AYOJAKARTA.COM - Dalam sebuah acara, keluarga Richard Eliezer dan Yosua dipertemukan secara langsung.
Diketahui sejak kasus pembunuhan Brigadir Yosua terungkap, kedua keluarga ini belum pernah bertemu sama sekali.
Dalam pertemuan tersebut, orang tua Richard Eliezer untuk pertama kalinya meminta maaf kepada orang tua Yosua atas apa yang dilakukan oleh anaknya pada 8 Juli 2022 di rumah dinas Ferdy Sambo yang menyebabkan Yosua tewas terbunuh.
"yang pertama-tama, tak ada kata yang lebih baik dari permohonan maaf. Kami sebagai orang tua Richard memohon maaf dari hati yang paling dalam atas apa yang dilakukan Icad terhadap abangnya, Yosua," kata Ibunda Richard Eliezer, Rynecke Alma Pudihang.
Ia juga mengatakan bahwa Richard Eliezer tidak akan tega melakukan hal tersebut jika tidak berada dalam situasi yang membuatnya takut pada Ferdy Sambo.
"Jadi kepada bapak dan ibu, kami berdua minta maaf dari dalam hati. Jujur kami sangat terluka, kami bisa merasakan apa yang ibu dan bapak rasakan kehilangan anak," ungkap Rynecke dikutip ayojakarta.com dari YouTube metrotvnews, Jumat (30/12/2022).
Selain itu, ia juga masih berharap Richard Eliezer bisa mengungkapkan apa yang terjadi saat kejadian tersebut berlangsung di rumah dinas Ferdy Sambo.
Baca Juga: Buntut PTDH, Ferdy Sambo Gugat Presiden Jokowi dan Kapolri, Berikut Isi Tuntutannya!
Seperti janjinya Richard Eliezer akan membela abangnya Yosua untuk terakhir kali dengan segala konsekuensi yang harus ia terima nantinya.
Sebelumnya ketika, keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat dihadirkan sebagai saksi untuk terdakwa Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E.
Saat bertemu di ruang sidang dengan orang tua Yosua, Richard Eliezer langsung berlutut seperti sungkem di hadapan mereka.
Meski orang tua Yosua telah memaafkan Richard Eliezer tapi untuk proses hukum masih tetap berjalan.***

Share this article
Berikut ini momen permintaan maaf orang tua Richard Eliezer kepada keluarga Brigadir Yosua di sebuah acara.