AYOJAKARTA.COM - Pertengahan bulan April 2024 akan menjadi momentum penting bagi para calon peserta sekolah kedinasan di Indonesia.
Selain kesempatan menjadi taruna atau praja sekolah kedinasan mulai terbuka lebar, peluang menjadi ASN di masa depan juga ikut bersinar.
Sejalan dengan kebutuhan SDM berkualitas untuk mengelola kebijakan negara, keinginan menjadi peserta didik di sekolah kedinasan ikut mengalami peningkatan.
Baca Juga: Mengapa Banyak Orang yang Takut dengan Hari Senin, Begini Fakta-fakta Menariknya
Terlebih karena besaran biaya pendidikan di sekolah kedinasan memiliki perbedaan cukup signifikan dengan instansi atau perguruan tinggi konvensional.
Berada di bawah naungan instansi pemerintah, sejumlah sekolah kedinasan bahkan ada yang membebaskan para mahasiswanya dari biaya-biaya tertentu.
Sebagai bahan pertimbangan bagi para calon taruna serta praja, berikut ini adalah perkiraan biaya seleksi di sekolah kedinasan:
Deretan Biaya Seleksi Sekolah Kedinasan
Biaya Seleksi di sekolah Kedinasan Kementerian Perhubungan atau Sekdin Kemenhub, khususnya di kota Surabaya adalah sebesar Rp 2.350.000.
Jumlah tersebut merupakan hasil akumulasi yang terdiri atas Biaya Pendaftaran, SKD, Tes Kesehatan, Tes Kesamaptaan, Psikotes serta Biaya Wawancara.
Perkiraan Biaya Seleksi di STMKG adalah sebesar Rp 1.625.000 yang meliputi Biaya Pendaftaran, Biaya SKD serta Biaya Tes Kesehatan.
Politeknik Statistika atau Polstat STIS, memiliki rincian Biaya Pendaftaran dan Tes Kesehatan yang berkisar antara Rp 876.000 hingga maksimal Rp 1.445.000.
Baca Juga: BLT Mitigasi Risiko Pangan Tak Kunjung Cair, Sri Mulyani Ungkap Alasan Mengapa Belum Disalurkan
Adapun biaya pokok yang harus dikeluarkan oleh calon peserta untuk Biaya Pendaftaran di Polstat STIS adalah sebesar Rp 300.000.
Sementara biaya Seleksi yang diberlakukan di PKN STAN bagi calon peserta adalah sebesar Rp 350.000.
Politeknik Siber dan Sandi Negara atau SSN yang berada dibawah naungan Badan Siber mewajibkan calon peserta untuk membayar Biaya Seleksi sebesar Rp 50.000.
Sama halnya dengan Poltek SSN, Institut Pemerintahan Dalam Negeri atau IPDN juga mewajibkan calon peserta membayar biaya seleksi seleksi sebesar Rp 50.000.
Selain Poltek SSN dan IPDN, Biaya Seleksi sebesar Rp 50.000 juga diberlakukan bagi calon peserta yang ingin bergabung di Sekolah Tinggi Intelijen Negara atau STIN.
Berbeda dengan beberapa sekolah kedinasan yang memberlakukan Biaya Seleksi bagi calon peserta, Politekim serta Poltekip justru membebaskan biaya tersebut.
Baca Juga: Ungkap Fakta Seseorang yang Lahir pada Tanggal 15, 16, 19, 20, dan 26, Kamu Salah Satunya?
Berada dibawah naungan Kemenkumham, calon peserta di kedua jenis sekolah kedinasan tersebut tidak memberlakukan Biaya Seleksi alias Gratis bagi calon mahasiswanya.
Namun demikian, tidak menutup kemungkinan Sekdin di kota-kota lain di Indonesia memberlakukan jumlah biaya berbeda sehingga ikut mempengaruhi nilai totalnya. ***

Share this article
Sebagai bahan pertimbangan bagi para calon peserta atau taruna serta praja, berikut ini adalah perkiraan biaya seleksi di sekolah kedinasan: