AYOJAKARTA.COM – Seorang Ahli Tata Hukum Negara dan Politik Indonesia, Refly Harun mengungkapkan alasan mengapa sandiaga Uno terus menyerang sosok Anies Baswedan.
Dunia politik Indonesia tengah memanas karena hubungan yang kurang baik antara Sandiaga Uno dan Anies Baswedan jelang tahun politik 2024.
Dikutip melalui kanal YouTube Refly Harun oleh AyoJakarta.com pada 11 Februari 2023 terungkap analisis Refly Harun alasan Sandiaga Uno menyerang sosok Anies Baswedan.
Baca Juga: Psikolog Acungi Jempol, Sebut Ada Hal Ini dalam Karakteristik Diri Richard Eliezer
Diketahui menurut Refly Harun alasan menteri kreatif Republik Indonesia itu menyerang sosok Anies Baswedan jelang tahun politik 2024 adalah sebagai berikut:
Sebelumnya Anies Baswedan dikenal dengan dua politiknya bersama dengan Sandiaga Uno Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Bahkan tidak sedikit orang yang menyamakan sosok Anies Baswedan dan Sandiaga Uno seperti Soekarno-Hatta saat itu.
Akan tetapi, karena tahun politik 2019, sosok Sandiaga Uno memutuskan untuk mengundurkan diri dari kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk melaju di Pilpres 2019 bersama Prabowo Subianto.
Baca Juga: Auto Cek! 7 Syarat PKH Tahap I 2023 Cair, Siap-siap Masuk Rekening Anda
Menurut Refly Harun terdapat skenario terkait Pilpres 2019 di mana saat itu Prabowo Subianto digadang-gadang menjadikan Anies Baswedan sebagai calon wakil presidennya mendampingi seorang Prabowo di pemilu 2019.
Apabila Anies Baswedan menjadi calon wakil presiden dari Prabowo Subianto, maka secara langsung Sandiaga Uno akan menjadi Gubernur DKI Jakarta pada saat itu.
Akan tetapi gelagat tersebut sepertinya terendus oleh sosok Anies Baswedan sehingga Anies Baswedan memutuskan untuk tidak melaju di Pemilu 2019 dan digantikan oleh sosok Sandiaga Uno.
Menurut Refly Harun, karena sosok Sandiaga Uno dan Anies Baswedan memiliki elektabilitas dimana Anies Baswedan sebagai oposisi pemerintah sedangkan Sandiaga Uno mendekati 0 karena menjadi bagian dari pemerintah, sama seperti halnya Prabowo Subianto.
“Akan tetapi itu natural untuk pengusaha menjadi bagian dari Pemerintah, sedangkan politisi menjadi oposisi,” terang Refly Harun.
Baca Juga: Kompak! Nonton Konser 3 Dekade Dewa-19, Agus Yudhoyono dan Anies Baswedan Lantunkan Lagu Ini
Refly Harun juga mengungkapkan bahwa siasat Sandiaga Uno dengan menyerang sosok Anies Baswedan adalah bentuk dia berusaha meraih perhatian dari masyarakat, setelah ia tinggalkan sosok Anies Baswedan dalam kursi DKI 2.
Sementara itu, menurut Refly Harun elektabilitas Anies Baswedan cenderung stabil sedangkan sandiaga Uno dan Prabowo cenderung mendekati 0 Hal ini karena menurutnya putra mahkota di istana untuk menjadi Presiden selanjutnya adalah nama Ganjar pranowo.
Refly Harun mengungkapkan bahwa terdapat beberapa nama di bursa capres versinya yaitu Ganjar Pranowo Erick Thohir dan Anies Baswedan.***

Share this article
Ahli tata hukum negara dan politik Indonesia, Refly Harun ungkap alasan mengapa sandiaga Uno terus menyerang sosok Anies Baswedan begini...