Lulus Kuliah Auto Kerja! Ini 11 Jurusan Kesehatan Terbaik Gaji Lulusan Tembus 2 Digit, Minat Daftar Seleksi Mandiri di PTN PTS?

Jurusan bidang kesehatan memang banyak diminati oleh calon mahasiswa baru.
Jurusan bidang kesehatan memang banyak diminati oleh calon mahasiswa baru.

AYOJAKARTA.COM — Jurusan bidang kesehatan memang banyak diminati oleh calon mahasiswa baru.

Banyak lulusan SMA/SMK sederajat yang mengambil peminatan jurusan bidang kesehatan saat mendaftar seleksi penerimaan calon mahasiswa baru di Perguruan Tinggi Negeri atau Swasta.

Jurusan bidang kesehatan menjanjikan prospek kerja terbaik, hingga gaji entry level yang fantastis tembus puluhan juta jika sudah memiliki pengalaman kerja dengan posisi atau jabatan tinggi di instansi atau perusahaan.

Lantas jurusan bidang kesehatan apa saja yang menjanjikan jenjang karir terbaik baik lulusannya sebagai referensi peminatan jurusan untuk seleksi Mandiri di perguruan tinggi?

Dikutip AyoJakarta.com dari laman campus.quipper.com, berikut 11 jurusan bidang kesehatan yang memiliki prospek kerja terbaik dengan gaji mencapai puluhan juta:

Baca Juga: Jangan Main-Main dengan Kesepian, Ini Dampak Seriusnya Terhadap Kesehatan!

1. Pendidikan Dokter

Jurusan Pendidikan Dokter sangat populer bagi mahasiswa baru.

Prospek kerja terbaik yang bisa didapatkan oleh lulusan jurusan ini pastinya menjadi dokter.

Selain itu, lulusan jurusan Pendidikan Dokter dapat meniti karir sebagai Teknisi Medis Gawat Darurat (Paramedis) di Kementerian Kesehatan, Badan Pengawas Obat dan Makanan, Badan Narkotika Nasional, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, Badan SAR Nasional, dan sebagainya. Bagian Pengendalian Mutu dan Produk, Ahli Diet, (Dietitian),
Terapis Wicara, dan masih banyak lagi.

Gaji yang bisa didapatkan kisaran Rp4-6 Juta per bulan.

2. Pendidikan Dokter Gigi

Jurusan Pendidikan Dokter Gigi juga banyak diminati oleh calon mahasiswa baru.

Prospek kerja terbaik yang bisa didapatkan oleh lulusan jurusan ini pastinya menjadi dokter gigi jika mengambil spesialis dan mengambil praktik di instansi kesehatan, seperti rumah sakit, puskesmas, atau klinik dental-care.

Gaji yang bisa didapatkan kisaran Rp4-6 Juta per bulan.

3. Keperawatan

Jurusan Keperawatan selalu mendapatkan pendaftar yang tinggi untuk seleksi penerimaan calon mahasiswa baru juga banyak diminati oleh calon mahasiswa baru.

Prospek kerja terbaik yang bisa didapatkan oleh lulusan jurusan ini pastinya menjadi perawat yang dapat bekerja di unit kesehatan seperti di rumah sakit, puskesmas dan juga dapat meniti karir sebagai perawat di klinik kesehatan, home care, panti jompo, dan sebagainya.
 
Gaji yang bisa didapatkan kisaran Rp4-5 juta per bulan.

4. Farmasi

Jurusan Farmasi menjadi salah satu program studi bidang kesehatan yang menarik untuk dipelajari karena berhubungan dengan obat-obatan.

Lulusan jurusan Farmasi bisa bekerja sebagai apoteker atau tenaga kefarmasian di unit kesehatan seperti rumah sakit, puskemas, dan sebagainya.

Bisa juga memperluas jenjang karir dalam bidang penelitian, pengembangan, dan produksi obat-obatan, seperti bekerja di berbagai departemen seperti riset dan pengembangan obat, manufaktur, pengujian klinis, atau pemasaran obat

Gaji yang bisa didapatkan kisaran Rp4-6 juta per bulan.

5. Psikologi

Psikologi merupakan salah satu jurusan S1 bidang kesehatan yang memiliki prospek pekerjaan terbaik untuk lulusannya.

Lulusan jurusan Psikologi dapat meniti karir sebagai psikolog, atau menjadi staf di bidang human resource atau HRD, bidang pelatihan (learning & development), rekruiter, serta assesor.

Lulusan Psikologi juga bisa bekerja sebagai tenaga pendidik atau konsultan karir.

Gaji yang bisa didapatkan kisaran Rp4-6 juta per bulan.

6. Kesehatan Masyarakat

Jurusan Kesehatan Masyarakat juga memberikan prospek kerja yang menjanjikan bagi lulusannya.

Lulusan jurusan ini dapat bekerja di berbagai perusahaan industri dan organisasi swasta juga misalnya bidang Quality, Health, Safety and Environment (QHSE) di perusahaan minyak dan gas, manufaktur, dan lain-lain.

Gaji yang bisa didapatkan kisaran Rp3-5 juta per bulan.

7. Gizi

Gizi menjadi salah satu jurusan S1 yang banyak diminati karena memiliki peminat yang tinggi.

Lulusan jurusan Gizi dapat bekerja sebagai konsultan gizi baik di rumah sakit, puskesmas, atau klinik kesehatan lainnya disebut sebagai ahli gizi yang bertugas memberikan panduan dan mengontrol gizi.

Konsultan Gizi juga dapat mengaplikasikan ilmunya di instansi formal maupun informal, misal penyuluhan terkait gizi di masyarakat, konsultasi gizi di pusat kebugaran, dan sebagainya.

Gaji yang bisa didapatkan kisaran Rp4-7 juta per bulan.

8. Kebidanan

Kebidanan juga banyak diminati oleh calon mahasiswa baru yang menyukai bidang keilmuan tentang persalinan dan kesehatan ibu serta bayi.

Lulusan Kebidanan yang memiliki Sertifikasi Kompetensi Bidan pastinya menjadi bidan yang bekerja di unit pendidikan seperti puskesmas, rumah sakit khusus ibu dan anak, dan sebagainya.

Lulusan Kebidanan juga dapat menjadi penyuluh kesehatan maupun penyuluh keluarga berencana, instruktur prenatal yoga ataupun instruktur senam hamil.

Gaji yang bisa didapatkan kisaran Rp4-6 juta per bulan.

9. Rekam Medis

Rekam Medis memang tidak sepopuler jurusan bidang kesehatan yang lain misalnya Pendidikan Dokter, Keperawatan atau Farmasi.

Tetapi prospek kerja yang bisa didapatkan oleh lulusan rekam medis, antara lain dosen, peneliti di bidang sistem informasi kesehatan, teknisi alat kesehatan, staf ahli informasi medis (rekam medis), dan teknisi rekam medis.

Gaji yang bisa didapatkan kisaran Rp3-5 juta per bulan.

10. Kesehatan Lingkungan

Jurusan Kesehatan Lingkungan dapat diambil saat pemilihan minat prodi di perguruan tinggi.

Jurusan ini memberikan peluang pekerjaan menjanjikan bagi para lulusannya, antara lain staf ahli kesehatan dan pengelolaan lingkungan di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional dan Daerah, BUMN, World Health Organization (WHO), Badan Narkotika Nasional (BNN), dan sebagainya.

Untuk pekerjaan di sektor swasta, lulusan Kesehatan Lingkungan bisa meniti karir di berbagai sektor industri, antara lain rumah sakit, perusahaan gas dan minyak, manufaktur, pertanian, dan sebagainya yang mempunyai divisi Health Safety Environment (HSE).

Gaji yang didapatkan kisaran Rp4-5 juta.

11. Fisioterapi

Jurusan ini juga memberikan peluang pekerjaan terbaik bagi lulusannya.

Lulusan jurusan Fisioterapi, dapat bekerja sebagai terapis fisik atau fisioterapis di rumah sakit dan instansi pemerintah.  

Lulusan ini juga dapat menjadi tim kesehatan klub olahraga hingga menjadi akademisi.

Gaji yang didapatkan berkisar Rp4-6 juta perbulan.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# kesehatan
# prospek kerja
# gaji

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.