AYOJAKARTA.COM - Sekolah Kedinasan resmi membuka penerimaan calon mahasiswa atau praja terbaru untuk tahun akademik 2024/2025.
Pendaftaran Sekolah Kedinasan tahun 2024 mulai dibuka melalui sistem online tanggal 15 Mei-13 Juni 2024.
IPDN dan PKN STAN merupakan dua sekolah kedinasan dengan peminat terbanyak tahun 2024.
Link pendaftaran Sekolah Kedinasan tahun 2024 untuk lulusan SMA, SMK, Sederajat tahun 2024 dan gap year (tahun kelulusan 2022 an 2023) dapat mengakses https://dikdin.bkn.go.id dan portal sekdin masing-masing.
Baca Juga: KPM Wajib Tahu! Ini Cara Mengetahui Jadwal Pencairan Bansos, Simak Penjelasannya di Sini!
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi telah mengumumkan secara resmi terkait pembukaan penerimaan calon mahasiswa/praja/taruna baru Sekolah Kedinasan tahun 2024.
Sebanyak 3.445 kuota penerimaan disediakan untuk rekrutmen calon mahasiswa/praja/taruna baru Sekolah Kedinasan dengan sistem seleksi secara online dan offline.
IPDN dan PKN STAN menjadi sekolah kedinasan terfavorit bagi lulusan SMA, SMK Sederajat untuk meneruskan jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Prospek pekerjaan yang menjanjikan hingga dapat meniti karir di Kementerian, Lembaga Pemerintahan hingga menjadi Aparatur Sipil Negara menjadi salah satu motivasi para lulusan SMA, SMK, Sederajat untuk memilih peminatan jenjang pendidikan perkuliahan di Sekolah Kedinasan.
Dengan tingkat persaingan yang tinggi tidak menyurutkan jumlah peminat untuk mendaftar sekolah kedinasan IPDN dan PKN STAN tahun 2024.
Dikutip AyoJakarta.com dari unggahan Instagram @aymangayu, pada hari Selasa, 11 Juni 2024, terpantau pelamar sekolah kedinasan hingga tanggal 8 Juni 2024 sudah mencapai 73.148 orang.
Baca Juga: Gagal Lulus SNBT 2024? Cek Keketatan Jalur Mandiri di Saintek UNAIR, Nomor 1 Jurusan Kedokteran!
IPDN STAN dan IPDN memiliki jumlah peminat yang paling tinggi di antara tujuh Sekolah Kedinasan yang lainnya, dengan rincian sebagai berikut.
- IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri)
Jumlah pelamar hingga tanggal 8 Juni 2024: 17.354 orang
Kuota penerimaan: 721 kursi
Pelamar yang dipastikan gagal dan tidak lolos seleksi: 16.633 orang
- PKN STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara)
Jumlah pelamar hingga tanggal 8 Juni 2024: 13.818 orang
Kuota penerimaan: 722 kursi
Pelamar yang dipastikan gagal dan tidak lolos seleksi: 13.096 orang
Jadi jika ditotal pelamar IPDN dan PKN STAN yang gagal dan dinyatakan tidak lolos seleksi sebanyak 29.729 orang.
Baca Juga: 20 PTN Paling Favorit di Indonesia, Nomor 1 Ternyata Buka UI tapi Kampus Ini
Lalu di antara Sekolah Kedinasan IPDN dan PKN STAN mana yang memiliki peluang kelolosan terbesar?
Jika dilihat dari tingkat keketatan pelamar IPDN dan PKN STAN 2024, terlihat bahwa IPDN memiliki tingkat keketatan yang lebih besar dibandingkan dengan PKN STAN.
IPDN memiliki rasio keketatan 1:24 sedangkan PKN STAN 1:19.
Tetapi jika melihat dari jumlah pendaftar yang disediakan dengan pembagian kuota penerimaan yang lebih masif dan tersebar di mayoritas wilayah Indonesia, dapat diestimasikan bahwa peluang kelolosan IPDN lebih besar dibandingkan dengan PKN STAN.
Simak penjelasannya berikut!
Peluang kelolosan terbesar bisa didapatkan oleh calon praja karena persyaratan umum yang harus dipenuhi cukup fleksibel.
IPDN memiliki persyaratan umum yang lebih fleksibel dibandingkan dengan PKN STAN, dengan rincian.
1. Batas minimal dan maksimal umur 16-21 tahun per 1 Januari 2024
2. Persyaratan tinggi badan dan berat badan proposional, antara lain untuk pria TB 160 cm sedangkan wanita 155 cm.
3. Berijazah paling rendah Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Madrasah Aliyah (MA) atau lulusan Paket C, bagi lulusan Tahun 2021 – 2024, dengan ketentuan:
- Nilai Rata-rata Ijazah minimal 70,00 (tujuh puluh koma nol-nol) untuk Nilai Rata-rata Rapor dan Nilai Ujian Sekolah
- Nilai Rata-rata Ijazah bagi Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Papua Barat Daya minimal 65,00 (enam puluh lima koma nol-nol) untuk Nilai Rata-rata Rapor dan Nilai Ujian Sekolah
- Bagi yang memperoleh ijazah dari sekolah di luar negeri harus mendapat pengesahan berupa surat pernyataan/persamaan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
4. Berdomisili minimal 1 (satu) tahun di Kabupaten/Kota pada Provinsi tempat mendaftar secara sah terhitung pada tanggal awal pendaftaran
Selain persyaratan umum, peluang kelolosan terbesar yang dimiliki oleh sekolah kedinasan IPDN tahun 2024 juga dapat dianalisis berdasarkan jumlah kuota yang disediakan untuk calon praja.
Diketahui tahun 2024, kuota penerimaan calon praja IPDN yang disediakan berjumlah 721 kursi, naik 35% dibandingkan tahun 2023 dengan jumlah 534 kursi.
Disamping itu, kuota penerimaan praja IPDN juga disesuaikan dengan domisili pendaftar. Jika terdapat 38 Provinsi maka kuota tiap Provinsi hanya mendapatkan 18-20 kuota.
Akan tetapi untuk beberapa daerah dengan jumlah pendaftar IPDN 2024 yang relatif rendah memiliki peluang kelolosan akan jauh lebih besar.
Share this article
Lalu di antara Sekolah Kedinasan IPDN dan PKN STAN mana yang memiliki peluang kelolosan terbesar? Cek selengkapnya di sini