AYOJAKARTA.COM - Kerusuhan Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan , Malang, Jawa Timur yang dilakukan oleh suporter Arema FC telah memakan banyak korban jiwa.
Pertandingan BRI Liga 1 yang diadakan pada Sabtu malam (1/10/2022) berakhir ricuh.
Hal tersebut dipicu karena kekalahan Arema FC ketika melawan Persebaya Surabaya.
Baca Juga: Apa Makna Diturunkannya Alquran ? Simak Penjelasan Mbah Moen Berikut
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube tvOneNews pada Minggu (2/10/2022), membagikan informasi terkini terkait kericuhan yang terjadi antara supporter Arema FC dan Persebayaa Surabaya.
Sejumlah korban telah dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan medis, namun ada ratusan yang meninggal dunia.
Korban yang mengalami luka-luka dilarikan ke tiga rumah sakit, di antaranya RSUD Kanjuruhan Malang, RS Wava Husada dan Poliklinik Teja Husada.
Baca Juga: Imbas Kerusurahan Suporter Arema FC vs Persebaya, Jadwal Pekan 11 Liga Indonesia Ditunda
Menurut keterangan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, Wiyanto Wijoyo ada 124 orang yang meninggal dunia akibat insiden itu.
Rata-rata hal itu disebabkan karena kekurangan oksigen setelah menghirup gas air mata serta berdesak-desakan dan terinjak-injak suporter lain yang sedang rusuh.
Lalu ada 100 lebih suporter yang mengalami luka-luka.
Baca Juga: Suporter Arema vs Persebaya Rusuh, Ini Tanggapan Juragan 99
Menurut laporan, banyak fasilitas stadion yang dirusak pada insiden tersebut.
Bahkan sampai membakar mobil milik aparat kemananan.
Tidak hanya itu, mereka juga sempat mengejar para pemain sepak bola Arema FC.
Pemain Persebaya juga sempat tertahan beberapa jam hingga akhirnya dievakuasi keluar oleh aparat keamanan dengan menggunakan empat mobil.
Akibat dari kejadian tersebut, Komisi Disiplin PSSI memberikan sanksi kepada Arema FC berupa larangan menggelar laga kandang di sisa musim ini.
Selain itu Ketua Umum PSSI dan PT Liga Indonesia Baru juga menghentikan gelaran Liga 1 selama sepekan.***

Share this article
Berikut imbas kerusuhan suporter Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan Malang pada Sabtu (1/10/2022).