Apakah Label Lulusan Universitas Favorit Seperti UI, UGM, ITB Masih Berpengaruh saat Melamar Kerja? Inilah Pandangan HRD saat Rekrutmen

Apakah Label Lulusan Universitas Favorit Seperti UI, UGM, ITB Masih Berpengaruh saat Melamar Kerja? Inilah Pandangan HRD saat Rekrutmen
Apakah Label Lulusan Universitas Favorit Seperti UI, UGM, ITB Masih Berpengaruh saat Melamar Kerja? Inilah Pandangan HRD saat Rekrutmen

AYOJAKARTA.COM -- Senior Economist di Bank Indonesia, Nurkholis Ibnu Aman memberikan pandangan dan pengamalannya dalam rekrutmen kerja di suatu perusahaan.

Dikutip Ayojakarta.com dari laman id.quora.com ada pertanyaan terkait apakah label lulusan universitas favorit seperti UI, UGM, maupun ITB berpengaruh saat melamar kerja.

Senior Economist Bank Indonesia ini menjelaskan bahwa ada seorang Manajer HRD yang mendapatkan tugas untuk merekrut 10 orang fresh graduate.

Baca Juga: Kamu Harus Tahu! Ini 10 Lulusan dengan Gaji Tertinggi dari Jurusan Kuliah di ITB

Ada pesan khusus agar kriteria calon pegawai orang yang rajin, pintar, bisa kerja, jujur, tidak mudah menyerah, pandai bergaul, cepat belajar, tidak suka bolos, dan bukan kutu loncat.

Dijelaskan saat hari pertama job fair sudah banyak orang yang drop CV hingga 1.000 lebih, sementara di website juga sudah ada 1.000 orang yang mengantri untuk direspons.

Nurkholis mengatakan bahwa merekrut pegawai apalagi fresh graduate di suatu perusahaan seperti membeli tiket lotre.

Karena sebagai recruiter tidak mungkin mengetahui bagaimana performa pelamar nantinya setelah bekerja.

Baca Juga: Rata-Rata Gaji Fresh Graduate Lulusan Institut Pertanian Bogor (IPB), Ada yang Bisa Dapat 3 Digit Di Bidang Ini

Dengan banyaknya pelamar di suatu perusahaan padahal yang diterima hanya 10 orang saja, untuk mengumpulkan sebanyak mungkin informasi sebagai predictor kemampuan pelamar maka di sini lah label universitas berperan besar.

“Merek seperti UI dan ITB menjadi semacam sinyal bahwa si pelamar adalah pekerja yang baik. Memiliki kualitas seperti yang diinginkan Pak CEO,” ujar Nurkholis.

Meski belum tentu semuanya benar seperti itu, tetapi HRD percaya bahwa UI, UGM, maupun ITB paling tidak telah menjadi saringan yang ketat.

Baca Juga: CPNS 2024 Segera Dibuka, Ini Daftar Formasi untuk Lulusan S1 Akuntansi Lengkap di Instansi Non Kementerian

Sehingga yang berhasil menjadi mahasiswa merupakan orang-orang pilihan yang berkualitas.

“Singkatnya UI dan ITB membantu sebagian pekerjaan Anda untuk menyaring 2.000 nama agar bisa mengerucut menjadi 10 saja,” tambahnya.

Maka dari itu saat ini banyak siswa yang berusaha keras agar bisa masuk di perguruan tinggi atau universitas ternama di Indonesia.

Bukan itu saja, berdasarkan penelitian di Italia, label lulusan universitas juga berpengaruh terhadap gaji yang diterima.

Baca Juga: PT KAI Buka 3 Lowongan Kerja untuk Lulusan SMA Sederajat, Berikut Persyaratan yang Diperlukan

“Kesimpulannya kuliah di universitas elite itu berdampak signifikan pada pendapatan,” kata Senior Economist Bank Indonesia.

Ia menegaskan bahwa dunia belum berakhir bagi mereka yang bukan dari universitas ternama, tapi harus bekerja lebih keras untuk mendapatkan perhatian.

Bisa dengan memoles kemampuan public speaking, rajin membangun jaringan, atau menambah bukti kompetensi dengan sertifikat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# favorit
# melamar
# HRD
# Universitas
# Rekrutmen
# lulusan
# kerja

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.