Mengejutkan! Kuat Maruf Ungkap Sakit Hati yang Dipendam Selama Ikuti Proses Sidang, Ternyata Ini Penyebabnya

Mengejutkan! Kuat Maruf Ungkap Sakit Hati yang Dipendam Selama Ikuti Proses Sidang, Ternyata Ini Penyebabnya
Mengejutkan! Kuat Maruf Ungkap Sakit Hati yang Dipendam Selama Ikuti Proses Sidang, Ternyata Ini Penyebabnya

AYOJAKARTA.COM - Terdakwa Kuat Maruf kembali menjalani sidang lanjutan atas kasus kematian Brigadir J.

Seperti yang diketahui, Kuat Maruf ditetapkan sebagai terdakwa setelah terlibat dalam kasus penembakkan terhadap Brigadir J.

Dalam sidang lanjutan yang digelar hari ini, terdakwa Kuat Maruf mendengarkan keterangan dari saksi Ahli Pidana dan saksi Ahli Psikologi.

Baca Juga: Ferdy Sambo Tertunduk Lesu Saat Putri Candrawathi Terciduk Berduaan dengan Kuat Maruf, Ini yang Mereka Lakukan

Dikutip AyoJakarta.com dari akun Tiktok @peppyysam pada Rabu (21/12/2022), saksi Ahli Psikologi menuturkan hasil tes terdakwa Kuat Maruf dalam hal kecerdasan.

Dari hasil penelitian tersebut, saksi Ahli Psikologi mengatakan jika terdakwa Kuat Maruf termasuk yang memiliki kecerdasan di bawah rata-rata.

“Kuat Maruf kecerdasannya tergolong di bawah rata-rata dibanding populasi orang seusianya,” ujar saksi ahli.

Baca Juga: Ngakak! Usai Mendengar Keterangan Ahli Psikologi,Kuat Maruf Justru Bikin Tertawa Seisi Sidang, Katakan Hal Ini

Tidak hanya itu, saksi Ahli Psikologi juga menuturkan jika hal tersebut membuat Kuat Maruf menjadi lebih lambat dalam memahami informasi.

“Jadi Bapak Kuat Maruf ini agak lebih lambat dalam memahami informasi” imbuh saksi tersebut.

Namun Kuat Maruf kemudian memberikan tanggapan mengenai hasil psikologi dirinya tersebut dengan santai dan bahkan ikhlas.

Baca Juga: Drama Ferdy Sambo Mulai Runtuh, Kuat Maruf Justru Ucap Terima Kasih pada Hakim karena Hal Ini!

“Mohon maaf buk kalau ibu menyimpulkan saya di bawah rata-rata saya ikhlas buk,” ujar Kuat Maruf.

Tetapi disisi lain Kuat Maruf justru menyampaikan rasa sakit hatinya selama dirinya menjalani proses sidang kasus kematian Brigadir J tersebut.

Sehingga ia meminta penjelasan dari saksi Ahli Psikologi untuk mendapat jawaban atas tudingan yang diberikan kepadan dirinya.

Baca Juga: Lagi-lagi Kuat Maruf Bikin Seisi Ruang Sidang Ngakak: Kalau Ibu Simpulkan Saya Dibawah Rata-rata Saya Ikhlas

“Yang saya tanyakan, saya ini tipe orang pembohong apa yang tidak jujur apa yang bagaimana ya bu?” tanya Kuat Maruf kepada saksi ahli.

“Soalnya akhir-akhir ini saya sering disebut pembohong dan tidak jujur ibu dan saya sakit dengan bahasa itu ibu,” imbuhnya.

Saksi Ahli Psikologi lantas menjawab dengan mengatakan jika Kuat Maruf terjebak dalam situasi kepatuhan serta tempat yang keliru.

Baca Juga: Kepribadian Kuat Maruf Diungkap Ahli Psikologi Forensik: Kepatuhan Tinggi dan Tak Mudah Disugesti

“Dari hasil pemeriksaan kami, semua kebohongan memang pernah terjadi kebohongan dan itu sudah diakui kemudian di revisi dan kemudian kami mengukur kredibilitas keterangan Bapak,” jelas saksi Ahli Psikologi tersebut.

“Demikian seperti yang tadi telah kami sampaikan jadi kesimpulannya sebetulnya karena kepatuhan yang sangat tinggi seperti itu dan ada satu situasi tidak tahu menahu berada di dalam satu tempat dalam situasi yang seperti itu ya sehingga berada di tempat yang keliru ya pak ya pada saat itu, demikian,” pungkas saksi ahli.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# sidang lanjutan
# sidang lanjutan
# Kuat Maruf
# Ahli Psikologi
# Brigadir J
# terdakwa
# kecerdasan

News Update

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.