AYOJAKARTA.COM - Telah menjadi bagian dari kebutuhan di era digital, hampir tiap masyarakat Indonesia memiliki perangkat komunikasi seperti telepon seluler.
Selain karena mempermudah dalam proses komunikasi serta kebutuhan sehari-hari, telepon seluler bagi sebagian orang juga menjadi penentu prestise.
Dilengkapi dengan berbagai varian aplikasi sesuai kebutuhan pribadi, keberadaan telepon seluler bahkan dianggap telah menjadi bagian dari identitas pemiliknya.
Tingginya peran ponsel dalam menunjang beragam aktivitas pribadi inilah yang kemudian menjadi celah dan pintu masuk lahirnya kejahatan di dunia cyber.
Dengan berbagai cara dan modus operandi, pelaku kejahatan menggunakan perangkat telepon seluler untuk bisa mendapatkan keuntungan secara maksimal.
Akibat tindak kejahatan para peretas informasi melalui ponsel, korban bukan saja akan kehilangan akses tetapi juga segala macam hal berharga di dalamnya.
Karena itu, penting bagi setiap pengguna ponsel untuk mengetahui tanda atau gejala-gejala yang timbul saat perangkat menjadi sasaran para peretas.
Dikutip dari kanal YouTube SISI TERANG, Minggu (5/5/2024) tanda pertama perangkat sedang menjadi sasaran peretas data dan informasi pribadi adalah temperatur baterai yang panas meski penggunaan normal.
Baca Juga: Ada Bantuan Rp3 Juta Setiap 3 Bulan untuk Pemilik KTP dan KK Ini, Kamu Dapat Nggak?
Perubahan suhu secara mendadak pada baterai ponsel terjadi karena seluruh data yang tersimpan dalam perangkat sedang dalam proses pemindahan.
Tanda selanjutnya dari perangkat ponsel yang sedang mengalami peretasan adalah aplikasi berjalan lebih lambat meski kondisi sinyal sempurna.
Lambatnya proses pada aplikasi tertentu, bisa disebabkan karena Pelaku sedang melakukan sesuatu pada perangkat sehingga performa perangkat menjadi lebih lambat.
Tanda ketiga dari perangkat ponsel yang sedang dalam keadaan diretas adalah munculnya perubahan tampilan pada aplikasi tertentu.
Adanya perbedaan tampilan aplikasi secara misterius atau tidak wajar, merupakan indikasi perangkat sudah dikuasai oleh orang lain.
Tanda berikutnya dari perangkat yang sedang disusupi oleh peretas adalah munculnya dokumen atau gambar serta data tidak wajar.
Bertambah atau berkurangnya data secara tiba-tiba, merupakan indikasi adanya proses perpindahan data yang terjadi tanpa sepengetahuan pemilik ponsel.
Tanda kelima perangkat yang telah menjadi sasaran kejahatan pelaku kejahatan adalah berubahnya pengaturan pada aplikasi pribadi.
Baca Juga: 10 Kelemahan Golongan Darah O yang Tak Diketahui Banyak Orang, Apa Saja?
Perubahan pengaturan pada aplikasi dapat berakibat hilangnya akses kendali pemilik ponsel terhadap perangkatnya sendiri.
Pengguna ponsel yang menjadi korban peretasan informasi, bukan saja akan kehilangan privasi tetapi juga data-data pribadi di dalam perangkatnya.
Selain menyasar pada akun media sosial pribadi, korban peretasan juga dapat kehilangan seluruh harta berharga yang berada dalam aplikasi di perangkatnya. ***

Share this article
Salah satu tanda perangkatmu sudah jadi sasaran peretas data dan informasi pribadi adalah temperatur baterai panas meski penggunaan normal.