Dimas Lukito Wardhana: Juara Muaythai se-Asia yang Pulang dengan Gerobak Motor, Raih Emas Biaya Mandiri

Dimas Lukito Wardhana (23), meraih medali emas dalam ajang bergengsi Asian MuaythaiChampionship 2025 di Thai Nguyen, Vietnam yang digelar 20-26 Juni 2025.
Dimas Lukito Wardhana (23), meraih medali emas dalam ajang bergengsi Asian MuaythaiChampionship 2025 di Thai Nguyen, Vietnam yang digelar 20-26 Juni 2025.

AYOJAKARTA.COM - Dimas Lukito Wardhana (23), putra keempat dari pasangan Bani Syarifuddin (58) dan Supiyatun (58) asal Dusun Wringinan, Desa Tambakrejo, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo.

Ia telah mengukir sejarah membanggakan dengan meraih medali emas dalam ajang bergengsi Asian Muaythai Championship 2025 di Thai Nguyen, Vietnam yang digelar 20-26 Juni 2025.

Tampil di kategori Muay Boran melawan peserta dari 22 negara Asia, mahasiswa Universitas Negeri Surabaya jurusan Ilmu Olahraga penerima beasiswa ini menunjukkan performa terbaiknya mewakili tim nasional Indonesia.

Baca Juga: Tidak Perlu Sekolah Swasta Mahal! 5 SMP Negeri Bekasi Ini Terbukti Lahirkan Siswa Berprestasi

Yang mengejutkan, perjalanan menuju prestasi gemilang ini dilakukan secara mandiri tanpa koordinasi resmi dengan KONI Kabupaten Probolinggo, dengan biaya pendaftaran sebesar Rp13.500.000 yang ditanggung pribadi.

"Meraih gelar juara dalam event Muaythai se-Asia merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi saya. Prestasi ini tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga buah dari proses panjang yang saya jalani. Disiplin, ketekunan, dan komitmen terhadap nilai-nilai sportivitas," ujar Dimas (26/6/2025).

Ketua KONI Kabupaten Probolinggo, H. Zainul Hasan mengakui keterkejutannya. 

"Kami bangga, sekaligus kaget. Sebab, proses keberangkatannya memang dilakukan secara mandiri, tanpa berkoordinasi dengan pihak KONI."

Kepulangan sang juara pada Sabtu (28/6/2025) justru menghadirkan kontras yang menyentuh hati sekaligus ironis.

Baca Juga: Bank BSI, BNI, BRI, dan Mandiri Kompak Cairkan Bantuan PKH-BPNT Susulan, Penebalan Rp400 Ribu Mulai Mengalir Merata

Dimas disambut meriah oleh keluarga dan warga Desa Tambakrejo melalui acara kirap atau arak-arakan menggunakan gerobak yang biasa digunakan untuk mengangkut barang kecil dengan sepeda motor, dengan sang kakak sebagai sopir dan Dimas duduk di atasnya sambil memegang bendera merah putih Indonesia.

Keluarga dan tetangga membuntuti menggunakan sepeda motor sambil membunyikan klakson dan membawa bendera warna-warni, sementara warga yang melihat turut tersenyum bangga.

Ayahnya, Bani Syarifuddin menjelaskan bahwa anaknya disiplin. 

"Anak saya sejak kecil memang disiplin dan membanggakan. Kami kemarin keliling desa agar masyarakat tahu, kami memiliki anak yang beprestasi, tidak hanya di tingkat sini saja, namun mengharumkan nama Probolinggo sampai ke Vietnam."

Namun yang mencengangkan, pemerintah daerah absen total dalam penyambutan, seakan lupa bahwa kemenangan Dimas adalah kebanggaan bersama.

Baca Juga: Sudah Tahu? Cara Cek Sisa Kuota atau Bangku Kosong SPMB Jakarta 2025 Jenjang SD,SMP,SMA/SMK

Hal ini menciptakan potret ironis di mana sambutan tulus warga desa jauh lebih bermakna daripada formalitas protokoler yang kosong.

Bahkan saat Dimas pulang usai menjuarai PON XXI Aceh-Sumut 2024 sebelumnya, ia naik bis, lanjut becak, dan pulang diam-diam tanpa sambutan resmi.

Prestasi cemerlang Dimas tidak lepas dari perjalanan panjang yang dimulai sejak SD ketika ia mulai menyukai bela diri dan bergabung di beberapa perguruan bela diri.

Baru sejak kelas 1 SMA bergabung dengan cabang olahraga Muaythai di KONI Kabupaten Probolinggo dan berlatih di Bayuangga Combat Academy di Desa Lumbang.

Awalnya, orang tuanya tidak setuju dengan pilihan Muaythai karena khawatir dengan olahraga adu tendang dan pukul tersebut.

"Dulu pamitnya ikut olahraga kayak tinju. Ibuknya kaget dan bilang kalau bisa gak usah. Tapi, Dimas tetap berangkat. Kami doakan, dan alhamdulillah anak kami tetap sehat dan berprestasi," tutur Bani.

Prestasi Dimas sebelumnya sudah banyak, mulai dari Porprov, PON, hingga kejuaraan Muaythai lainnya, bahkan saat ini ia sedang berada di Malang mengantar atlet Muaythai Kabupaten Probolinggo bertanding di Porprov IX Jatim sebagai pelatih sekaligus pengurus.

Ketua Pengurus Muaythai Kabupaten Probolinggo, Deby Abdul Gani mengungkapkan kebanggaannya.

"Alhamdulillah, berkat kesungguhan dan kedisiplinannya, Dimas bisa sampai di titik ini. Kami berharap Dimas tidak cepat puas dan terus menjaga semangat latihannya untuk meraih prestasi yang lebih tinggi."

Baca Juga: Menyimpan Sejarah Panjang, Ternyata Ini Alasan Nama Jalan di Kota Jakarta Bukan Hanya Diisi oleh Nama Pahlawan!

Sementara Zainul Hasan menambahkan: "Saya bangga dengan Dimas. Ia bukan hanya hebat di ring, tapi juga memiliki attitude yang luar biasa. Anak yang sopan, tekun, dan layak jadi teladan bagi generasi muda."

Dukungan juga mengalir dari teman-temannya di media sosial, dengan @akusemestaa._ berkomentar "mantap boyyy", @anndafajar_ menuliskan "Sangar ngene maem e opo sam!?", @ekyfindito14 merespons "josss lur", dan @bayu.vlntn menyebutnya "Jagoan kita" yang menunjukkan kebanggaan komunitas terhadap pencapaian luar biasa.

Dimas yang berharap prestasinya dapat menginspirasi atlet muda lainnya: "Semoga semakin banyak atlet dari Kabupaten Probolinggo, terutama adik-adik saya di Camp Muaythai Bayuangga Combat Academy Lumbang, yang bisa mengikuti jejak ini. Bahkan kalau bisa, lebih tinggi lagi dan menembus panggung dunia."***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Asian MuayThai
# Dimas Lukito Wardhana
# Medali Emas

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.