahan tangis.
“Kuat, Ricky, istri saya jangan kau libatkan saya akan bertanggung jawab terhadap apa yang saya lakukan, tapi saya tidak akan bertanggung jawab apa yang tidak saya lakukan,” pungkasnya.***

Share this article
Ferdy Sambo meminta pertanggungjawaban Richard Eliezer terkait hal ini sambil menahan tangis di persidangan.