AYOJAKARTA.COM - Wakil Ketua LPSK, Edwin Partogi Pasaribu mengungkap fakta bahwa Richard Eliezer alias Bharada E menganggap Ferdy Sambo seperti ayahnya.
Edwin melalui kanal YouTube Irma Hutabarat mengungkapkan sifat Richard Eliezer yang belum diketahui banyak orang.
Hal itu dikatakan Edwin berdasar dari cerita sang ibunda Eliezer.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Irma Hutabarat, Eliezer disebut anak yang cengeng.
"Kalau kata ibunya, Richard itu dulu cengeng," ujar Edwin menceritakan.
Namun di balik sifat cengengnya, ternyata Eliezer merupakan pribadi yang rajin beribadah.
Tak hanya itu, Bharada E dikatakan sebagai anak yang penurut kepada orang tua.
Edwin kemudian mengungkapkan saat itu Eliezer juga berkata padanya bahwa sifat penurut itulah yang membuatnya mau menuruti perintah Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir J.
Apalagi, Eliezer sudah menganggap Ferdy Sambo seperti ayahnya sendiri.
"Itulah pak, karena saya penurut. Saya berpikir pak Sambo itu kan bapak saya. Jadi saya nurut aja," ujar Edwin menirukan perkataan Eliezer.
Sebagai informasi, sebelumnya terdakwa Eliezer mengaku bahwa dirinya mendapat perintah untuk menembak Brigadir J.
Brigadir J sendiri tewas terkapar bersimbah darah di rumah dinas Ferdy Sambo di Duren Tiga.
Narasi yang kerap dikatakan Putri Candrawathi adalah Brigadir J melakukan kekerasan seksual padanya.
Akan tetapi, hal itu hingga kini masih belum jelas kepastiannya.
Akibat peristiwa berdarah itu, para terdakwa pun kini mendapat tuntutan hukuman dari JPU, termasuk Elizer yang dituntut 12 tahun penjara.
Eliezer para terdakwa lain pun tinggal menunggu vonis Majelis Hakim.***

Share this article
Edwin melalui kanal YouTube Irma Hutabarat mengungkapkan sifat Richard Eliezer yang belum diketahui banyak orang.