AYOJAKARTA.COM - Kabar tanah Arab Saudi yang tandus berubah menjadi subur belakangan ini sedikit menyita perhatian publik.
Pasalnya, bagi umat Islam, hal tersebut merupakan salah satu tanda kiamat yang tertuang pada sebuah hadist.
Salah satu riwayat hadits menyatakan bahwa tidak akan tiba hari kiamat hingga tanah Arab kembali hijau penuh dengan tumbuhan dan sungai-sungai (HR Muslim).
Dikutip AyoJakarta.com dari laman Suara.com, terdapat sebuah penjelasan terkait menghijaunya tanah Arab.
Hal ini disebabkan karena selama beberapa hari terakhir aktivitas curah hujan tinggi tercatat di wilayah Arab Saudi sejak Desember 2022.
Intensitas curah hujan tersebut berlangsung lebih signifikan dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
Baca Juga: Padang Arafah Arab Menghijau, Kiamat Sudah Dekat? Ini Penjelasan Buya Yahya!
Hal tersebut kemudian yang mengakibatkan wilayah Arab khususnya bagian barat tertutup tanaman hijau secara tak biasa.
Disebutkan pula bahwa sebelumnya kekeringan melanda wilayah tersebut.
Oleh karena itu pemerintah Arab sampai mengeluarkan dekrit yang menginstruksikan masjid-masjid di seluruh Kerajaan untuk mengadakan shalat Istisqa pada bulan November.
Baca Juga: Ustadz Fahmi Jamin Tanah Arab Hijau sebagai Salah Satu Tanda Kiamat, Tak Boleh Santai!
Namun tak butuh waktu lama hujan akhirnya turun selama hampir dua minggu dan mengguyur kota-kota di Arab Saudi, termasuk kota Mekah dan Madinah yang biasanya hanya diguyur hujan 2-3 hari setahun.***

Share this article
Heboh kabar tanah Arab Saudi yang tandus berubah menjadi subur, dikaitkan dengan tanda-tanda kiamat.