AYOJAKARTA.COM – Salah satu jenis gangguan kesehatan yang saat ini tengah menjadi ancaman bagi generasi muda adalah Moyamoya.
Berasal dari Bahasa Jepang, Moyamoya berarti kepulan asap yang merupakan gambaran jaringan pembuluh darah berdasarkan pemeriksaan Angiografi.
Menurut dr. M. Kusdiansah, Sp. BS selaku Dokter Spesialis Bedah Saraf, Moyamoya terjadi pada bagian dalam kepala khususnya otak penderita.
Moyamoya merupakan sebuah penyakit yang terjadi akibat penyempitan pembuluh darah utama di bagian otak, serta terjadi secara progresif.
Jaringan pembuluh darah pada penderita Moyamoya sangat rapuh, sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan oksigen pada otak.
Akibat menurunnya suplai darah ke bagian otak, orang dengan gangguan kesehatan Moyamoya akan mengalami serangan stroke.
Secara umum orang dengan gangguan penyakit Moyamoya akan mengalami sejumlah gejala yang dapat dirasakan langsung oleh penderita.
Selain sakit kepala berkepanjangan, gejala lain terjadinya gangguan kesehatan Moyamoya adalah kelemahan pada salah satu sisi bagian tubuh serta kesulitan berbicara.
Baca Juga: Vidi Aldiano Digugat Soal Hak Cipta Lagu Nuansa Bening, Pencipta Tuntut Ganti Rugi Miliaran
Meski terkadang mengalami perbaikan kondisi, gejala-gejala umum tersebut akan kembali dirasakan oleh penderita dalam rentang waktu tertentu.
Pembiaran terhadap gejala-gejala tersebut, dalam jangka waktu tertentu akan berdampak terganggunya fungsi otak secara permanen.
Menurut dr. M. Kusdiansah, penyakit Moyamoya dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang jika tidak segera ditangani dengan tepat.
Berdasarkan hasil riset yang dilakukan oleh para Ahli Kesehatan, Moyamoya memiliki peluang sebesar 66 hingga 90 persen pada rentang waktu lima tahun.
Sepanjang waktu tersebut orang dengan gejala kemunculan Moyamoya cenderung kurang memperhatikan, sehingga perlu dilakukan langkah pemeriksaan dini.
Disamping meningkatkan kesadaran diri, salah satu cara untuk mengantisipasi terjadinya peningkatan potensi adalah dengan ketepatan observasi dan penanganan.
Adin Nulkhasanah yang merupakan Direktur Rumah Sakit Pusat Otak Nasional menyebut, penyakit Moyamoya saat ini tengah menjadi fenomena kesehatan.
Baca Juga: Update Bansos PKH dan BPNT Tahap 2: Hasil Cek Status SIKS-NG Terbaru, Aceh Jadi yang Pertama Cair?
Telah menjadi ancaman serius bagi generasi muda, Dokter Aldin menghimbau agar generasi muda lebih peduli terhadap kesehatan tubuhnya.
Hal tersebut perlu dilakukan, mengingat jumlah angka penderita Moyamoya yang berimbas munculnya stroke saat ini terus mengalami peningkatan.
Selain dengan mulai menerapkan pola hidup yang sehat, cara untuk mencegah terjadinya peningkatan potensi adalah dengan melakukan pemeriksaan jika mengalami gejala.
Menurut Rokuya Tanikawa yang merupakan Tim Ahli Far East Neurosurgical Institute, penanganan Moyamoya sangat sulit.
Disamping karena membutuhkan penanganan yang tepat, proses penyembuhan Moyamoya juga memerlukan proses operasi super detail. ***

Share this article
Salah satu jenis gangguan kesehatan yang saat ini tengah menjadi ancaman bagi generasi muda adalah Moyamoya.