AYOJAKARTA.COM - Simak informasi terkait beberapa syarat untuk daftar Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN).
Pendaftaran STIN tahun 2025 segera dibuka. Siswa yang berminat menjadi bagian dari dunia intelijen harus untuk mengetahui syarat yang harus dipenuhi sebelum mendaftar.
Sekolah Tinggi Intelijen Negara merupakan sekolah kedinasan milik Badan Intelijen Negara (BIN) yang berada di daerah Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Setiap tahunnya, ribuan siswa berlomba-lomba untuk bisa lolos menjadi taruna taruni STIN.
Baca Juga: Ada Apa dengan Kaskus Tepe27? Ini Penjelasannya
Karena lulusan STIN nantinya langsung bisa diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS yang berkesempatan bertugas di bidang keamanan dan intelijen.
Walaupun jadwal pendaftaran belum diumumkan secara resmi, jika melihat jadwal seleksi tahun 2024, pendaftaran akan dibuka pada 15 Mei hingga 13 Juni 2024.
Maka dari itu, kememungkinkan besar pendaftaran STIN 2025 dibuka pada pertengahan tahun ini.
Syarat Daftar STIN
Berikut ini merupakan sejumlah syarat untuk mendaftar di Sekolah Tinggi Intelijen Negara.
- WNI
- Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
- Setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945
- Tidak pernah terlibat tindak pidana
- Berkelakuan baik yang dibuktikan dengan SKCK
- Berpendidikan minimal SMA/SMK/MA dengan ketentuan lulusan 2022, 2023 dan 2024
- Mendapat pengesahan dari Direktorat Sekolah Menengah Atas Dirjen Paud, Dikdas dan Dikmen Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (bagi yang memperoleh ijazah dari sekolah di luar negeri).
Baca Juga: Kenapa Bantuan BPNT 2025 Rp600.000 Belum Cair? Ini Penjelasan Lengkapnya!
- Belum pernah menikah dan bersedia untuk tidak menikah selama menjalani masa pendidikan
- Bagi perempuan, belum pernah melahirkan. Sedangkan bagi laki-laki belum memiliki anak biologis
- Tidak bertato atau memiliki bekas tato.
Demikianlah informasi terkait beberapa syarat untuk daftar Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN).***
Share this article
Lulusan STIN nantinya langsung bisa diangkat menjadi PNS yang berkesempatan bertugas di bidang keamanan dan intelijen.