Nyindir Nih Ye, Komen Singkat Ferdy Sambo Perihal Kronologi Sebelum Penembakan Yosua versi Richard Eliezer

Nyindir Nih Ye, Komen Singkat Ferdy Sambo Perihal Kronologi Sebelum Penembakan Yosua versi Richard Eliezer
Nyindir Nih Ye, Komen Singkat Ferdy Sambo Perihal Kronologi Sebelum Penembakan Yosua versi Richard Eliezer

AYOJAKARTA.COM – Ferdy Sambo enggan berkomentar banyak terhadap keterangan Richard Eliezer alias Bharada E tentang kejadian sebelum peristiwa penembakan yang menewaskan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Mantan jenderal bintang dua dengan jabatan sebagai Kadiv Propam Polri itu hanya menjawab singkat bernada sindiran atas cerita kronologi kejadian sebelum Yosua ditembak yang disampaikan Bharada E.

Yosua meninggal akibat ditembak pada 8 Juli 2022 di rumah dinas Ferdy Sambo saat masih menjabat Kadiv Propram di Kompleks Polri, Duren Tiga, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Baca Juga: Ditanya Ada KTP Apa Nggak Oleh Hakim, Ferdy Sambo Kebingungan: Enggak Ada Yang Mulia

Baca Juga: Makin Panas, Begini Respons Ferdy Sambo Soal Bunuh Yosua versi Bharada E: Richard Kok, Kamu Denger(in) Sih!

Lima orang menjadi terdakwa dalam perkara pembunuhan berencana terhadap Yosua atau Brigadir J. Mereka adalah pasangan suami istri Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Kuat Ma’ruf, Ricky Rizal alias Bripka RR, dan Bharada E alias Bharada E yang juga menyandang status justice collaborator.

Kelima orang itu didakwa melanggar Pasal 340 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) subsider Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 ayat ke-1 KUHP. Ancaman paling maksimal dari Pasal 340 KUHP adalah hukuman mati.

Di sidang pada Kamis 5 Januari 2023, Richard Eliezer sebagai terdakwa memberikan keterangan yang memojokkan Ferdy Sambao terkait dengan peristiwa sebelum terjadi penembakan terhadap Yosua.

Kronologi kejadian yang diceritakan Bharada E bermula ketika Ferdy Sambo mengungkapkan perihal pelecehan terhadap Putri Candrawathi oleh Brigadir J.

Laporan Putri Candrawathi tentang pelecehan seksual itu membuat mantan jenderal berbintang dua itupun lantas naik pitam.

“Nggak ada gunanya pangkat saya ini, Chad, kalau keluarga saya dibeginikan. Terus dia (FS) bilang ke saya,’memang harus dikasih mati anak itu’,” kata Bharada E menirukan ucapan Ferdy Sambo seperti dilansir pmjnews.com.

Menurut pengakuan Richard Eliezer, dia hanya bisa diam saja karena memang tidak tahu mengenai perihal pelecehan seksual di Magelang seperti yang dikatakan Ferdy Sambo berdasarkan cerita Putri Candrawathi.

“Saya juga merasa bingung Yang Mulia karena saya tidak tahu ada kejadian pelecehan (seksual terhadap Putri Candrawathi),” kata Richard.

Dalam lanjutan ceritanya, Bharada E mengungkapkan Ferdy Sambo kemudian memberikan perintah kepadanya untuk membunuh Brigadir J.

Baca Juga: Dialog Lengkap Bharada E dan Ferdy Sambo Sebelum Perintah Tembak atau Hajar Yosua: Versi Richard dan FS

Baca Juga: Uhuuy, WhatsApp Rilis Fitur Tetap Bisa Kirim Pesan Tanpa Jaringan Internet, Cek Caranya di Sini

“Nanti kamu yang bunuh Yosua ya,” kata Richard Eliezer menirukan perintah Ferdy Sambo.

“Dia (Sambo) bilang ke saya ‘kalau kamu yang bunuh, nanti saya yang jaga kamu. Tapi kalau saya yang bunuh nggak ada yang jaga kita lagi Chad’,” Bharada E melanjutkan penjelasannya.

“Pada saat itu saya cuma jawab ‘siap pak’,” kata Richard.

Mendengar keterangan Richard Eliezer tersebut, Hakim Ketua Wahyu Iman Santoso mengajukan pertanyaan kepada Bharada untuk mempertegas.

“Perintah saudara terdakwa Ferdy Sambo saat itu bunuh?” tanya Hakim Ketua Wahyu Iman Santoso.

“Bunuh,” jawab Richard.

“Bukan hajar?” tanya Hakim lagi.

“Bukan, Yang Mulia,” ucap Richard.

Back up?” tanya Hakim.

“Tidak ada,” kata Richard.

“Perintahnya jelas, bahwa nanti kamu bunuh Yosua?” tanya Hakim Ketua Wahyu Iman Santoso mempertegas.

“Siap,” jawab Richard.

“Bunuh dengan cara apa?” tanya Hakim.

“Belum dijelaskan,” timpal Richard.

Demikian kronologi peristiwa sebelum terjadi penembakan terhadap Yosua alias Brigadir J seperti diceritakan oleh Richard Eliezer dalam sidang pekan lalu.

Baca Juga: Sama-sama Ngotot, Ferdy Sambo vs Richard Eliezer Soal Perintah Tembak atau Hajar Yosua

Baca Juga: Dawuh Mbah Moen pada Orang yang Sedang Cari Jodoh, Harus Pandai Dalam Hal Ini karena Pengaruhnya Besar

Komentar Singkat Ferdy Sambo

Sementara itu, pada kesempatan terpisah, Ferdy Sambo hanya memberikan jawaban pendek ketika dimintai komentar atas keterangan Richard Eliezer alias Bharada E.

“Richard kok, kamu denger(in) sih?,” kata Ferdy Sambo kepada wartawan seperti dilansir pmjnews.com.

Tanggapan itu disampaikan Ferdy Sambo di PN Jaksel seusai memberikan keterangan sebagai saksi mahkota dalam persidangan obstruction of justice atau perintangan penyidikan.

Baca Juga: Ditanya Ada KTP Apa Nggak Oleh Hakim, Ferdy Sambo Kebingungan: Enggak Ada Yang Mulia

Baca Juga: Uhuuy, WhatsApp Rilis Fitur Tetap Bisa Kirim Pesan Tanpa Jaringan Internet, Cek Caranya di Sini

Ferdy Sambo menjadi saksi sidang dengan terdakwa Hendra Kurniawan, Agus Nurpatria dan Arif Rachman Arifin Kamis 5 Januari 2023 malam.

Jadi, kalian percaya siapa nih, Bharada E alias Richard Eliezer atau Ferdy Sambo?

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Richard Eliezer
# Yosua
# Bharada E
# pembunuhan berencana
# Ferdy Sambo

News Update

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.