AYOJAKARTA.COM - Menko Polhukam, Mahfud MD kembali menuai sorotan publik.
Mahfud MD selaku Menko Polhukam tentu menyoroti persidangan kasus besar saat ini, yakni Ferdy Sambo cs.
Dugaan adanya intervensi dari luar dalam tuntutan Ferdy Sambo diungkapkan oleh Mahfud MD.
Dikutip dari kanal YouTube Kompastv pada Jum’at, 20 Januari 2023 berikut ulasannya.
Seperti diketahui, eks Kadiv Propam Polri ini dituntut seumur hidup oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Meskipun Sambo terdakwa pembunuhan berencana, nyatanya masih ada yang ingin ia dibebaskan.
“ada yang bergerilya, ada yang ingin Sambo dibebaskan, ada yang ingin Sambo dihukum kan gitu tapi kita bisa amankan itu di Kejaksaan,” ujar Mahfud.
Untuk mengantisipasi adanya campur tangan luar dalam tuntutan Sambo pada kasus Brigadir J, Menko Polhukam mengaku akan memastikan agar Kejaksaan independen.
“saya pastikan Kejaksaan independen, tidak terpengaruh gerakan-gerakan bawah tanah itu,” ujarnya.
Mahfud menyebut bahwa mendengar ada yang mencoba mendekati pihak terkait dalam perkara Ferdy Sambo.
“karen ada yang bilang, ada seorang Brigjen mendekati si A si B, saya bilang Brigjennya siapa suruh sebut ke saya nanti di sini saya punya Mayjen banyak kok saya bilang,” ujarnya.
Kembali menegaskan bahwa dirinya akan tetap mengawal kasus tersebut.
Dan mengungkapkan untuk saat ini Kejaksaan telah independen.
Baca Juga: Ini Dia Amalan Luar Biasa yang Dapat Dilakukan Pada Bulan Rajab
“nanti kan masih ada pledoi kemudian putusan Majelis gitu, saya melihat kalau Kejaksaan Agung sudah independen dan saya kawal terus,” ujarnya.***
Share this article
Dugaan adanya intervensi dari luar dalam tuntutan Ferdy Sambo diungkapkan oleh Mahfud MD. Apakah ada gerakan bawah tanah soal tunutan Sambo?