AYOJAKARTA.COM - Sampai dengan tanggal 18 Februari 2025 mendatang, siswa-siswi calon mahasiswa baru dapat mengikuti SNBP sebagai salah satu jalur masuk PTN.
Diprioritaskan bagi siswa yang termasuk kategori eligible, SNBP atau Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi mengedepankan nilai akademik sebagai acuan utama.
Meski demikian, tidak jarang calon mahasiswa peserta jalur SNBP menemui kegagalan yang lebih disebabkan karena kurangnya pemahaman terkait proses penyisihan.
Karena itu untuk memperbesar peluang kelulusan selama mengikuti proses seleksi, penting bagi calon mahasiswa memahami penyebab kegagalan SNBP.
Baca Juga: Pengumuman Seleksi Administrasi PPG Daljab 2025 Segera Dirilis, Simak Statistik Kelulusan dan Persiapan UKPPG
Dikutip dari kanal YouTube GEP Media, Senin (20/1/2025) penyebab paling dominan pertama yang sering membuat kegagalan siswa saat mengikuti SNBP adalah Ketidak Telitian Administrasi.
Saat melakukan pendaftaran dan registrasi, setiap calon mahasiswa peserta jalur SNBP akan diminta untuk mengisi sejumlah berkas dan dokumentasi.
Selain Data Pribadi Siswa dan Raport, proses pendaftaran SNBP juga memerlukan berkas Sertifikat Prestasi serta Keluarga yang merupakan prasyarat keikutsertaan.
Agar tidak terkendala saat mengikuti proses SNBP, pastikan calon mahasiswa tidak membuat kesalahan saat mengunggah dokumen.
Baca Juga: Daftar Nama Peserta PPPK Kemenag 2024 yang Terkena Pembatalan Kelulusan, Karena Melanggar Peraturan?
Penyebab kedua yang banyak membuat calon mahasiswa gagal dalam SNBP adalah berlebihan dalam menunda waktu pendaftaran.
Melakukan pendaftaran di hari-hari terakhir atau mendekati tenggat waktu, berpotensi membuat kerja Server lebih berat sehingga calon mahasiswa kurang teliti.
Penyebab selanjutnya yang sering membuat siswa peserta jalur SNBP menemui kegagalan adalah karena penurunan jumlah atau ketersediaan kuota.
Tingginya tingkat persaingan akibat keterbatasan jumlah kuota di setiap sekolah, mengharuskan calon mahasiswa lebih selektif dalam memilih jurusan kuliah.
Kegagalan berikutnya yang sering menjadi penyebab kegagalan di SNBP adalah kecenderungan memilih jurusan kuliah favorite di suatu PTN.
Karena itu, untuk memperbesar peluang kelulusan SNBP pastikan calon mahasiswa sudah mempertimbangkan secara cermat jurusan atau prodi yang akan dipilih.
Selain banyak berkonsultasi dengan Guru BK di masing-masing sekolah, hal penting agar peluang lulus SNBP lebih besar adalah memilih jurusan kuliah sesuai dengan nilai akademik.
Perlunya melibatkan Guru BK selama mengikuti SNBP adalah menghindari penyebab kesalahan kelima yang sering dilakukan, yakni bersaing dengan rekan satu sekolah.
Karena dapat memperkecil peluang kelolosan masuk PTN, adagium Musuh Dalam Selimut selama proses seleksi SNBP merupakan hal yang harus dihindari oleh setiap siswa.
Baca Juga: Hanya Perlu HP dan Koneksi Internet! Cara Daftar NPWP Online 2025 melalui Coretax
Penyebab berikutnya yang sering menjadi penyebab SNBP gagal adalah tidak adanya rekam jejak atau alumni dari sekolah asal di PTN tujuan.
Semakin banyak jumlah alumni yang diterima di suatu PTN atau jurusan, akan memperbesar peluang bagi siswa angkatan selanjutnya diterima.
Salah satu tolok ukur penilaian yang dilakukan oleh PTN terhadap calon mahasiswa baru, adalah dengan melihat rekam jejak angkatan sebelumnya.
Agar peluang kelulusan SNBP semakin besar, pastikan untuk terlebih dahulu mengetahui data alumni di angkatan tahun sebelumnya. ***

Share this article
Jangan lakukan enam hal ini karena bisa membuat kamu gagal dalam mengikuti seleksi SNBP, apa saja? Simak di sini.