Jelang Nataru, BMKG Imbau untuk Siaga Hadapi Cuaca Ekstrim dari 4 Fenomena Ini

Ilustrasi, Ketua BMKG yaitu Dwikorita Karnawati menyampaikan adanya potensi cuaca ekstrim pada saat Natal hingga tahun baru (Nataru).
Ilustrasi, Ketua BMKG yaitu Dwikorita Karnawati menyampaikan adanya potensi cuaca ekstrim pada saat Natal hingga tahun baru (Nataru).

AYOJAKARTA.COM – Ketua Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yaitu Dwikorita Karnawati menyampaikan adanya potensi cuaca ekstrim pada saat Natal hingga tahun baru (Nataru).

Dari data Kementerian Perhubungan, diprediksi akan ada mobilitas kurang lebih 40 ribu orang pada libur Nataru.

Maka dari itu BMKG menghimbau warga agar waspada dengan adanya potensi cuaca ekstrim saat bepergian di waktu Nataru.

Baca Juga: Info BMKG: Waspada Potensi Hujan Lebat Libur Nataru 25 Desember 2022 – 1 Januari 2023, Ini Daftar Wilayahnya

Dwikorita menyampaikan bahwa cuaca ekstrim yang berpotensi terjadi ini disebabkan karena adanya berbagai fenomena anomali dinamika atmosfer secara bersamaan.

“Ada 4 fenomena yang terjadi secara bersamaan. Mengakibatkan kondisi dinamika atmosfer ini memicu peningkatan curah hujan hingga lebat bahkan dikhawatirkan dapat mencapai ekstrim,” kata Dwikorita, dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube KOMPASTV, Rabu, 21 Desember 2022.

Fenomena pertama adalah adanya adanya aktivitas Monsun yang meningkat, ini merupakan angin yang bergerak dari arah barat membawa massa udara yang lebih banyak.

Baca Juga: Waspada! 20 Daerah Ini Berpotensi Diguyur Hujan Sedang Hingga Sangat Lebat Sepanjang Nataru

“Yang pertama, peningkatan aktivitas Monsun Asia yang memicu pertumbuhan awan hujan secara signifikan di wilayah Indonesia bagian barat, tengah, dan selatan,” ujar Dwikorita.

Fenomena yang kedua adalah adanya massa udara dingin yang berasal dari daratan Asia sekitar Tibet.

“Yang kedua adalah intensifikasi atau semakin intensifnya fenomena seruakan dingin Asia yang dapat meningkatkan kecepatan angin permukaan di wilayah Indonesia bagian barat dan selatan,” kata Dwikorita.

Fenomena seruakan dingin ini disertai dengan meningkatnya pembentukan awan-awan hujan jadi lebih intensif di sekitar Kalimantan, Sumatera, Jawa, Bali hingga Nusa Tenggara.

Baca Juga: Harga Tiket Pesawat Naik 30 Persen, Ini Syarat Calon Penumpang Pesawat Jelang Nataru

Selanjutnya, fenomena ketiga adalah adanya indikasi peningkatan awan konvektif yang bisa memicu terjadinya cuaca ekstrim dan angin kencang.

“Yang ketiga adalah adanya indikasi pembentukan pusat tekanan rendah di sekitar wilayah perairan selatan Indonesia yang dapat memicu peningkatan pertumbuhan awan konvektif yang yang cukup masif,” kata Dwikorita.

Adanya peningkatan terbentuknya awan konvektif juga disertai dengan terjadinya peningkatan kecepatan angin permukaan serta peningkatan tinggi gelombang sekitarnya.

Fenomena keempat yang bisa menyebabkan cuaca ekstrim adalah adanya Madden Julian Oscillation.

“Yang keempat, terpantaunya gelombang atmosfer jadi ada beberapa aktivitas gelombang atmosfer yaitu fenomena Madden Julian Oscillation yang kurang lebih merupakan fenomena pergerakan arak-arakan awan hujan dari arah Samudra Hindia di sebelah Timur Afrika,” kata Dwikorita.

Baca Juga: Jelang Nataru, Pemerintah Setuju Tiket Pesawat Naik hingga 30 Persen!

Fenomena ini dari arah Samudra Hindia menuju ke Samudera Pasifik tapi melewati kepulauan Indonesia. Kebetulan pergerakan awan tersebut melintasi Indonesia pada saat waktu Natal dan tahun baru.

Dengan adanya 4 fenomena yang terjadi secara bersamaan ini dikhawatirkan akan terjadi cuaca ekstrim di berbagai wilayah Indonesia terutama di bagian selatan sampai tengah dan timur.

Oleh sebab itu BMKG mengimbau warga untuk siaga terhadap terjadinya cuaca ekstrim yang bisa terjadi sewaktu-waktu.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# prakiraan cuaca
# Nataru
# BMKG
# Cuaca Ekstrim

News Update

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.