AYOJAKARTA.COM - Perayaan hari kasih sayang atau biasa disebut dengan Hari Valentine jatuh pada hari ini, Selasa 14 Februari 2023.
Perayaaan Hari Valentine sendiri sebenarnya bukan merupakan budaya timur namun identik dengan budaya barat.
Namun tetap saja di Indonesia sendiri masih banyak yang antusias untuk turut merayakan momen Valentine atau hari kasih sayang ini.
Lalu bagaimanakah sebenarnya hukum merayakan hari Valentine dalam Islam?
Dikutip AyoJakarta.com dari akun Tiktok @zulaiha_02 pada (14/2/23), Ustaz felix Siauw menegaskan bahwa Valentine Day bukan merupakan perayaan bagi orang muslim.
Sehingga apabila ada orang muslim yang turut serta merayakan atau memperingati momen Hari Valentine ini sama saja seperti orang-orang yang bukan muslim.
Baca Juga: Hari Valentine, Ini Dia Link Twibbon Untuk Mewarnai Foto Kamu Bersama Dia, Jadi Auto Sayang!
“Ketika muslim merayakan Valentine days mereka tidak ada ubahnya dengan orang yang lain yang tidak beragama islam,” tegas Ustaz Felix Siauw.
“Dan mereka lupa bahwa ini bukanlah bagian daripada perayaan mereka bahkan ini adalah bagian daripada perayaan yang menyesatkan,” imbuhnya.
Ustaz Felix Siauw kemudian menyebut jika di hari Valentine justru dijadikan momen untuk melakukan perzinahan serta perbuatan maksiat lainnya, khususnya di luar negeri.
“Apa yang terjadi seminggu sebelumnya dan seminggu setelahnya di Amerika diperingati sebagai the national kondom week, jadi pekan kondom nasional,” kata Ustaz Felix Siauw.
Lebih lanjut ia mengatakan, “Karena banyak sekali orang-orang yang akhirnya melakukan hubungan seksual pada Minggu-Minggu itu sehingga mengakibatkan pertambahan penduduk yang luar biasa, dikhawatirkan begitu sehingga disarankan memakai kondom.”
“Nah ini yang harus kita tahu sebagai seorang muslim,” ingat ustaz Felix Siauw.
Ustaz Felix Siauw kemudian mengatakan jika Nabi Muhammad pernah memberikan pesan seperti berikut.
“Benarlah kata Rasulullah SAW, barangsiapa yang mengikuti kebiasaan suatu kaum maka dia bagian daripada mereka,” ujar Felix Siauw.
Ustaz yang awalnya mualaf tersebut kemudian mengajak untuk merenungi pesan dari Nabi Muhammad tersebut agar tidak mengikuti apa yang dilakukan oleh orang-orang kafir.
“Dan kita renungi bagaimana Rasulullah berpesan kepada kita, kalian senantiasa akan mengikuti sunnah-sunnah orang-orang sebelum kalian mengikutinya sejengkal demi sejengkal, lalu sehasta demi sehasta. Sampai mereka masuk ke lubang biawak pun anda akan ikut masuk,” tutur Ustaz felix Siauw.
Ustaz Felix Siauw kemudian melanjutkan, “Lalu sahabatnya bertanya, ya Rasulullah apakah itu Yahudi dan Nasrani? Rasul menjawab kalau bukan mereka siapa lagi.
Terakhir Ustaz Felix Siauw kembali mengingatkan agar umat muslim tidak ikut merayakan Valentine karena merupakan tradisi yang menyesatkan.
“Maka Valentine Day bukan bagian daripada perayaan kita bahkan adalah perayaan yang sangat menyesatkan. Maka kaum muslimin tidak boleh tertipu ikut-ikutan meramaikan apalagi merayakannya,” tegas Ustaz Felix Siauw.***

Share this article
Jika umat Muslim rayakan Valentine, Ustaz Felix Siauw sebut mereka tidak ada ubahnya dengan orang yang lain yang tidak beragama islam.