AYOJAKARTA.COM - Richard Eliezer atau Bharada E masih jadi sorotan dalam kasus pembunuhan berencana Yosua.
Kini, Richard Eliezer diklaim mendapatkan dukungan dari 122 profesor, termasuk Asep Iwan Iriawan.
Sosok ahli hukum pidana Asep Iwan Iriawan membeberkan jika ia dan 121 profesor lain kagum dengan Richard Eliezer.
Hal ini sebab ada satu sifat dari Richard Eliezer yang membuat para mahaguru ini kagum.
"Dia minta maaf pada keluarga Yosua, setelah itu dia menyerahkan kepasrahan pada majelis," ucap Asep Iwan.
"Kami pun sama, tidak mengintervensi majelis," tambahnya dikutip AyoJakarta.com dari YouTube MetroTV pada Selasa (7/2/2023).
Meski tak ingin mengintervensi hakim, perwakilan dari 122 profesor ini menyampaikan harapannya.
Mereka berharap agar Richard Eliezer mendapatkan hukuman seringan mungkin.
"Silakan hukuman yang lebih ringan, paling ringan," harapnya menjelaskan.
Asep kembali menegaskan bahwa hal yang ia tekankan di sini adalah kejujuran yang sudah diungkapkan oleh Bharada E sejak penyelidikan.
"Yang kami kejar bukan soal Icadnya, tapi soal kejujuran, pengampunan," tutur Asep Iwan Iriawan.
Kejujuran Richard Eliezer inilah yang kemudian menuai apresiasi 122 profesor ini.
"Itu yang kami apresiasi para guru besar itu," tambahnya.
Mereka kagum dengan adanya orang yang masih mau jujur di Indonesia.
Terlebih sosok Richard Eliezer dianggap bukan dari kalangan berpendidikan sehingga ini menjadi sentilan bagi para guru beaar.
"Mengakui bahwa di republik ini ada orang kecil, terpencil, bersahaja, pendidikannya saya kira bukan golongan para guru besar," jelasnya tegas
"Tapi para guru besar merasa malu," tambah Asep.
Ada pula satu hal lagi dalam diri Richard Eliezer lain yang membuat Asep kagum.
Hal ini itu adas osok prajurit yang berjiwa ksatria dan mau mengakui kesalahannya.
"Ada seorang prajurit, Bharada E sifatnya satria," tandasnya.
Nantinya Richard Eliezer akan mendapatkan vonis putusan dari hakim pada 15 Februari 2023.
Banyak yang menantikan momen tersebut dan menunggu putusan hakim.***

Share this article
Kini, Richard Eliezer diklaim mendapatkan dukungan dari 122 profesor, termasuk Asep Iwan Iriawan. Kok bisa?