AYOJAKARTA.COM - Febri Diansyah membahas perihal Richard Eliezer yang membawa senjata ke lantai tiga rumah Saguling.
Menurut Febri Diansyah, dalam rekaman CCTV rumah tersebut Richard Eliezer nampak belok kiri, tidak ke arah lift menuju lantai tiga.
Febri Diansyah ini juga menyebut bahwa tidak ada rekaman CCTV yang memperlihatkan Richard Eliezer membawa sebuah senjata steyr ke lantai tiga.
Baca Juga: Makin Jelas! Hendra Kurniawan Ungkap Senjata Ajudan Ferdy Sambo Diduga Ada yang Bodong
“kalau di CCTV kan kita lihat sebenarnya Richard belok ke kiri padahal jalan ke lantai tiga lewat samping lift itu, adalah belok ke sebelah kanan dan tidak ada satupun CCTV yang menunjukkan Richard membawa steyr itu ke lantai tiga bersama Kuat Ma’ruf ataupun turun bersama Kuat Ma’ruf,” ujarnya.
Tak hanya rekaman Richard Eliezer, Pengacara Ferdy Sambo ini juga membantah adanya dakwaan seolah-olah Brigadir Yosua digiring ke rumah Saguling.
Menurut pendapat Febri, hal tersebut tidak dibenarkan sebab dalam CCTV nampak Brigadir Yosua berjalan dengan bebasnya.
Sebagai Pengacara Richard Eliezer, Ronny Talapessy mengungkap bahwa rekaman CCTV yang diserahkan ke persidangan itu hanya rekaman di lantai satu.
Sehingga Ronny menduga bahwa rekaman CCTV tersebut tidak lengkap.
Dan pada saat kunjungan TKP pun ia melihat bahwa setiap sudut rumah Ferdy Sambo ini semestinya ada CCTV.
“jadi kami menduga bahwa CCTV itu tidak lengkap dan fakta kemarin ketika kami mengunjungi rumah Saguling, kami melihat bahwa setiap sudut rumah per lantai itu ada CCTV,” ujar Ronny.
Sehingga jika ada tuduhan Richard Eliezer tidak naik ke lantai tiga, Ronny berharap bahwa kubu Ferdy Sambo dapat memperlihatkan bukti rekaman CCTV baik di lantai dua maupun lantai tiga.
Pernyataan soal tiap sudut ada CCTV pun dibantah oleh Pengacara Ferdy Sambo.
Febri Diansyah malah menduga jika Ronny Talapessy ini tidak tahu soal jenis CCTV.
“Jadi dari keterangan Mas Ronny tadi mengkonfirmasi bahwa buktinya lemah terkait membawa steyr di lantai tiga, dan saya duga Mas Ronny tidak memahami jenis CCTV,” ujar Febri.
Febri menjelaskan bahwa jenis CCTV itu bermacam-macam, namun zaman sekarang yang baru adalah CCTV yang bisa dilihat dari gadget.
“jadi ada CCTV yang ada DVR dan ada Harddisk di dalamnya, ada CCTV kalau zaman sekarang itu ada Mas Ronny, CCTV yang bisa dilihat dari gadget dari kejauhan itu yang pertama,” kata Febri.
“jadi harus dibedakan apakah CCTV tersebut adalah CCTV yang bisa dilihat menggunakan internet dari kejauhan untuk melihat bagaimana situasi di rumah bagaimana anak-anak di rumah,” pungkasnya.
Baca Juga: Indra Bekti Dikabarkan Meninggal Dunia, Tangis Aldilla Jelita Pecah, Bagaimana Faktanya?
Martin Lukas Simanjuntak pun membela dengan mengatakan bahwa CCTV yang digunakan dalam kediaman Ferdy Sambo ini menggunakan kualitas yang baik.
“jadi begini ada informasi yang saya terima dari keluarga bahwa CCTV yang digunakan oleh Ferdy Sambo itu adalah kualitas yang paling baik,” ujarnya.
“bahkan sampai katanya jarum jatuh pun itu bisa terdengar, nah CCTV yang kita lihat oleh rekan kita ini adalah CCTV yang diperoleh, disita dari Polda yang sebelumnya pernah ada suara, menarasikan kejadiannya seperti ini dan dalam alat bukti elektronik sumber primer harus ada,” tambahnya.***

Share this article
Martin Lukas SImanjuntak bela Rony Talapessy yang diejek oleh Febri Diansyah soal CCTV, disebut tidak paham