Rangkuman Materi Sejarah Republik Indonesia Serikat Untuk Kelas 9 SMP

Ilustrasi Murid SMP
Ilustrasi Murid SMP

AYOJAKARTA.COM - Setelah proklamasi kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, Indonesia tidak langsung menjadi negara yang stabil.

Banyak tantangan yang muncul, baik dari dalam negeri maupun dari Belanda yang ingin kembali menguasai Indonesia.

Salah satu periode penting dalam sejarah adalah saat Indonesia berbentuk negara serikat, yaitu Republik Indonesia Serikat (RIS).

Baca Juga: Kartu KKS Baru Mulai Didistribusikan! KPM Wajib tahu 3 Kriteria Penerima Bansos Tahap 3

RIS hanya berlangsung selama sembilan bulan, dari 27 Desember 1949 sampai 17 Agustus 1950, namun punya dampak besar terhadap arah politik Indonesia.

Apa sebenarnya negara serikat itu? Negara serikat adalah bentuk negara yang terdiri dari beberapa negara bagian dengan pemerintahan pusat.

Konsep ini mirip dengan sistem yang digunakan Amerika Serikat. RIS terbentuk sebagai hasil perundingan antara Indonesia, Belanda, dan negara-negara bagian bentukan Belanda.

Proses terbentuknya melalui beberapa konferensi penting seperti Konferensi Meja Bundar (KMB). Artikel ini akan membahas secara singkat latar belakang pembentukan, sistem pemerintahan, hingga pembubaran RIS.

Baca Juga: Bocoran Spesifikasi Realme 15 dan Realme 15 Pro, Baterai Jumbo 7000 mAh Gemparkan Pasar Gadget

Latar Belakang dan Pembentukan Republik Indonesia Serikat

Gagasan pendirian RIS pertama kali dicetuskan oleh Dr. H.J. van Mook, pejabat Belanda, melalui Konferensi Malino (1946) dan dilanjutkan dengan Konferensi Federal di Bandung (1948).

Tujuannya adalah menciptakan negara federal yang terdiri dari negara-negara bagian di bawah pengaruh Belanda.

Konferensi Inter-Indonesia pada Juli 1949 kemudian menjadi titik balik ketika negara-negara bagian mulai mendukung ide persatuan.

Baca Juga: Bertabur Bintang! Film Korea Omniscient Reader Langsung Pecah Rekor Usai Dirilis

Hasilnya, melalui KMB yang diselenggarakan di Den Haag, Belanda secara resmi menyerahkan kedaulatan kepada Republik Indonesia Serikat pada 27 Desember 1949.

RIS terdiri dari beberapa negara bagian seperti Republik Indonesia, Negara Indonesia Timur, Negara Pasundan, dan lainnya. RIS dipimpin Presiden Soekarno dan Perdana Menteri Mohammad Hatta.

Sistem Pemerintahan dan Akhir Republik Indonesia Serikat

Sistem pemerintahan RIS menganut sistem parlementer dengan Presiden sebagai kepala negara dan Perdana Menteri sebagai kepala pemerintahan.

Baca Juga: Kronologi Kebakaran Hebat di Pasar Taman Puring Jakarta Selatan, Tahanan di Polsek Kebayoran Sampai Harus Dievakuasi

RIS memiliki konstitusi sendiri yaitu Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Serikat. Namun bentuk negara serikat ini mendapat penolakan luas dari masyarakat dan tokoh-tokoh nasional.

Mohammad Natsir mengajukan Mosi Integral agar seluruh negara bagian kembali bersatu dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Usulan ini disetujui oleh DPR-RIS dan akhirnya pada 17 Agustus 1950, RIS dibubarkan dan Indonesia kembali menjadi negara kesatuan.

Sejak saat itu, Indonesia menggunakan UUD Sementara Republik Indonesia, dan federasi menjadi bagian sejarah yang tidak dilanjutkan.

Baca Juga: Jelang Akhir Bulan Juli 2025, Ini Update Terkini Penyaluran Bansos 2025

Referensi:

Kartasasmita, Ginanjar dkk. 1981. 30 Tahun Indonesia Merdeka 1945-1955 (Jilid 1). Jakarta: Sekretariat Negara Republik Indonesia.

Ricklefs, M.C. 2007. Sejarah Indonesia Modern. Jakarta: Serambi.

Setiawan, Iwan dkk. 2018. Buku Siswa Ilmu Pengetahuan Sosial SMP/MTs kelas IX Cetakan ke-2. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Baca Juga: Cara Jadi Nasabah Bank Sampah DKI Jakarta, Waktunya Jadi Bagian Untuk Selamatkan Lingkungan!

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# negara serikat
# Indonesia
# RIS

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.