AYOJAKARTA.COM - Ramai di jagat maya beberapa hari lalu bahwa Badan Pengawas Obat dan Makan Amerika (FDA) mengumumkan bahwa beberapa produk sampo kering buatan Unilever mengandung Benzena yang memicu kanker.
Buntut dari hal tersebut, para konsumen diminta untuk berhenti menggunakan sampo kering aerosol dan Unilever melakukan penarikan produk yang sedang beredar.
Dua dari 19 produk sampo kering Unilever yang positif mengandung benzena yaitu Dove Dry Shampoo Volume and Fullness, Dove Dry Shampoo Kelapa Segar, dan produk TRESemme Fresh Clean Dry Shampoo.
Sampo yang ditarik memiliki kandungan benzena yang bersifat karsinogen atau memicu kanker.
Apabila zat benzena masuk ke dalam tubuh karena terpapar ke kulit, oral, ataupun inhalasi, zat tersebut dapat memicu kanker, contohnya leukemia atau kanker sel darah putih.
Baca Juga: 19 Produk Sampo Ditarik dari Pasaran, Unilever Indonesia Buka Suara, BPOM Terus Pantau
Dikutip AyoJakarta.com dari suara.com pada Selasa (1/11/2022), Reri Indriani selaku Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen, dan Kosmetik Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah melakukan pengecekkan terhadap peredaran produk yang dilarang untuk digunakan.
"Kami sudah melakukan penelusuran dan pengecekkan, produk tersebut tidak terdaftar di Indonesia," kata Reni Indriani.
Benzena merupakan senyawa kimia yang bersifat aromatic.
Cairan ini mendidih pada suhu 80,1 derajat Celsius, sangat mudah terbakar, dan uapnya sangat mudah meledak.
Benzena dihasilkan melalui distilasi batu bara atau minyak mentah.
Zat benzena ini sangat mudah ditemukan dalam lem, detergen, pestisida, asap rokok, hingga kapur barus.
Sehingga benzena hanya digunakan dalam industri yang minim paparan dengan kulit maupun inhalasi manusia.
Baca Juga: Imbas Penarikan Sampo Unilever di AS, BPOM Tegaskan Produk Tersebut Tidak Beredar Resmi di Indonesia
Lebih lanjut, dikutip AyoJakarta.com dari jurnal Hydrocarbon Toxicity Medscape pada Selasa (1/11/2022), paparan benzena dibedakan menjadi dua, yaitu ringan dan akut.
Paparan benzena ringan dapat mengiritasi mata, kulit, dan saluran pernapasan.
Sementara paparan akut benzena mengakibatkan aritmia dan depresi system saraf pusat.
Efek jangka panjang dapat mengakibatkan kanker, pada umumnya leukemia.
Sementara apabila inhalasi (dihirup) secara langsung dapat menyebabkan gagal nafas dan berujung pada kematian.
Hingga saat ini BPOM menyarankan agar masyarakat tidak perlu panik terkait penarikan sampo kering dari Unilever.
Selain karena produk tersebut tidak ada di Indonesia, produk yang disebutkan tercatat tidak pernah diimpor ke Indonesia.
Lebih lanjut, BPOM akan selalu melakukan pengecekan terkait peredaran sampo kering tersebut.
BPOM mengimbau agar masyarakat tidak membeli produk sampo tersebut karena yang pasti selain ilegal juga berbahaya.***

Share this article
Berikut penjelasan soal Benzena, bahan pemicu kanker yang terkandung dalam 19 sampo Unilever, anda wajib tahu.