Jadi Boomerang! Jawaban Ahli Kubu Ferdy Sambo Bikin Kuasa Hukum Cemas, Bharada E Diuntungkan?

Jadi Boomerang! Jawaban Ahli Kubu Ferdy Sambo Bikin Kuasa Hukum Cemas, Bharada E Diuntungkan?
Jadi Boomerang! Jawaban Ahli Kubu Ferdy Sambo Bikin Kuasa Hukum Cemas, Bharada E Diuntungkan?

AYOJAKARTA.COM - Ahli Hukum Pidana Elwi Denil menjadi ahli yang meringankan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi di sidang pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat pada Selasa, (27/12/2022).

Elwi Danil yang merupakan Guru Besar Hukum Pidana Universitas Andalas itu dihadirkan guna memberikan keterangan menguntungkan bagi Ferdy Sambo di PN Jakarta Selatan.

Alih-alih meringankan Ferdy Sambo, keterangannya justru menjadi boomerang dan dinilai menguntungkan Bharada E.

Kuasa hukum Ferdy Sambo bahkan cemas saat mendengar keterangan ahli.

Baca Juga: Terpopuler! 3 Saksi Ahli ini Ringankan Hukuman Richard Eliezer, Ada Romo Frans Magnis!

Dikutip AyoJakarta dari YouTube KOMPASTV pada Rabu (28/12/2022), pengacara Ferdy Sambo menanyakan soal perbedaan uitlokker dan doenpleger kepada ahli.

Elwi Danil menjawab kedua jenis penyertaan ini melibatkan dua orang dan mempunyai perbedaan yang signifikan.

“Jadi ada dua orang, dalam kedua kategori ini, ada yang disebut pelaku intelektual dan ada pelaku materiil,” jawab Ahli Hukum Pidana.

Baca Juga: Hadirkan Saksi Ahli Elwi Danil, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Dapat 5 Poin untuk Meringankan Dakwaan?

Lebih lanjut ia menjelaskan kategori doenpleger di mana orang yang melakukan kejahatan atas perintah orang lain itu tidak bisa dipidana.

“Kalau dalam doenpleger, orang yang disuruh melakukan itu adalah orang yang tidak bisa dimintakan pertanggungjawaban pidana,” katanya.

“dan orang yang disuruh melakukan itu tidak bisa dipidana,” lanjutnya.

Baca Juga: Mengapa Motif Perlu Diungkap? Begini Penjelasan Ahli dalam Sidang Ferdy Sambo

Menurut Elwi Danil, orang yang memerintah untuk membunuh seseorang itu harus dipidana.

“Sedangkan yang dipidana adalah orang yang menyuruh melakukan,” tutur Elwi Danil.

Sementara uitlokker, orang yang diperintah dan memerintah itu keduanya bisa dipidana.

“Sementara uitlokker kedua-duanya bisa dipidana, baik orang yang menggerakan maupun yang digerakan. Di situlah perbedaan prinsipil antara doenpleger dan uitlokker,” pungkas Elwi Danil.

Baca Juga: Misteri Baju Dinas Ferdy Sambo Dibongkar Pakar: Ada Kaitannya dengan Kepatuhan untuk Berbuat Kejahatan Begini

Jawaban atas pertanyaan yang diajukan oleh pengacara Ferdy Sambo justru seperti boomerang.

Mendengar jawaban ahli, pengacara Ferdy Sambo terlihat cemas bahkan sampai menggaruk kepala.

Terlebih, pengakuan Bharada E menembak Brigadir J atas dasar diperintah oleh Ferdy Sambo.

Namun sampai saat ini, perintah Ferdy Sambo hajar dan tembak kepada Richard Eliezer masih menjadi perdebatan.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Doenpleger
# Boomerang
# PN Jakarta Selatan
# Pengacara Ferdy Sambo
# kuasa hukum Ferdy Sambo
# kubu Ferdy Sambo
# Elwi Danil
# Kuasa Hukum
# hukum pidana
# pembunuhan Brigadir Yosua
# Brigadir Yosua Hutabarat
# Putri Candrawathi
# Richard Eliezer
# Brigadir J
# Bharada E
# ahli
# Ahli hukum pidana
# Ferdy Sambo
# Universitas Andalas
# pembunuhan
# cemas

News Update

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.