AYOJAKARTA.COM - Salah satu penyebab gempa yang selalu dikhawatirkan oleh masyarakat adalah aktivitas kegempaan yang berada zona subduksi.
Dalam sebuah tayangan video pada channel YouTube Narasi Newsroom (1/2/2023), terdapat sebuah penjelasan terkait aktivitas subduksi tersebut yaitu merupakan tumbukan yang terjadi akibat dari gerakan tiga lempeng yang berada di Indonesia.
Lebih lanjut diterangkan bahwa pergerakan lempeng tersebut berupa lempeng benua dan lempeng samudera yang telah bergerak selama jutaan tahun lamanya.
Tumbukan tersebut memiliki kekuatan yang sangat besar karena memiliki perbedaan massa jenis, hal inilah yang disebut megathrust.
Salah satu peneliti yang merupakan Kepala PRTH BRIN, Dr. Ing. Widjo Kongko pernah meyebutkan beberapa hal terkait zona subduksi tersebut.
Salah satunya adalah 13 segmen zona subduksi yang tersebar dari Aceh sampai Papua dengan potensi gempa 8,5 SR hingga 9 SR.
Baca Juga: Penggemar Andin Ikatan Cinta Wajib Kumpul! Denny Darko Prediksi Amanda Manopo Bakal Balik Lagi
"Itu daerah subduksi semua, dan itu potensi gempa megathrust, istilahnya begitu, dan itu besar, bisa sampai skala 8 keatas 8,5 bahkan 9, kaya yang di Aceh," ucap Widji Kongko dikutip dari YouTube Narasi Newsroom (1/2/2023).
13 Zona Subduksi megathrust tersebut kemudian dipetakan oleh Widji Kongko dengan penjabaran sebagai berikut Aceh Andaman, Nias Simelue, Batu, Mentawai - Siberut, Mentawai - Pagai, Enggano, Selat Sunda, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumba, Sulawesi, Filipina, Papua.
Dikutip dari artikel ilmiah yang terbit melalui laman bmkg.go.id dengan judul "BENCANA GEMPABUMI SESAR AKTIF VERSUS MEGATHRUST DI SELATAN JAWA BARAT" (1/2/2023), diterangkan bahwa salah satu dari 13 zona subduksi tersebut bahkan pernah membuat guncangan gempa dalam kurun waktu dua dekade ini yaitu wilayah Pangandaran.
Baca Juga: Yakin Ferdy Sambo Akan Divonis Setimpal, Mahfud MD Ternyata Kenal sama Hakimnya
Pada wilayah tersebut gempa pada zona megathrust dengan magnitudo M7.7 dan memicu tsunami yang diperkirakan memiliki ketinggian 1-6 meter.
Tsunami tersebut bahkan tidak hanya menghantam pada Pantai Pangandaran tetapi dirasakan hingga wilayah Jawa Tengah yaitu pantai Kebumen, pantai Cilacap, pantai Samas dan pantai Parangtritis Yogyakarta.
Dalam bencana tersebut diberitakan bahwa sebanyak 550 orang meninggal dunia dan ratusan orang mengalami luka-luka.
Baca Juga: Viral Pasangan Nikah Gratis di KUA Hingga Foto Berlatar Belakang Pohon Pisang, Begini Kisahnya
Namun dari semua fakta yang diterangkan oleh beberapa ilmuwan hendaknya kita tetap mewaspadai akan semua bencana yang akan datang dan tidak mudah percaya akan adanya hoax dan berita menyesatkan.***

Share this article
Aktivitas subduksi yaitu merupakan tumbukan yang terjadi akibat dari gerakan tiga lempeng yang berada di Indonesia.