Jalur Prestasi PPDB 2024 Resmi Dibuka, Pastikan Calon Siswa Paham 3 Hal Krusial Ini!

Ilustrasi Jalur Prestasi PPDB 2024
Ilustrasi Jalur Prestasi PPDB 2024

AYOJAKARTA.COM - Jalur prestasi merupakan salah satu jenis pilihan yang dapat ditempuh calon pendaftar Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB 2024.

Berbeda dengan jalur zonasi, afirmasi ataupun mutasi kerja orang tua, jalur prestasi di Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB 2024 mengandalkan nilai akademik.

Dengan adanya jalur prestasi, calon siswa tingkat SMP, SMA maupun SMK dapat lebih leluasa menyeleksi lokasi sekolah tujuan di Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB 2024.

Pada Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB 2024, terdapat dua jenis jalur prestasi yang dapat dipilih secara mandiri oleh calon siswa.

Baca Juga: 606 dari 17.354 Pendaftar SPCP IPDN Dipastikan Gugur hingga H-3 Pendaftaran Ditutup! Ini Rincian Kuota Formasi IPDN Lengkap di 38 Provinsi

Selain Jalur Prestasi Akademik, pilihan selanjutnya yang dapat dijadikan pertimbangan bagi calon peserta didik baru adalah Jalur Prestasi Non Akademik.

Terkait kapasitas atau daya tampung jumlah pendaftar melalui jalur akademik, Pemerintah Daerah Provinsi Jakarta telah menetapkan kuota.

Adapun besaran kuota jalur prestasi yang berlaku di PPDB Jakarta 2024 ini adalah sebesar 18 persen untuk akademik dan 5 persen non akademik pada masing-masing sekolah.

Jika terjadi over capacity atau melebihi daya tampung pada jalur prestasi akademik, calon Peserta Didik Baru perlu mengikuti tahapan seleksi dengan acuan tertentu.

Baca Juga: Seleksi Jalur Mandiri UGM Telah Dibuka, Ini 10 Program Studi S1 dengan Biaya UKT Terjangkau

Urutan acuan seleksi jalur prestasi akademik bagi calon peserta didik baru adalah total pembobotan indeks prestasi akademik atau nilai akademik bukan rapor.

Sedangkan acuan selanjutnya yang akan menjadi faktor penentu penerimaan seleksi melalui jalur prestasi akademik adalah urutan pilihan sekolah serta waktu mendaftar.

Ketiga acuan tersebut, selain untuk menentukan jalur Prestasi Akademik juga diberlakukan pada jalur prestasi Non Akademik.

Berdasarkan pada ketentuan tersebut, maka hal terpenting yang perlu menjadi acuan bagi calon peserta didik baru adalah nilai.

Baca Juga: Selamat! 5.506 Peserta Lulus SNBT 2024 Universitas Brawijaya, Cek 10 Prodi S1 Peminat Tertinggi Lengkap UKT Terbaru

Semakin besar atau tinggi nilai akademik maupun non akademik yang dimiliki calon siswa, maka peluang diterima di sekolah tujuan akan semakin besar.

Hal penting selanjutnya yang perlu diketahui calon peserta didik baru adalah prioritas pilihan sekolah, semakin tinggi urutan sekolah akan semakin besar peluang diterima.

Sedangkan hal penting ketiga yang akan menjadi faktor penentu diterimanya calon siswa di sekolah tujuan adalah Waktu melakukan pendaftaran.

Bila dalam proses pendaftaran terdapat dua atau lebih calon siswa dengan nilai akademik serta prioritas pilihan sekolah yang sama, maka waktu mendaftar menjadi penentu.

Semakin awal calon peserta didik baru melakukan pendaftaran di sekolah tujuan, maka peluang diterima juga akan semakin besar.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# PPDB 2024
# peserta
# jalur prestasi
# Jakarta

News Update

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.