Sikap Tenang Richard Eliezer Menghadapi Proses Hukum Melebihi Mahasiswa S3?

Sikap Tenang Richard Eliezer Menghadapi Proses Hukum Melebihi Mahasiswa S3?
Sikap Tenang Richard Eliezer Menghadapi Proses Hukum Melebihi Mahasiswa S3?

AYOJAKARTA.COM- Sejak pengakuan Richard Eliezer yang berubah dalam BAP dimana ia mengungkapkan fakta tentang Ferdy Sambo ikut menembak Yosua membuat publik geger dengan pernyataan tersebut.

Hal ini juga membuat suami Putri Candrawathi, Ferdy Sambo secara tidak langsung akhirnya mengakui bahwa skenario tembak menembak itu merupakan suatu rencana untuk melindungi Richard Eliezer.

Namun pada kenyataannya, seiring berjalan waktu semua fakta tentang skenario pembunuhan berencana ini dibongkar habis oleh sang justice collaborator Richard Eliezer. Ia mengatakan bahwa pengakuan pertama saat BAP ialah doktrin dari atasannya.

Baca Juga: Putranya Divonis 1,5 Tahun Penjara, Tangis Haru Ibunda Richard Eliezer Pecah: Kebenaran Akan Menang!

Diketahui Ferdy Sambo meminta Richard untuk mengikuti skenario yang dibuatnya agar bisa melindungi semua orang-orang yang terlibat dalam kasus perkara ini. Namun skenario tersebut sangat bertentangan dengan hati nuraninya yang membuat dirinya selalu dihantui sama rasa bersalah pada almarhum Yosua pada kala itu.

Singkat cerita akhirnya Richard Eliezer membuat pengakuan secara tertulis maupun lisan dimana ia berjanji untuk mengungkapkan fakta dibalik kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat secara jujur sebagai permintaan maaf atas kesalahan yang dilakukannya terhadap rekan kerjanya tersebut.

Kemudian sikap ini yang membuat Richard Eliezer semakin tenang setelah membongkar skenario jahat Sambo. Meskipun ia tahu bahwa konsekuensi dari sikap yang menentang mantan atasannya tersebut bisa membuat nyawanya terancam. Akan tetapi ia tetap pada prinsip kejujuran yang sudah dianut sejak lama dimana orang tuanya selalu meminta Richard Eliezer untuk bisa menegakkan kebenaran meskipun pahit.

Melihat hal itu wakil ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu mengatakan bahwa Richard Eliezer memiliki sikap yang tenang dalam menghadapi semua kasus perkara yang sedang berlangsung sejak tuntutan jaksa 12 tahun penjara yang dinilai telah melukai rasa keadilan karena statusnya sebagai JC.

Baca Juga: Pakar Hukum Pidana: Richard Eliezer Dapat Kembali ke Kepolisian, Syaratnya Jika…


Awalnya Edwin menjelaskan bahwa kondisi Richard Eliezer sangat sehat dan tidak memiliki beban dalam vonis hakim. Pasalnya Richard Eliezer sudah mengetahui vonis hakim pada empat terdakwa lainnya. Tetapi ekspresinya terlihat biasa saja dan tidak berlebihan.

"Jadi pertama saya ketemu Richard itu 16 juli,dimana peristiwa tersebut pada 8 juli di rumah saguling Pak Ferdy Sambo. Saya gak nyangka orangnya kecil. Awal saya pikir anggota brimob atau polri itu badannya gede ternyata kecil," kata Edwin saat mengingat momen pertama kali bertemu Richard Eliezer yang dikutip ayojakarta.com pada tayangan Metro TV, Rabu (15/2).

Momen ini pun berlanjut ketika Richard Eliezer datang tiga kali ke LPSK. Namun pada saat datang ia ditemani oleh Brimob masih dengan skenario Sambo. Dimana Edwin menjelaskan bahwa kalau Richard Eliezer tetap pada versi yang di doktrin tersebut maka statusnya menjadi tersangka.

"Saya sampaikan ke dia, kalau kamu ikut versi ini, kamu pasti jadi tersangka. Kalau kamu tersangka LPSK tidak bisa lindungi kamu, tapi kamu hanya bisa dilindungi kalau jadi justice collaborator, "kata Edwin pada Richard Eliezer pada waktu itu.

Baca Juga: Momen Sujud Syukur Orang Tua Richard Eliezer Usai Hakim Jatuhkan Vonis 1 Tahun 6 Bulan Pada Anaknya


Menurut Edwin jika Richard Eliezer berstatus sebagai JC harus ada memenuhi syarat sebagai pelaku utamanya. Setelah itu Richard mengalami perubahan secara psikis. Dimana ia ditetapkan sebagai tersangka yang membuat dirinya membuat pengakuan tertulis maupun lisan sudah jauh hari sebelumnya.

Tak hanya itu saja, pakar hukum pidana Asep Iwan Iriawan juga mengatakan bahwa sikap tenang Richard Eliezer ini terlihat pada saat ia melawan penasehat hukum Sambo ketika ditanya BAP tanggal 5 agustus.

"Dia melawan penasehat hukum ketika menyatakan BAP rekayasa setelah tanggal 5 dan 8, Icad melawan dalam tanda kutip menatap tajam. Kalau ia tidak jujur maka ia akan tengok kiri kanannya. Sampai-sampai di peringatkan oleh ketua majelis dalam persidangan.

Selanjutnya Asep juga mengapresiasi sikap tenang Richard Eliezer melebihi anak S3. Sebab ia selalu bersikap tenang dalam menghadapi segala pertanyaan yang diberikan penasehat hukum maupun jaksa penuntut umum.

Baca Juga: Haru! Richard Eliezer Divonis 1 Tahun 6 Bulan, Hakim Sebut Dirinya Bukan Pelaku Utama


Sementara itu ketika membacakan pledoi Richard Eliezer memulainya dengan pengakuan minta maaf pada almarhum dan itu tidak ada sebelumnya jika melihat ke empat terdakwa lainnya dimulai dengan curriculum vitae. Selain itu, orang kecil, terpencil ini juga mengungkapkan pengakuan dosa yang dilandasi dengan kejujuran yang patut ditiru yang mana memiliki sikap tenang setelah mengungkapkan apa yang membuat dirinya tertekan.

"Kita juga belajar dari orang kecil inilah bahwa ada kejujuran, ada keberanian yang dilawan bukan tembok tetapi beton bertulang yang langsung bekas mantan atasannya, " kata Asep.

Sebagai informasi tambahan, Richard Eliezer divonis hakim dengan hukum pidana 1 tahun 6 bulan.**)

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Kasus Pembunuhan Brigadir J
# Richard Eliezer
# Bharada E

News Update

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.