Mau Kuliah di Bidang Pertanian? Pahami 5 Beda Jurusan Agribisnis dan Agroteknologi!

Ilustrasi. Kuliah Bidang Pertanian
Ilustrasi. Kuliah Bidang Pertanian

AYOJAKARTA.COM - Sebagai calon mahasiswa, tentunya kita masih bingung dalam memilih jurusan apa yang akan kita tekuni ke depannya.

Banyak orang memilih jurusan minat. Selain itu, banyak juga yang memilih jurusan karena jurusan tersebut sedikit peminatnya.

Dalam memilih jurusan yang akan kita tekuni ke depannya, pertama kita harus menentukan minat atau hal yang kamu sukai.

Setelah menentukan jurusan yang sesuai dengan minat. Kemudian, kita harus mengetahui secara garis besar tentang jurusan yang akan kita pilih tersebut.

Baca Juga: 25 SMK Terbaik di Jawa Tengah berdasarkan Rata-Rata Nilai Ujian Nasional, Ada yang Nilainya Sempurna Dapat 100

Mungkin banyak dari teman - teman yang bertanya-tanya, apa sih bedanya jurusan agribisnis dan agroteknologi?

Dikutip AyoJakarta.com dari video YouTube SA Channel, Jumat (14/6/2024) berikut lima perbedaan jurusan kuliah agribisnis dan agroteknologi:

1. Sektor hulu dan sektor hilir

Perbedaan paling mendasar adalah jurusan agribisnis mempelajari sektor hulu hingga sektor hilir, sementara agroteknologi fokus di sektor hulu.

Sektor hulu adalah sektor yang berperan di on-farm atau proses produksi, sedangkan sektor hilir berperan di off-farm atau proses pengolahan dan pemasaran hasil pertanian.

Baca Juga: Selamat! 1.700 Peserta SNBT 2024 di ITB Berhasil Lolos, Ini 5 Jurusan Kuliah dengan Keketatan Tertinggi

Jadi, mahasiswa agroteknologi lebih fokus mempelajari hal - hal yang berhubungan dengan proses penanaman tumbuhan hingga panen.

Sedangkan mahasiswa agribisnis akan mempelajari sedikit tentang proses penanaman namun lebih mendalam pada proses pengolahan dan pemasaran.

2. Bisnis dan ekonomi pertanian

Mahasiswa agribisnis akan banyak mempelajari bisnis dan ekonomi pertanian tentang ekonomi perusahaan pertanian, ekonomi pembangunan pertanian, ekonomi mikro, dan ekonomi makro.

Hal - hal yang dipelajari secara garis besar meliputi faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran produk pertanian, menghitung biaya untuk memulai usaha, serta menghitung pemasukan usaha.

3. Penguasaan teknologi pada produksi pertanian

Mahasiswa jurusan agroteknologi akan mengeksplor teknik atau teknologi baru dalam dunia pertanian dan mempelajari cara budidaya tanaman, baik itu tanaman perkebunan, pangan, maupun hidroponik.

Selain itu, jurusan ini juga memiliki mata kuliah yang cukup keren seperti pemuliaan tanaman, yang memungkinkan mahasiswa untuk menyilangkan tanaman satu dengan yang lainnya.

Baca Juga: 8 Jurusan Kuliah Termahal di Universitas Negeri Malang (UM) Tahun Akademik 2024/2025, UKT Tertinggi Capai Rp30 Juta

4. Keuangan dan akuntansi

Mahasiswa agribisnis mempelajari manajemen keuangan dan akuntansi. Meskipun jurusan ini juga menawarkan mata kuliah budidaya tanaman, intensitasnya tidak seberat pada jurusan agroteknologi.

Jurusan agribisnis belajar manajemen keuangan dan akuntansi yang bertujuan agar mereka mampu membantu para petani membuat laporan keuangan atau jika bekerja di perusahaan pertanian, bisa menjadi manajer keuangan.

5. Prospek kerja

Walaupun sekilas terlihat sama, terdapat perbedaan prospek kerja antara jurusan agribisnis dan agroteknologi.

Lulusan agribisnis dapat bekerja sebagai konsultan agribisnis, bekerja di badan perencanaan pembangunan daerah (Bappeda), perusahaan logistik, koperasi, atau badan usaha milik negara.

Lulusan Agribisnis juga memiliki peluang kerja sebagai manajer pemasaran, manajer keuangan, dan di bank.

Sedangkan lulusan agroteknologi dapat bekerja sebagai konsultan sektor pertanian, peneliti di lembaga ilmu pengetahuan Indonesia, dosen, pengusaha pembibitan, perkebunan negeri atau swasta, dan di industri pupuk.

Itulah lima perbedaan antara jurusan agribisnis dan agroteknologi yang telah dirangkum. Bagaimana, sudah bisa memilih mau mengambil jurusan agribisnis atau agroteknologi?

Apapun jurusan yang kamu pilih, yang terpenting adalah selalu merasa nyaman dengan jurusan tersebut agar kelak tidak berhenti di tengah jalan.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# agroteknologi
# agribisnis
# jurusan
# pertanian

News Update

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.