AYOJAKARTA.COM - Di tengah popularitas jurusan-jurusan seperti Kedokteran, Hukum, atau Teknik, jurusan Sastra Belanda di Universitas Indonesia (UI) menonjol sebagai jurusan yang super langka dan satu-satunya di Indonesia.
Meskipun tidak seramai jurusan-jurusan favorit lainnya, Sastra Belanda menawarkan pengalaman belajar yang unik, mengupas bahasa, budaya, dan sejarah Belanda yang memiliki pengaruh penting terhadap sejarah Indonesia.
Dengan daya tampung terbatas dan persaingan yang cukup ketat, jurusan ini tetap menjadi pilihan menarik bagi mereka yang memiliki minat khusus dalam studi lintas budaya.
Baca Juga: Ini Dia 9 PTN Tertua di Indonesia, Ada yang Sudah Ada Sejak 4 Tahun Setelah Indonesia Merdeka
Pada tahun 2024, penerimaan mahasiswa baru di Sastra Belanda UI dilakukan melalui beberapa jalur: SNBP, SNBT, PPKB, dan SIMAK UI.
Berdasarkan data penerimaan mahasiswa baru UI SNBP, Sastra Belanda menerima 16 mahasiswa baru pada tahun 2024. Pada tahun 2023, jumlah pendaftar mencapai 111 orang dengan tingkat keketatan 14,41%.
Pada tahun 2023, sebanyak 267 pendaftar bersaing untuk mendapatkan kursi di jurusan ini. Dengan daya tampung 24 kursi pada tahun 2024, tingkat keketatan SNBT tercatat sebesar 8,99%.
Jalur PPKB (Prestasi dan Pemerataan Kesempatan Belajar) juga menjadi pilihan bagi calon mahasiswa Sastra Belanda. Pada tahun 2023, terdapat 20 pendaftar melalui jalur ini, dengan tingkat keketatan mencapai 25%.
Jalur SIMAK UI menjadi jalur dengan persaingan paling ketat untuk Sastra Belanda.
Pada tahun 2023, sebanyak 431 pendaftar berlomba untuk mendapatkan tempat di jurusan ini, sementara daya tampung hanya 19 kursi. Dengan tingkat keketatan sebesar 1,39%, jalur SIMAK UI menjadi tantangan terbesar bagi calon mahasiswa yang ingin masuk ke Sastra Belanda.
Baca Juga: Cuma Ada di UGM dan UPI, Jurusan Paling Langka dan Satu-satunya di Indonesia!
Nah setelah lulus kita-kira lulusan Sastra Belanda ini mau kerja apa ya?
Meskipun tergolong jurusan yang langka, prospek lulusan Sastra Belanda cukup menjanjikan.
Lulusan dari jurusan ini memiliki peluang besar untuk bekerja di bidang diplomasi, penerjemahan, pengajaran, hingga sektor bisnis internasional yang memiliki hubungan erat dengan Belanda.
Selain itu, industri kreatif seperti penerbitan buku, media, dan pariwisata juga menjadi ladang kerja yang menarik bagi para lulusan.
Koneksi sejarah antara Indonesia dan Belanda membuka berbagai peluang kerjasama internasional yang membutuhkan keahlian khusus dalam budaya dan bahasa Belanda.
Oleh karena itu, lulusan Sastra Belanda UI sering kali dicari oleh institusi pemerintah, perusahaan multinasional, dan lembaga pendidikan.
Sebagai satu-satunya jurusan Sastra Belanda di Indonesia, jurusan ini menawarkan sesuatu yang unik dan memiliki nilai strategis dalam hubungan internasional Indonesia-Belanda.
Meski langka, potensi yang ditawarkan oleh jurusan ini sangat besar, baik dalam konteks akademik maupun profesional.
Bagi mereka yang berminat mendalami bahasa dan budaya Belanda, Sastra Belanda UI adalah tempat yang tepat untuk mengembangkan keahlian tersebut.***
Share this article
Meskipun tergolong jurusan yang langka, prospek lulusan Sastra Belanda cukup menjanjikan. Hanya berada di UI