AYOJAKARTA.COM -- Mudik Lebaran adalah momen yang ditunggu-tunggu banyak orang. Pulang kampung, bertemu keluarga besar, menyantap makanan khas Lebaran, rasanya selalu penuh kebahagiaan.
Tapi di balik itu, tak sedikit yang mengalami gangguan kesehatan setelahnya.
Perjalanan panjang, pola makan yang berubah drastis, dan kelelahan fisik sering kali bikin penyakit dalam tubuh kambuh.
Berikut ini adalah beberapa penyakit yang sering muncul setelah mudik dan perlu kita waspadai:
1. Diare
Perubahan pola makan, konsumsi makanan dari luar rumah, dan kurang menjaga kebersihan bisa menyebabkan diare. Gejalanya biasanya berupa buang air besar encer, mual, dan perut mulas. Ini sering terjadi kalau kita asal makan selama di jalan, terutama di tempat-tempat yang kurang higienis.
Bawa bekal sendiri, pastikan tangan bersih sebelum makan, dan pilih makanan matang serta bersih.
2. Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA)
ISPA seperti batuk, pilek, dan sakit tenggorokan mudah menyerang setelah perjalanan mudik, apalagi kalau kita banyak berinteraksi di keramaian atau naik kendaraan umum. Udara AC dan kelelahan juga bisa memperburuk kondisi.
Gunakan masker saat diperlukan, sering cuci tangan, dan perbanyak minum air putih.
Baca Juga: Mengharukan! Inilah 5 Fakta Ruben Onsu yang Resmi Jadi Mualaf, Ternyata Ada Andil dari Lesti Kejora
3. Hipertensi
Stres karena macet, kurang tidur, ditambah makanan tinggi garam dan lemak saat Lebaran bisa memicu tekanan darah naik, terutama bagi yang punya riwayat hipertensi.
Kontrol asupan garam, hindari begadang, dan sempatkan relaksasi meski di tengah perjalanan.
4. Kolesterol Tinggi
Makanan bersantan, berlemak, dan gorengan adalah menu khas Lebaran yang bisa menaikkan kadar kolesterol secara drastis. Tubuh terasa berat, cepat lelah, dan mengantuk bisa jadi tanda-tandanya.
Seimbangkan dengan konsumsi sayur, buah, dan jangan lupakan olahraga ringan setelah Lebaran.
5. Maag atau GERD
Pola makan yang tidak teratur, makan terlalu malam, atau terlalu banyak makanan pedas bisa memicu naiknya asam lambung. Akibatnya, perut terasa perih, mual, bahkan bisa sampai muntah.
Makan tepat waktu, hindari makanan pemicu, dan jangan langsung rebahan setelah makan.
6. Dehidrasi
Perjalanan mudik yang panjang sering membuat kita lupa minum air. Apalagi kalau takut repot harus sering ke toilet. Tapi akibatnya, tubuh bisa mengalami dehidrasi yang bikin lemas dan sulit konsentrasi.
Bawa botol air sendiri dan minum secara berkala meskipun tidak merasa haus.
Baca Juga: 12 Anak Terpisah dari Orang Tua Saat Liburan di Taman Margasatwa Ragunan, Ini Cara Mitigasi!
7. Nyeri Otot dan Pegal-Pegal
Duduk terlalu lama dalam kendaraan bisa membuat otot jadi kaku dan nyeri, terutama di punggung, leher, dan kaki. Ini umum terjadi pada pemudik jalur darat yang menempuh perjalanan berjam-jam.
Lakukan peregangan ringan saat berhenti, sesekali ubah posisi duduk, dan pakai bantal leher jika perlu.
Setelah bersenang-senang di kampung halaman, harus memberi waktu tubuh kembali ke kondisi prima. Jangan langsung tancap gas ke rutinitas—beri jeda untuk istirahat, konsumsi makanan sehat, dan perhatikan gejala-gejala yang muncul dari tubuh.
Share this article
Perjalanan panjang, pola makan yang berubah drastis, dan kelelahan fisik sering kali bikin penyakit dalam tubuh kambuh.