Jangan Mudah Percaya! Ini Dia 7 Mitos Tentang PKN STAN yang Perlu Kamu Ketahui Faktanya

PKN STAN
PKN STAN

AYOJAKARTA.COM - PKN STAN menjadi salah satu Sekolah Kedinasan yang paling banyak diincar oleh calon mahasiswa.

Namun, ada 7 isu atau mitos yang sering diperbincangkan yang menyebar dari berbagai sumber mengenai perkuliahan di PKN STAN.

Apa saja 7 mitos tentang PKN STAN? Dan seperti apa fakta sebenarnya? Simak penjelasan berikut ini.

Baca Juga: Huruf Pertama S, T, dan R Namamu Ungkap Kepribadian Dengan Sifat Dominan Yang Kuat, Ada S Si Pekerja Keras Loh

Dilansir dari Instagram @masukptn pada, Rabu 24 April 2024, ini dia 7 mitos PKN STAN yang harus kamu ketahui faktanya :

1. Masuk PKN STAN Bisa Pakai Orang Dalam/Uang?

Mitios umum yang beredar mengatakan bahwa masuk PKN STAN bisa menggunakan orang dalam atau memberi sejumlah uang.

Namun, faktanya seleksi masuk PKN STAN dilakukan secara transparan dan tidak dapat dimanipulasi. Hanya individu terbaik yang berkesempatan untuk masuk PKN STAN.

2. Mahasiswanya Egois?

Banyak yang beranggapan bahwa mahasiswa di PKN STAN cenderung egois dan hanya memikirkan diri sendiri karena sistem DO yang diterapkan.

Namun faktanya, mahasiswa PKN STAN justru saling membantu agar temannya tidak di-DO, banyak belajar bersama, sharing ilmu, sehingga mahasiswa tidak kesulitan memahami materi yang disampaikan.

Baca Juga: Kepribadian dan Sikap Seseorang saat Putus Cinta Berdasarkan Tipe Golongan Darah, Goldar B Dikenal Paling Susah Move On?

3. Mahasiswa PKN STAN Sudah Pasti Lulus dan Langsung Bekerja?

Anggapan ini timbul karena lulusan PKN STAN cenderung mudah mendapatkan pekerjaan dengan banyaknya alumni yang bekerja di bebagai instansi.

Ada sistem DO bagi mahasiswa PKN STAN yang tidak menenuhi standar. Selain itu, setelah lulus pun masih ada serangkaian kegiatan yang harus dijalani sebelum dapat bekerja.

4. Biaya Hidup di PKN STAN Mahal?

Pengakuan dari beberapa mahasiswa PKN STAN mengatakan bahwa biaya hidup di lingkungan PKN STAN terbilang terjangkau.

Bertebarannya Warteg di sekitaran kampus, tentu saja menjadi opsi bagi mahasiswa PKN STAN yang ingin irit namun tetap kenyang.

5. Lulus Ujian Tulis PKN STAN Langsung Diterima?

Banyak yang beranggapan bahwa masuk PKN STAN cukup dengan ujian tulis saja dan menganggap ujian kesehatan dan aspek lainnya hanyalah formalitas.

Lagi-lagi, hal tersebut adalah mitos belaka, semua ujian baik itu ujian tulis, kesehatan dan lain-lain tetap menentukan penerimaan seseorang di PKN STAN.

Baca Juga: Ragam Keunikan Seseorang yang Lahir Di Tanggal 5, Ada Apa Saja?

6. Kuliah di PKN STAN Banyak Belajar?

Menganggap kegiatan di PKN STAN hanya belajar saja karena ada sistem DO bagi mahasiswa yang standar nilainya di bawah rata-rata adalah mitos yang lainnya.

Faktanya, PKN STAN memiliki banyak pilihan UKM bagi kamu yang ingin mengembangkan bakat di bidang yang kamu gemari.

7. Kuliah di PKN STAN Bayar?

Banyak orang beranggapan bahwa kuliah di PKN STAN beerbayar, padahal sebenarnya kuliah di sana 100% gratis.

Itu dia 7 mitos mengenai PKN STAN. Sekali lagi, jangan mudah percaya dengan isu-isu dari sumber yang tidak jelas, ya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Mitos
# Fakta
# PKN STAN

News Update

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.