10 Jurusan Ini Banyak Disesali Lulusannya, Hati-Hati Milih Prodi!

Ilustrasi jurusan yang banyak disesali oleh lulusannya.
Ilustrasi jurusan yang banyak disesali oleh lulusannya.

AYOJAKARTA.COM – Memilih jurusan kuliah adalah salah satu keputusan terbesar dalam hidup seseorang.

Harapan akan masa depan yang cerah sering kali terletak pada pilihan ini. Namun, tidak semua lulusan merasa puas dengan jurusan yang telah mereka tempuh.

Berbagai faktor seperti peluang kerja, gaji, dan kepuasan kerja sering menjadi alasan utama penyesalan tersebut.

Berikut 10 jurusan yang banyak disesali oleh lulusannya, dikutip Instagram @visedu.id berdasarkan data 2023.

Baca Juga: Daftar Formasi yang Bisa Dilamar Semua Jurusan, Mulai dari SMA, D3 hingga S1

1. Jurnalisme

Jurnalisme sering dianggap sebagai jurusan yang glamor dengan prospek kerja yang menarik.

Namun, banyak lulusan jurnalisme yang merasa kecewa dengan pilihan ini. Industri media yang semakin mengecil dan beralih ke digital mengakibatkan berkurangnya lapangan pekerjaan dan berkurangnya gaji.

Selain itu, tekanan kerja yang tinggi dan jam kerja yang tidak menentu juga menjadi alasan mengapa banyak lulusan merasa menyesal.

2. Sosiologi

Sosiologi menawarkan wawasan mendalam tentang masyarakat dan perilaku sosial. Namun, banyak lulusan sosiologi yang merasa kesulitan dalam mencari pekerjaan yang relevan dengan jurusan mereka.

Bidang pekerjaan yang tersedia sering kali berada dalam sektor non-profit atau lembaga penelitian yang menawarkan gaji yang tidak terlalu besar.

Kesulitan dalam menerjemahkan pengetahuan teoritis ke dalam keterampilan praktis juga menjadi salah satu alasan penyesalan.

Baca Juga: Top 8 Jurusan Teknik Incaran Perusahaan Bidang Industri, Karir Top Gaji Tembus Rp180 Juta, Minat Daftar di Kampus Favorit?

3. Seni

Jurusan seni sering kali diambil oleh mereka yang memiliki passion dalam bidang kreatif. Sayangnya, banyak lulusan seni yang menghadapi kenyataan bahwa pasar kerja untuk seniman sangat kompetitif dan tidak stabil.

Penghasilan yang tidak pasti dan kurangnya peluang kerja yang tetap membuat banyak lulusan seni menyesali pilihan mereka.

Selain itu, dukungan finansial dan pengakuan sosial terhadap profesi seniman masih rendah di banyak negara.

4. Komunikasi

Jurusan komunikasi menawarkan berbagai keterampilan yang bisa diterapkan di banyak bidang.

Namun, banyak lulusan yang merasa bahwa jurusan ini terlalu umum dan tidak memberikan keahlian khusus yang dibutuhkan oleh pasar kerja.

Selain itu, persaingan yang ketat dan gaji awal yang rendah membuat banyak lulusan komunikasi merasa tidak puas dengan karir mereka.

Baca Juga: Catat! Skor Aman agar Lolos di 8 Sekolah Kedinasan Kemenhub, Segini Prediksi Masing-masing Jurusan

5. Pendidikan

Banyak orang yang memilih jurusan pendidikan dengan harapan bisa memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Namun, realita di lapangan sering kali tidak sesuai dengan harapan. Gaji yang rendah, beban kerja yang berat, serta kurangnya penghargaan dan dukungan dari masyarakat dan pemerintah menjadi alasan utama penyesalan bagi banyak lulusan pendidikan.

Selain itu, perubahan kebijakan pendidikan yang sering terjadi juga menambah ketidakpastian dalam karir mereka.

6. Manajemen Marketing dan Riset

Manajemen marketing dan riset adalah jurusan yang sering dianggap menjanjikan karena banyaknya perusahaan yang membutuhkan tenaga ahli di bidang ini.

Namun, kenyataannya banyak lulusan yang merasa kecewa karena tingginya persaingan di pasar kerja dan tingginya tekanan kerja.

Selain itu, banyak lulusan yang merasa bahwa keterampilan yang mereka pelajari tidak selalu relevan dengan kebutuhan industri.

Baca Juga: Wajib Tahu Termasuk Bagi yang Lolos SNBT 2024, Ini UKT Unsoed Jurusan Kedokteran, Ternyata Naik 4 Kali Lipat

7. Pendamping Medis

Pendamping medis atau tenaga kesehatan pendamping adalah profesi yang mulia, namun banyak lulusan yang merasa menyesal memilih jurusan ini.

Alasan utamanya adalah gaji yang tidak sebanding dengan beban kerja yang tinggi dan risiko kesehatan yang mereka hadapi.

Selain itu, jam kerja yang panjang dan sering kali tidak teratur juga menjadi faktor penyesalan.

8. Ilmu Politik dan Pemerintahan

Ilmu politik dan pemerintahan menawarkan wawasan yang luas tentang sistem politik dan administrasi publik.

Namun, banyak lulusan yang kesulitan menemukan pekerjaan yang relevan dengan jurusan mereka.

Peluang kerja yang terbatas dan persaingan yang ketat di sektor publik membuat banyak lulusan merasa menyesal.

Selain itu, ketidakpastian karier dalam politik dan pemerintahan juga menjadi faktor penyesalan.

Baca Juga: Top 12 Kampus dengan Jurusan Ekonomi dan Bisnis Terbaik di Indonesia version THE WUR by Subject 2024, UI Masih Unggul?

9. Biologi

Jurusan biologi menawarkan pengetahuan mendalam tentang kehidupan dan proses biologis.

Namun, banyak lulusan biologi yang merasa kesulitan menemukan pekerjaan yang sesuai dengan keahlian mereka.

Pekerjaan di bidang penelitian seringkali membutuhkan pendidikan lanjutan, sementara peluang kerja di industri lain terbatas.

Gaji yang relatif rendah di banyak posisi juga menjadi alasan mengapa banyak lulusan biologi merasa menyesal.

10. Sastra Inggris

Sastra Inggris adalah jurusan yang menarik bagi mereka yang mencintai bahasa dan sastra. Namun, banyak lulusan yang merasa kesulitan mencari pekerjaan yang relevan dengan jurusan ini.

Peluang kerja sering kali terbatas pada bidang pendidikan atau penerbitan yang menawarkan gaji rendah.

Selain itu, keterampilan yang diperoleh dari jurusan ini sering kali dianggap tidak relevan dengan kebutuhan industri lainnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Disesali
# prodi
# jurusan kuliah

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.