AYOJAKARTA.COM - Sidang kasus pembunuhan Brigadir J masih terus bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Dalam sidang yang berlangsung pada Selasa 3 Januari 2023, kubu Ferdy Sambo kembali menghadirkan saksi ahli yang meringankan pihaknya.
Kali ini, tim kuasa hukum menghadirkan Ahli Pidana Said Karim yang merupakan Guru Besar dari Universitas Hasanuddin.
Ada momen lucu yang terjadi dalam sidang yang seharusnya berlangsung serius tersebut.
Yaitu saat Said Karim justru tertawa dan menyebut jaksa ganteng di ruang sidang.
Lantas seperti apa momen lucu tersebut terjadi?
Simak ulasan lengkapnya dikutip ayojakarta.com dari YouTube MetroTV pada Rabu (4/1/2023).
Jaksa awalnya bertanya pada Said Karim apakah motif masuk sebagai inti dari Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.
Said Karim kemudian menjawab, tapi langsung dipotong jaksa.
"Jadi begini pak, sudah jelas," ucap Said Karim yang langsung dipotong jaksa.
"Sudah jawab saja pak. Iya atau tidak. Jadi ahli tidak capek juga menjelaskan terlalu panjang. Mohon maaf saya potong. Motif itu merupakan bagian inti delik nggak?" tegas JPU di dalam persidangan.
Mendengar pernyataan jaksa yang memotong jawabannya tersebut, Said Karim lantas tertawa di dalam persidangan.
Tawa Said Karim lalu menular pada para pengunjung sidang bahkan termasuk si jaksa sendiri.
Tak hanya tertawa, Said Karim bahkan memuji jaksa ganteng.
Dia mengaku senang melihat jaksa tersebut.
"Bapak, saya terasa tiba-tiba bapak ganteng sih, bicaranya bagus, jadi saya agak senang rasa lucu saya pak," ujar Said Karim.***

Share this article
Berikut penyebab saksi ahli Kubu Ferdy Sambo Said Karim tertawakan JPU di persidangan hingga membuat seisi ruang sidang riuh.