AYOJAKARTA.COM -- Lika-liku seleksi nasional FIFAe World Cup 2024 pemilihan atlet esport untuk game eFootball masih menyisakan kekesalan bagi para warganet.
Pasalnya cara penilaian dalam seleksi nasional ini dianggap janggal oleh banyak warganet. Karena ada beberapa aspek yang menurut netizen tidak semestinya diikutsertakan.
Disebut dalam keterangan resmi PSSI, Selain berdasarkan akumulasi poin, penilaian dalam seleksi nasional ini juga mencakup aspek-aspek lain seperti kemampuan menghadapi tekanan, sportivitas, mentalitas, penyelesaian masalah, kerja sama tim, daya tahan, serta strategi bermain.
"Baru kali ini liat turnamen esports pake sistem penjurian dari panelist... Yang namanya ranah pro dan menang turnamen udah pasti aspek-aspek mentalitas, disiplin, dll tercapai," tulis akun
roniistianto.
Alhasil, banyak pemain eFottball yang sebelumnya sudah susah payah berjuang dari seleksi terbuka, pada akhirnya harus gigit jari sebab gagal dalam seleksi nasional.
Selain itu skema invite player dalam seleksi nasional juga menimbulkan tanda tanya besar. Sistem ini dinilai warganet merugikan para pemain yang sudah berjuang keras dari bawah.
Baca Juga: Nasib Jungkir Balik! Sadbor Viral Dapat Ratusan Ribu per Hari Kini Mendekam di Penjara
"Dari awal emang babak kualifikasi dengan sistem penilaian juri ini terlalu bias/subjective. Apalagi ditambah ini ada invited players sama open qualifier. Kemungkinan kecil pemain-pemain baru dari open qualifier bakalan lolos. Sistemnya kayak udah ditarget dari awal siapa yang bakalan wakilin Indonesia dan kualifikasi hanya ajang formalitas," tulis netizen lainnya di dalam salah satu posting-an ifel.id.
Beberapa nama besar seperti Rizky Faidan, Elga Cahya, dan Akbar Paudie, adalah yang termasuk invite player. Mereka lah yang pada akhirnya terpilih sebagai wakil Indonesia untuk FIFAe World Cup 2024.
"Pada tahap ini, PSSI mengundang delapan pemain profesional yang dianggap memiliki prestasi gemilang. Tiga di antaranya adalah pemenang eAsian Cup 2023 yang berlangsung pada Februari 2024, yaitu Rizky Faidan, Akbar Paudie, dan Elga Cahya Putra," tulis PSSI dalam keterangan resminya.
Sementara para pemain yang sebelumnya lolos dari seleksi terbuka atau online qualifiers finalist, seperti Rommy HW dan Rizal Danyarta gagal dalam seleksi nasional.
Para atlet eFootball yang lolos seleksi nasional tersebut akan menjadi perwakilan Indonesia di ajang FIFAe World Cup 2024 featuring eFootball yang akan mempertemukan 18 negara untuk memperebutkan gelar juara dunia.

Share this article
Skema invite player dalam seleksi nasional menimbulkan tanda tanya besar. Sistem ini dinilai warganet merugikan para pemain lain.