AYOJAKARTA.COM - TV yang beredar di pasaran sekarang ada dua jenis yaitu TV analog dan TV digital.
Perencanaan pemerintah untuk menghentikan siaran TV analog dan beralih ke TV digital ternyata sudah direncanakan dari beberapa tahun yang lalu.
Pemerintah sudah lumayan gencar untuk sosialisasi tentang ini.
Baca Juga: Cara Cek Penerima Set Top Box Gratis Wilayah Jabodetabek, Cek di Sini Apakah Anda Terdaftar?
Sampai sempat mengajak artis kondang Raffi Ahmad untuk berkolaborasi sosialisasi tentang peralihan analog ke digital yang disebut dengan ASO (Analog Switch Off).
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Gadgetin, ada perbedaan antara TV analog dan TV digital yang perlu diketahui.
TV analog adalah TV yang datanya diambil dari gelombang AM/FM yang bentuknya naik turun.
Baca Juga: Sambut Era Baru Pergantian Tv Analog ke Digital, Masyarakat Dapat Bantuan Set Top Box
Sinyal akan ditangkap oleh antena yang kemudian disalurkan ke dalam tuner yang berada di dalam TV.
Kemudian tuner akan menerjemahkan gelombang analog tersebut menjadi suara dan gambar.
Dari penjelasan tersebut membuat TV analog mempunyai kelemahan yang khas, karena sinyalnya berupa gelombang naik turun maka mudah terkena gangguan dan bisa berubah bentuk selama perjalanan.
Baca Juga: Warga Miskin yang Belum Dapat Set Top Box atau STB Gratis, Silakan Akses cekbantuanstb.kominfo.go.id
Misalnya saja karena jarak yang terlalu jauh, atau ada hujan, badai dan petir. Kualitas siaran TV analog jadi mudah terganggu.
Biasanya jika mendapat gangguan ini, TV analog akan menampilkan gambar bersemut atau gambar yang buruk dengan suara kresek-kresek.
Sedangkan Tv digital, bentuk datanya bukan berupa gelombang naik turun tetapi berupa rangkaian angka 0 dan angka 1.
Jadi di dalam perjalanan data, bentuknya tidak akan berubah.
Tapi meskipun jenis sinyalnya berbeda antara analog dan digital, antena penangkap sinyal yang digunakan tetap sama.
Yang membedakan adalah tuner yang berada di dalam tv analog tidak bisa menerjemahkan sinyal digital.
Baca Juga: Cara Pasang Set Top Box Matrix Apple Tanpa Ribet
Tuner analog tidak akan mengerti sama sekali jika diberi sinyal digital.
Beda halnya dengan tuner digital yang bisa menerjemahkan baik itu sinyal digital maupun sinyal analog. Ini adalah perbedaan yang paling mendasar antara tv analog dan tv digital.
Karena sinyalnya berbeda maka kualitas gambar yang ditampilkan tv analog dan tv digital juga akan berbeda.
Baca Juga: Kominfo Beri Alasan Soal Aplikasi Sinyal TV Digital yang Hilang dari Play Store
Di dalam tv digital tidak akan ada gambar semutan, gambar berkualitas buruk dan suara kresek-kresek. Kualitas yang disajikan tv digital bisa full HD, gambar yang ditampilkan sudah pasti bersih dan suaranya jernih.
Namun, tv digital juga mempunyai kelemahan. Jika sinyal sangat lemah dan sudah melewati batas toleransi maka tv tidak akan menampilkan gambar dan suara.
Sekarang siaran analog sudah mulai dimatikan secara bertahap. Alasan kenapa dihilangkannya tv analog adalah karena kondisi penyiaran di Indonesia sedang tidak baik-baik saja soal kepadatan spektrum radionya.
Sinyal analog sangat boros memakai jalur sinyal yang digunakan untuk jalan. 1 progam siaran analog memakai spektrum yang lebarnya 8MHz hanya untuk 1 channel.
Sementara 8MHz pada tv digital bisa dipakai untuk 12 progam secara bersamaan.
Karena padatnya pita frekuensi di Indonesia sekarang, teknologi baru akan susah mencari jalur frekuensi baru. Contohnya adalah seperti 5G yang tidak bebas.
Baca Juga: Siaran Dihentikan, Layar Televisi Analog Mati pada 2 November 2022, Apa itu TV Digital?
David Gadgetin menganalogikan ini seperti jalanan Jakarta yang macet. Bukan karena jumlah orangnya yang terlalu banyak atau jalannya yang terlalu kecil, tetapi karena mobilnya yang terlalu banyak.
Satu mobil biasanya digunakan rata-rata oleh 1-2 orang saja. Hal ini tentu menghabiskan space jalanan dan membuat macet.
Nah, tv digital diibaratkan sebagai bus yang bisa menampung banyak orang sekaligus.
Baca Juga: Cara Pasang STB untuk Siaran TV Digital, Berikut Langkah-langkahnya Resmi dari Kominfo
Jika semua orang bepergian menaiki bus maka jalanan akan lebih lengang, lebih efisien dan akan tetap lancar walaupun terdapat banyak orang
Sama halnya dengan spektrum radio, jika sinyal analog dihilangkan maka ruangnya akan lebih lega.
Frekuensi yang tidak terpakai bisa dimanfaatkan untuk manfaat lain.
Misalnya peningkatan kualitas layanan internet, pemerataan layanan internet, frekuensi sinyal 5G bisa lebih cepat, dan ekonomi digital bisa lebih berkembang.
Untuk yang masih menggunakan tv analog, tidak perlu khawatir dan tidak perlu mengganti tv analog dengan tv digital. Hanya cukup membeli tuner tambahan yang bernama Set Top Box agar bisa menerjemahkan sinyal digital.***

Share this article
Berikut ini penjelasan mengenai Set Top Box pergantian tv analog ke tv digital menurut David Gadgetin.